Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSTRAK ETANOL UMBI UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L) MENINGKATKAN KETEBALAN ENDOMETRIUM Udiyani, Desak Putu Citra; Jawi, , I Made; Sugiritama, Wayan; Nyoman Arijana, I Gusti Kamasan; Sumadewi, Komang Trisna
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i09.P11

Abstract

Menopause merupakan salah satu proses yang alami untuk Wanita, dengan terapi Hormone Replacement Therapy (HRT) menimbulkan efek endometriosis dan tromboemboli vena. Umbi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L) merupakan tumbuhan dengan antosianin yang mampu meningkatkan ploriferasi uterus. Tujuan penelitian: penelitian ini membuktikan ekstrak etanol umbi ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L) mampu meningkatkan ketebalan endometrium uterus. Metoda penelitian: rancangan penelitian True Experimental-Post Test Only Control Group Design dimana 28 ekor tikus Wistar betina dikelompokkan menjadi 4 kelompok (@7 ekor tikus): P0 merupakan kelompok kontrol, P1 dengan esktrak dosis 10 mg/kgBB, P2 dengan dosis 30 mg/kgBB, dan P3 dosis 100 mg/kgBB diberikan selama 30 hari melalui sonde, pengangkatan uterus pada hari ke 30 dan mengamati ketebalan endometrium uterus. Hasil penelitian: ketebalan endometrium uterus antar kelompok perlakuan dengan rerata berbeda secara signifikan (p=0,000). Kelompok P3 dengan ketebalan endometrium paling tinggi. Kesimpulan: disimpulkan bahwa ekstrak etanol umbi ubi jalar ungu mampu meningkatkan ketebalan endometrium uterus tikus putih yang diovariektomi. Kata kunci: Ekstrak, ubi jalar ungu, antosianin, uterus
Kulit Buah Naga Merah sebagai Terapi Alternatif Anti-Penuaan: Tinjauan Literatur tentang Regulasi MMP-1, TIMP, dan Ketebalan Dermis pada Kondisi Menopause syabrina, Fheby; Sugiritama, Wayan; Widianti, Gusti Ayu
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i9.4890

Abstract

Menopause ditandai dengan penurunan kadar estrogen yang memicu penuaan kulit melalui peningkatan aktivitas Matrix Metalloproteinase-1 (MMP-1), penurunan Tissue Inhibitor of Metalloproteinases (TIMP), dan percepatan degradasi kolagen. Terapi sulih hormon (Hormone Replacement Therapy/HRT) dapat membantu, namun penggunaannya jangka panjang berisiko menimbulkan kanker, stroke, dan penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, diperlukan alternatif alami yang lebih aman. Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus), yang sering terbuang sebagai limbah, mengandung antosianin, flavonoid, dan betalain dengan aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan fitoestrogenik. Senyawa tersebut mampu meniru efek estrogen, menekan stres oksidatif, menurunkan ekspresi MMP-1, serta meningkatkan kadar TIMP. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga merah menurunkan kadar malondialdehida (MDA), meningkatkan deposisi kolagen, dan menjaga ketebalan dermis pada model hewan menopause. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ekstrak etanol kulit buah naga merah terhadap kadar MMP-1, TIMP, dan ketebalan dermis pada tikus ovariektomi. Kadar MMP-1 dan TIMP diukur dengan metode ELISA, sedangkan ketebalan dermis dianalisis secara histologis. Ekstrak ini diharapkan menurunkan kadar MMP-1, meningkatkan TIMP, serta mempertebal dermis. Dengan demikian, kulit buah naga merah berpotensi dikembangkan sebagai terapi anti-penuaan alami berbasis fitoestrogen sekaligus pemanfaatan limbah pertanian.