Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

REBRANDING IDENTITAS VISUAL WISATA PULAU ANGSO DUO KOTA PARIAMAN Drs. Suib Awrus, M.Pd., Muhamad Ahdanil, Dr. Syafwandi, M.Sn.,
Serupa The Journal of Art Education Vol 6, No 2 (2018): Seri B
Publisher : Jurusan Seni Rupa FBS UNP Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.836 KB)

Abstract

The purpose of design, namely to rebranding visual attractions AngsoDuo Island Pariaman city, Featuring a unique and fun impression, able torepresent Branding island tourist attraction that serves to show theidentity of Angso Duo Island. The analytical method chosen in visualrebranding design is SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities,Threat). This method is used to find weakness, strength, opportunity andthreat of Angso Duo Island. The result of visual rebranding design ofAngso Duo Island is Brand applied to main media in form of designingmanual and stationery set such as business card, map, cover cd,letterhead, envelope, and notebook as well as supporting media include,t-shirt, totebag, stickers, hats and key chains.Kata kunci: Rebranding, Identitas Visual, Pulau Angso Duo.
Brand Identity Nagari Pariangan, Desa Terindah di Dunia Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat Erwin, Muhammad Syukri; Warhat, Zainal; Syafwandi, Syafwandi
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1405

Abstract

A city of Pariangan is an old city in Minangkabau. A city called as the area of origin of the ancestors of the Minangkabau people that have a lot of potential both natural beauty and culture that is still exist and protected. Through the design of brand identity, the various potentials in the city of Pariangan is such a beautiful way that the creation of an effective promotional activities. So it can increase the number of tourists visiting both local and foreign. This will affect the economic sector of the community, either directly or indirectly. In the application of the concept that is inspired from the unique visual design of Pariangan city. Like the illumination motif of the ancient manuscript of Pariangan such as "Kambang Reno", a pointed roof typically of Minangkabau, roof terraced from the old mosque that became the pride of society and the typical stairs of Pariangan city. The color choice of yellow, brown and green to symbolize the natural cycles are some process of planting to harvest the rice. A brand identity of Pariangan city are designed into logos and supporting media such as stationaries, sovenir and social media that synergize together into a visual unity. The Synergy between the media will affect the image formation of the Pariangan city itself to be easier to remember and recognizeable by tourists. The successfulness of this brand identity affects the cooperation of various parties to always be consistent to apply and use this brand.
Brand Identity Nagari Pariangan, Desa Terindah di Dunia Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat Muhammad Syukri Erwin; Zainal Warhat; Syafwandi Syafwandi
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1754

Abstract

Nagari Pariangan adalah sebuah nagari tuo yang ada di Minangkabau. Nagari yang disebut sebagai daerah asal mulanya nenek moyang orang Minangkabau memiliki banyak potensi baik keelokan alam dan budayanya yang masih terjaga. Melalui perancangan brand identity, berbagai potensi yang ada di nagari Pariangan di kemas sedemikian rupa agar terciptanya sebuah kegiatan promosi yang efektif. Sehingga bisa meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung baik lokal maupun mancanegara. Hal ini akan berpengaruh pada sektor ekonomi masyarakat baik langsung ataupun tidak langsung. Menggunakan konsep yang terinspirasi dari bentuk visual khas nagari Pariangan. Seperti motif iluminasi naskah kuno dari nagari Pariangan yaitunya “Kambang Reno”, bantuk gonjong khas Minangkabau, atap bertingkat dari surau tua yang menjadi kebanggaan masyarakat dan jenjang khas nagari Pariangan. Pemilihan warna kuning, coklat dan hijau untuk melambangkan siklus alam dari proses menanam hingga memanen padi. Perancangan brand identity nagari Pariangan meliputi logo dan media pendukung seperti stationari, sovenir dan sosial media yang saling bersinergi membentuk sebuah kesatuan visual. Sinergi antara media akan berpengaruh kepada pembentukan image terhadap nagari Pariangan agar mudah diingat, dikenali oleh wisatawan. Keberhasilan dari brand identitiy ini berpengaruh kepada kerjasama berbagai pihak untuk selalu konsisten menggunakan brand ini.
Redesign Logo Duta Minang Wedding Organizer And Planner Melisa Suardi; Wilma Sriwulan; Syafwandi Syafwandi
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.428 KB) | DOI: 10.36982/jsdb.v4i2.596

Abstract

AbstractA company must have a logo as an identity so that people can be known as consumers to consume the products they sell. Redesign the logo at an Ambassador Minang Wedding Organizer and Planner company, which is located at Jl. Rajawali No 09 Padang. done if the old logo does not meet the requirements, including: (1) it is not feasible to be used on the application media; (2) changes in the company's vision and mission; (3) the use of logos that do not function as they should; (4) the ineffectiveness of the logo to be recognized by the public; and (5) to the inconsistency in the form of logos to be used in media that will be a promotional place for companies. Just like the Ambassador of Minang, Wedding Organizer and Planner, who indeed left a logo on several media applications, and favored the name of the company just to be known by the public and applied the name to several print media. So it is necessary to design a logo regarding Ambassador Minang Wedding Organizer and Planner. In the design of the Ambassador of Minang Wedding Oragnizer and Planner logo, the designer uses the AIDA logo method of analysis as a promotional tool that must attract attention, get and encourage interest, generate desire, and produce action on the product. As the identity of the company, the logo requires a design that is simple, easy to remember, flexible and dynamic. The logo as a visual identity to create product productions in the form of the target audience's mind and the creation of a new logo will build the image of the community to the Ambassador of Minang, Wedding Organizer and Planner. The purpose of designing the design of the Ambassador of Minang Wedding Organizer and Planner to achieve the wishes of the Minang Ambassador Wedding Organizer and Planner became a service company with complete and sought-after equipment and equipment in the city of Padang. The redesign of the company's logo can form a new character from the company that is accompanied by changes in the new vision and mission that are used today.Keywords : Design, Logo, Ambassador Minang Wedding Organizer and PlannerAbstrakSebuah perusahaan wajib memiliki logo sebagai identitas agar dapat dikenal oleh masyarakat sebagai konsumen untuk mengkonsumsi produk yang mereka jual. Redesign logo pada sebuah perusahaan Duta Minang Wedding Organizer and Planner, yang beralamat di Jl. Rajawali No 09 Padang. dilakukan jika logo lama tersebut sudah tidak memenuhi syarat, di antaranya: (1) sudah tidak layak untuk dipakai pada media penerapan; (2) adanya perubahan visi dan misi perusahaan; (3) penggunaan logo yang tidak sesuai fungsi sebagai mana mestinya; (4) tidak efektifnya logo untuk dikenali oleh masyarakat; dan (5) hingga tidak konsistennya bentuk logo untuk dipergunakan pada media-media yang akan menjadi  tempat promosi bagi perusahaan. Sama seperti halnya Duta Minang Wedding Organizer and Planner yang memang sudah meninggalkan logo pada beberapa penerapan media, dan lebih mengunggulkan nama perusahaan saja agar dikenal oleh masyarakat dan menerapkan nama tersebut pada beberapa media cetak. Maka perlu dilakukannya desain sebuah logo mengenai Duta Minang Wedding Organizer and Planner. Dalam desain logo Duta Minang Wedding Oragnizer and Planner ini perancang menggunakan metode analisis AIDA guna logo sebagai alat promosi yang harus menarik perhatian, mendapatkan dan mendorong minat, membangkitkan keinginan, dan mengasilkan tindakan terhadap produk. Sebagai identitas dari perusahaan maka logo diperlukan bentuk desain yang simple,  mudah diingat, fleksibel dan dinamis. Logo sebagai visual identity  untuk menciptakan untuk potitioning product  dalam bentuk benak target audiens dan penciptaan logo yang baru akan membangun image masyarakat kepada Duta Minang Wedding Organizer and Planner. Tujuan dari perancangan desain logo Duta Minang Wedding Organizer and Planner agar tercapainya keinginan Duta Minang Wedding Organizer and Planner menjadi perusahaan layanan jasa dengan perlengkapan dan peralatan yang lengkap dan dicari di Kota Padang. Redesign logo perusahaan ini dapat membentuk karakter baru dari perusahaan yang disertai dengan perubahan visi dan misi baru yang digunakan saat ini.Kata kunci : Desain, Logo, Duta Minang Wedding Organizer and Planner
Exploring the Significant Factors Influencing Bussiness benefit in Construction Sector Ladika Ladika; Johan Budiman; Syafwandi Syafwandi; Asri Nurhafsari
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 2 (2022): Management Science and Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.918 KB) | DOI: 10.35335/enrichment.v12i2.482

Abstract

Stakeholders capability factors can be effect by domination and competency beside their interpersonal skills to gain competitive advantage organizations need to have something that the competitors do not have and cannot achieve in the short-term. Bussiness benefit in construction sector must have stakeholders with the competency and domination for knowledge the project characteristic to be the project success. This research based on 80 samples from the stakeholders in business construction sector wich which will be analyzed with the partial structural-least square equation model (PLS-SEM). The result of the analysis show that the competency an domination of the Stakeholders is the only variable consistently giving influence upon the project success, project characteristic and business benefit in construction sector in all modelling compositions.
KAMPANYE SOSIAL KEMBALI KEMAKANAN SEHAT Rani Hermita; Susas Rita Loravianti; Syafwandi Syafwandi
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 3, No 2 (2018): PROPORSI Mei 2018
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.3.2.2018.153-163

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menciptakan  masyarakat yang lebih perduli terhadapat makanan yang mereka konsumsi. Hal ini disesbabkan karena pada saat sekarang sudah terlalu banyak makanan siap saji yang mengandung bahan pengawet. Kesadaran masyarakat Indonesia akan makanan sehat  terhadap kesehatan masih sangat rendah. Masyarakat Indonesia tidak memperhatikan makanan siap saji yang dikonsumsi dapat berdampak buruk bagi kesehatan di kemudian hari. Masyarakat lebih memilih makanan siap saji dibandingkan makanan yang di masak sendiri, karena lebih sehat dan terjamin kebersihannya. Penulis mengemas sebuah kampanye sosial melalui media iklan layanan masyarakat, yang disusun secara terarah dan menyeluruh (integrated) serta didukung konsep kreatif yang membangkitkan emosi audience.
RE-BRANDING IDENTITAS LOGO ABIDAUFA Ivo Ramadhani; Febri Yulika; Syafwandi Syafwandi
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 3, No 2 (2018): PROPORSI Mei 2018
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.3.2.2018.105-117

Abstract

Artikel ini membahas perancangan kembali desain branding identitas desain logo Abidaufa. Peran branding dan desain dalam proses pembentukan identitas/citra. Disebabkan makin meningkatnya kompetisi antar produsen. Abidaufa adalah sebuah brand nama dari industri rumahan bergerak dibidang fashion kulit, yang berada di jalan Amal (Jl. Puskesmas) Medan-Binjai. Abidaufa berdiri pada bulan Oktober 2013, hingga kini telah memproduksi aneka kerajian dari kulit, berupa dompet, ikat pinggang, tas, dan tali jam tangan. Adapun bahan kulit yang diproduksi berasal dari kulit sapi, kulit ikan pari, kulit biawak dan kulit ular. Sebagai industri rumahan, Abidaufa telah berhasil menarik minat pembeli melalui hasil karya yang diproduksi. Pembeli datang tidak hanya dari daerah Kota Medan saja melainkan dari luar kota. Abidaufa telah memiliki logo, tetapi logo Abidaufa belum memiliki mewakili karakter, visi, dan misi dari usaha yang dijalankan, maka dengan itu dilakukan rebrending logo sesuai karakter yang mewakili visi dan misi dari Abidaufa. Pada perancangan logo Abidaufa, berdasarkan analisis studi literartur yang relevan memakai metode 5W+1H, logo menggunakan konsep warna, tipografi, dan jenis komposisi yang memberikan kesan profesional sesuai dengan visi dan misi Abidaufa.
PERANCANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK Desipriani Desipriani; Susas Rita Loravianti; Syafwandi Syafwandi
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 3, No 2 (2018): PROPORSI Mei 2018
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.3.2.2018.129-139

Abstract

Artikel/penelitian ini bertujuan membahas perancangan iklan layanan masyarakat pemanfaatan sampah plastik. Perancangan iklan layanan masyarakat pemanfaatan sampah plastik ini untuk mengingatkan masyarakat tentang bahaya limbah plastik terhadap lingkungan dan kehidupan manusia. Limbah plastik tidak bisa terurai di dalam tanah. Sampah plastik banyak sekali dihasilkan dari rumah tangga. Untuk itu perlu adanya kreativitas dari masyarakat sebagai upaya pemanfaatan dan pengurangan sampah plastik menjadi barang yang mempunyai manfaat lagi.  Perlu adanya strategi kreatif yang berkaitan dengan ide dan konsep iklan layanan masyarakat terhadap pemanfaatan sampah plastik menjadi sebuah pesan yang menarik perhatian masyarakat. Masyarakat adalah target audience (sasaran utama) dari  ini perancangan ini. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam perancangan iklan layanan masyarakat ini adalah metode penelitian kualitatif. Penulis ingin merancang beberapa media sebagai sarana penyampaian iklan ini seperti spanduk, poster, baju, atau tas kain agar lebih mudah untuk dapat diketahui atau dilihat oleh masyarakat luas khususnya orang tua.
PERANCANGAN GAME SEBAGAI MEDAI PEMBELAJARAN BERKEBUN HIDROPONIK Suprianingsih Suprianingsih; Susa Rita Loravianti; Syafwandi Syafwandi
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 2, No 1 (2016): PROPORSI November 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.2.1.2016.90-104

Abstract

Perancangan Game Sebagai Media Pembelajaran Berkebun Hidroponik ialah sebuah perancangan game yang bertujuan sebagai media pembelajaran bagi masyarakat kota medan yang saat ini semakin pesat dengan pengembagan teknologi dan pembangunan yang berdampak pada pengalihan fungsi lahan seperti lahan persawahan dan perkebunan yang saat ini menjadi lahan tinggal dan bangunan industry. Dalam game yang dirancang ini pemain diajak berkebun dengan metode hidroponik yang tidak hanya sekedar bermain saja namun juga belajar karna dalam game ini terdapat informasi bagaimana cara berkebun secara hidroponik mulai dari media-media yang digunakan, cara menyemai, hingga cara perawatan tanaman hidroponik yang akan memberikan pembelajaran pada saat bermain game. Game sering kali dituduh memberikan pengaruh negatif terhadap anak. Faktanya, Game mempunyai fungsi dan manfaat positif bagi anak, di antaranya, anak mengenal teknologi komputer, pelajaran untuk mengikuti pengarahan dan aturan, latihan memecahkan masalah dan logika, melatih saraf motorik dan keterampilan spasial, menjalin komunikasi anak-orangtua saat bermain bersama, serta memberikan hiburan.
Pengaruh Pengawasan dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai pada Kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyatdaerah (DPRD) Kabupaten Bogor Syafwandi Syafwandi; Ade Umar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.679 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4755

Abstract

Fokus utama penelitian ini adalah Pengaruh Pengawasan dan Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja Pegawai pada Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan teknik pengumpulan data berupa metode kuesioner Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan untuk menguji seberapa besar pengaruhnya menggunakan uji t untuk mengetahui secara parsial variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y dan uji F untuk mengetahui secara simultan variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y. Berdasarkan tabel Anova diketahui Fhitung = 18.266 adapun Ftabel pada taraf signifikan 5% adalah 4,10 dikarenakan Fhitung 34.456 > Ftabel 4,10, maka Ho ditolak, dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel Pengawasan (X1) dan Disiplin Kerja (X2) terhadap Produktivitas Kerja Pegawai pada Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Bogor. Dan nilai R square sebesar 0,776 yang artinya dapat diketahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai sebesar 0,776 atau 77,60 % dan 0,224 atau 22,40% dijelaskan oleh variabel bebas lain diluar dari penelitian ini. nilai korelasi atau hubungan (R) antara variabel kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja yaitu sebesar 0,885. Selanjutnya untuk pengaruh variabel bebas kepemimpinan dan motivasi terhadap variabel terikat kinerja sebesar 0,782 atau 78,20%, sedangkan sisanya sebesar 0,218 atau 21,80% dijelaskan oleh variabel bebas lain diluar dari penelitian ini.