Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JACTS

PENERAPAN PENDEKATAN BIOPHILIC PADA PERANCANGAN CREATIVE HUB: Sebagai Pengembangan Industri Multimedia Alfaridzi, Muhammad Rafly; Preambudi, Akbar
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 3 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v3i2.5535

Abstract

Indonesia menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang positif, terutama didorong oleh sector - sektor vital seperti industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, dan pertanian. Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia yang fluktuatif dalam lima tahun terakhir juga tercermin di tingkat provinsi dan kota, seperti yang terjadi di Provinsi Jawa Tengah dan Kota Surakarta. Surakarta memiliki potensi besar dalam industri kreatif, terutama di kalangan generasi muda yang inovatif. Namun, ketersediaan ruang representatif untuk kegiatan kolaboratif dan produktif masih terbatas. Oleh karena itu, dirancang Creative Hub sebagai pusat pengembangan industri kreatif di Surakarta yang menjadi ruang berkarya, belajar, dan berjejaring antar pelaku industri. Pendekatan Biophilic Architecture diterapkan untuk mengembalikan hubungan manusia dengan alam di tengah kota yang padat. Melalui pencahayaan alami, penghawaan silang, vegetasi, dan visual lanskap, Creative Hub ini dirancang untuk menciptakan ruang yang sehat, nyaman, dan inspiratif bagi penggunanya. Selain sebagai wadah produktivitas, bangunan ini juga berkontribusi terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan psikologis pengguna dengan konsep arsitektur yang selaras dengan alam. Dengan begitu, Creative Hub diharapkan dapat memfasilitasi pengembangan kreativitas dan inovasi generasi muda sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di Surakarta.
PERENCANAAN MASTERPLAN KAWASAN PERTANIAN TERINTEGRASI YANG BERBASIS TEKNOLOGI: Studi Kasus Di Desa Kebakalan, Karanggayam, Kebumen Preambudi, Akbar; Dheany, Annisa Oktareangga; Prabawa, Bayu Argadyanto; Masagala, Algazt Aryad
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 2 No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v2i2.4265

Abstract

Pertanian terintegrasi yang menggabungkan elemen tanaman, peternakan, dan perikanan bertujuan untuk menciptakan ekosistem agro yang berkelanjutan dan efisien. Sistem ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga melestarikan sumber daya alam. Sistem ini sangat penting untuk memenuhi permintaan pangan yang terus meningkat akibat populasi global. Perencanaan masterplan kawasan pertanian terintegrasi dirancang untuk memastikan interaksi optimal antara berbagai komponen pertanian. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan mengurangi kemiskinan di kawasan pedesaan, khususnya di Indonesia yang menghadapi tantangan seperti terbatasnya lahan dan perubahan iklim. Selain itu, integrasi teknologi modern dalam perencanaan sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan tersebut, dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan. Desa Kebakalan memiliki potensi pertanian, peternakan, dan perikanan yang kuat. Penyusunan masterplan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pangan dan mendukung target pengurangan kemiskinan ekstrem. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi tersebut sebagai dasar pembuatan masterplan berbasis teknologi. Hasil analisis potensi menunjukkan tiga sektor unggulan di Desa Kebakalan yaitu Pertanian, Peternakan, dan Perikanan. Hasil pengukuran site menunjukkan bahwa site masterplan tidak masuk dalam garis sempadan sungai.