Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Sibernetika

APLIKASI TEXT TO SPEECH BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN XML JAVA Bernadisman, Dora; Lesdiansyah, Riyad
Jurnal Sibernetika Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal SIBERNETIKA
Publisher : Prodi Teknik Informatika Universitas Saintek Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56459/sibernetika.v8i2.68

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi saat ini mempermudah hampir semua orang tidak terkecuali orang-orang yang memiliki keterbatasan dalam hal berkomunikasi secara verbal atau tidak dapat berbicara. Komunikasi adalah bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, bagi orang-orang yang mempunyai keterbatasan dalam berkomunikasi dan hanya mengandalkan bahasa isyarat mungkin sangat berguna apabila ada suatu aplikasi yang dapat membantu mereka dalam berkomunikasi karena tidak semua orang mampu mengerti bahasa isyarat seperti mereka. Aplikasi yang mampu membantu berkomunikasi dengan lancar dan dapat dimengerti oleh lawan bicaranya juga dapat digunakan lebih dari dua bahasa atau bahkan lebih. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Waterfall dengan beberapa tahapan seperti Requirement Analisys, Design, Testing Coding, Implementation and Maintenance. Menggunakan Bahasa Pemrograman XML Java dan aplikasi berbasis Android karena menggunakan Android Studio sebagai sarana integrasinya.Hasil penelitian ini telah berhasil membuat sebuah aplikasi Text to Speech Berbasis Android Menggunakan XML Java yang dapat membantu orang-orang yang memiliki keterbatasan berbicara dan juga dapat membantu dalam belajar pengucapan bahasa asing umumnya bahasa inggris dan tiga bahasa lainnya. Aplikasi ini pun berhasil diimplementasikan sekitar 80% sesuai dengan yang di inginkan oleh penulis.
PROTOTYPE SISTEM KEAMANAN MENGGUNAKAN FACE RECOGNITION UNTUK AUTENTIKASI WAJAH DI SEKRETARIAT BEM UNIVERSITAS SAINTEK MUHAMMADIYAH Bernadisman, Dora; Alaydrus, Hang Izzamuddien Alaydrus
Jurnal Sibernetika Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sibernetika
Publisher : Prodi Teknik Informatika Universitas Saintek Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56459/sibernetika.v10i1.177

Abstract

Keamanan ruangan organisasi seperti Sekretariat BEM Universitas Saintek Muhammadiyah menjadi hal yang sangat krusial untuk mencegah kehilangan atau penyalahgunaan aset. Sistem keamanan konvensional seperti kunci fisik dan alarm sering kali memiliki keterbatasan dalam mendeteksi ancaman secara real-time. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang dan mengimplementasikan prototipe sistem keamanan berbasis face recognition yang mampu melakukan autentikasi dan identifikasi wajah secara cepat dan akurat, sehingga dapat meningkatkan perlindungan terhadap aset dan aktivitas di dalam sekretariat. Pendekatan pengembangan menggunakan metode prototype yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Metode pendekatan yang digunakan adalah face recognition dengan memanfaatkan modul ESP32-CAM sebagai perangkat utama dan algoritma MTCNN (Multi-task Cascaded Convolutional Networks) untuk proses deteksi dan identifikasi wajah secara real-time. Sistem ini juga terintegrasi dengan bot Telegram untuk mengirimkan notifikasi otomatis apabila terdeteksi wajah yang tidak terdaftar di database. Pengujian dilakukan melalui Pre-Test sebelum penggunaan sistem dan Post-Test yang dilaksanakan secara langsung di Sekretariat BEM Saintek Muhammadiyah, dengan melibatkan 10 responden pengurus BEM. Instrumen pengujian menggunakan kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur persepsi terhadap keamanan, kecepatan autentikasi, dan kemudahan akses. Hasil pengujian memperlihatkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator penilaian. Pada tahap pre-test, rata-rata skor berada di kisaran 3,0–3,5, yang menunjukkan persepsi sedang terhadap keamanan, kecepatan autentikasi, dan kemudahan akses. Setelah prototype diuji, skor rata-rata Post-Test meningkat menjadi 4,4–4,7. Peningkatan tertinggi terdapat pada indikator kemampuan sistem mengenali wajah (4,7) dan kelayakan pengembangan sistem lebih lanjut (4,7). Secara kumulatif, skor rata-rata naik dari 3,3 menjadi 4,53, membuktikan bahwa prototipe sistem keamanan berbasis face recognitionini efektif mengatasi kelemahan metode manual sebelumnya serta meningkatkan keamanan, kemudahan, dan kepuasan pengguna.