Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : THE COMMERCIUM

Pengaruh Persepsi Greenwashing Terhadap Greentrust Melalui Implementasi CSR Pada PT. PLN Nusantara Power UP Gresik Ulum, Ahmad Bahrul; Arianto, Oni Dwi
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.77474

Abstract

Ketidaksesuaian antara status "Program Unggulan" pada CSR Agrowisata Edukasi Coffee Cocoa Center (3C) dengan realitas penurunan anggaran operasional dan ketiadaan hasil penghematan selama 2020–2024 memicu persepsi Greenwashing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi Greenwashing terhadap Greentrust, pengaruh persepsi Greenwashing terhadap implementasi CSR, dan pengaruh implementasi CSR terhadap Greentrust. Penelitian kuantitatif eksplanatori ini dilaksanakan di Desa Petiyintunggal, Kabupaten Gresik, menggunakan desain survei. Sampel sebanyak 315 responden dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup skala Likert 5 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Analisis Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Greenwashing berpengaruh negatif signifikan terhadap Greentrust (β=-0,988) yang didorong dominasi dimensi ketidakkonsistenan data. Persepsi Greenwashing juga berpengaruh negatif signifikan terhadap implementasi CSR (β=-0,990) akibat adanya kesenjangan informasi. Sebaliknya, implementasi CSR berpengaruh positif signifikan terhadap Greentrust (β=+0,991), di mana dimensi tanggung jawab ekonomi menjadi faktor penentu utama dibandingkan dimensi filantropis. Disimpulkan bahwa inkonsistensi informasi menciptakan krisis kepercayaan dan merusak penilaian tanggung jawab sosial perusahaan. Kepercayaan publik terbukti dibangun di atas fondasi efisiensi ekonomi dan transparansi program. Disarankan agar perusahaan segera melakukan audit aset program lama, pemutakhiran data digital, dan digitalisasi sistem pengarsipan untuk menjamin akuntabilitas publik.