Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Communication System Between Electric Vehicle and Electric Vehicle Charging Station Based on AC Powerline Carrier Gustyan Sukmara, Reza; Purnama, Irwan; Rusdinar , Angga
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract - Electric vehicles are increasingly common in everyday life, especially in developed countries, while Indonesia is starting to adopt this concept. In electric vehicles, the Controller Area Network (CAN) serves as a central hub for data distribution throughout the vehicle, managing information from sensors, component status, and more. Charging is an important aspect of electric vehicles, which is crucial for the proper functioning of the vehicle. Establishing a communication link between the vehicle and the charging station offers significant benefits to both the user and the vehicle, enabling real-time diagnostics during routine charging. This is the driving force behind the development of Electric Vehicle Power Line Communication (EVPLC). The purpose of EVPLC is to enable data transfer through a two-way communication system via AC current used to charge the vehicle's battery. Researchers have developed an EVPLC module and validated the concept through simulations of an Electric Vehicle Charging Station (EVCS) and Electric Vehicle Controller Area Network (EVCAN). This approach aims to demonstrate the feasibility of implementing EVPLC in real-world charging stations and electric vehicles, ensuring efficient communication and diagnostics during the charging process. Keywords - CAN, Bidirectional, EVCS, EVCAN, AC, electric vehicle.
Communication System Between Charging Station And Electrical Vehicle Using Power Line Communication Satria Yogsakti, Don Bosko; Purnama, Irwan; Rusdinar, Angga
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract - Electric vehicles are now starting to enter into a regular life, at least in its original sense of the word (for developing countries like Indonesia). In an electric vehicle, there is a little something called the Controlled Area Network (CAN) that serves as the central repository of how different parts in your car communicate with one another like sensors and part conditions. An electric vehicle always comes with a certain amount of charging, which is one of the very essential aspects of running properly. This would be advantageous if the vehicle had a means of communicating with the charging station to provide direct diagnostics on the vehicle's state while it is being charged by simply keeping up its routine maintenance. This is the major reason for the development of Electric Vehicle Power Line Communication (EVPLC). What is intended thereby, is to assure that a data transfer activity with a bidirectional communication mechanism can take place via the AC flowing over via the charging cable of the battery electric vehicle. Realizing the concept, researchers established an EVPLC module with emulated EVCS and EVCAN simulators through online simulation to show it can be deployed into a real electric vehicle (EV) charging station and car. Keywords - CAN, Bidirectional, EVCS, EVCAN, AC
Electrical Vehicle Power Line Communication Tristan Daru , Alexander; Purnama, Irwan; Rusdinar, Angga
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract - Nowadays, electric vehicle is starting to be a reguler thing in a daily life, especially in advanced countries, while Indonesia is currently adopting that concepts. In an eletric vehicle, there is a Controlled Area Network (CAN) which functions as the central area for all the data distribution through out the vehicle, including sensors, part conditions, and others. Insaparable activity from electric vehicles is charging, since it is one of the most crucial factors to runs properly. Having a communication mechanism between the vehicle with the charging station would give benefits, for both the user also the vehicle, making it possible to have a direct diagnostic of the vehicle state while regulerly charging it. That is the main reason for a developmet in Electric Vehicle Power Line Communication (EVPLC). The goal is to assure that it is possible to have a data transfer activity with bidirectional communication mechanism through the running AC current that charges the battery of the vehicle. While grasping that concept, the researchers created an EVPLC module through a simulated Electrical Vehicle Charging Station (EVCS) and Electrical Vehicle Controlled Area Network (EVCAN) simulation to prove the concept to be implemneted onto a real EVCS and electric vehicle. Keywords - CAN, Bidirectional, EVCS, EVCAN, AC
Implementasi Komunikasi CAN-Bus Pada Sistem Propulsi Dalam Rancang Bangun EV CAN Simulator Jonathan, Martuagus; Purnama, Irwan; Rusdinar, Angga
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini mengembangkan simulator CANBus untuk kendaraan listrik (EV) sebagai alat pendidikan diSMK/PT, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang sistem komunikasi CAN-Bus. Metode yang digunakanmencakup pembuatan diagram alir dan blok diagram sistem, serta pengujian perangkat keras dan perangkat lunak. Dalampengujian, data RPM dari motor BLDC dibaca menggunakan encoder E50S8 dan dikirim melalui modul MCP2515 CANtransceiver ke Arduino Nano, yang kemudian menampilkan data tersebut di antarmuka pengguna grafis (GUI). Hasilpengujian menunjukkan sistem mampu mengukur dan mengirim data RPM secara akurat dan stabil, menunjukkanbahwa simulator ini efektif sebagai alat edukasi untuk teknologi CAN-Bus di kendaraan listrik. Kata kunci— Electric Vehicle, Controller Area Network Bus, Simulator
Implementasi Komunikasi CAN-Bus Baterai pada Simulator Kendaraan Listrik Melalui Visualisasi Nextion Rahman , M. Aulia; Purnama, Irwan; Rusdinar, Angga
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — penelitian ini menciptakan Electric Vehicle (EV)CAN-Bus Simulator sebagai alat pendidikan di SMK/PT.Simulator ini memungkinkan pengembangan keahlian danpengetahuan tentang sistem komponen utama pada mobillistrik. Fokus utama simulator ini adalah kemampuannya untukberkomunikasi melalui CAN-Bus dan menampilkan informasidata serta visual dari komponen-komponen yang akandigunakan. Hal ini menandakan bahwa komponen-komponentersebut dapat berkomunikasi secara efektif melalui CAN-Bus Kata kunci— Electric Vehicle, Controller Area Network Bus, Simulator
Perancangan fitur Lampu/Wiper pada Electric Vehicle (EV) Controller Area Network (CAN-Bus) Simulator Nugraha, Alfiqri Radifa; Purnama, Irwan; Rusdinar, Angga
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Indonesia telah menetapkan target Net ZeroEmission (NZE) pada tahun 2060 sebagai bagian dari upayauntuk mengatasi dampak pemanasan global. Salah satu strategiyang diambil pemerintah adalah mengurangi penggunaankendaraan bermotor berbahan bakar fosil danmempromosikan peralihan ke kendaraan berbasis listrik,seperti mobil listrik, yang memiliki keunggulan termasuk tidakmenghasilkan gas buang yang berkontribusi pada pemanasanglobal. Undang-undang nomor 11 tahun 2019 tentang SistemNasional IPTEK, peneliti dan perekayasa Indonesia didorongharus invensi teknologi khususnya di bidang kendaraan Listrik.Namun, tantangan utama adalah kurangnya sumber dayamanusia yang memiliki keahlian dan pengetahuan yang cukup.Sebagai solusi, penelitian ini menciptakan Electric Vehicle (EV)CAN-Bus Simulator sebagai alat pendidikan di SMK/PT.Simulator ini memungkinkan pengembangan keahlian danpengetahuan tentang sistem komponen utama pada mobillistrik. Fokus utama simulator ini adalah kemampuannya untukberkomunikasi melalui CAN-Bus dan menampilkan informasidata serta visual dari komponen-komponen yang akandigunakan. Hal ini menandakan bahwa komponen-komponentersebut dapat berkomunikasi secara efektif melalui CAN-Bus.
NRF24L01 Untuk Kendali Jarak Jauh Pada UGV Khwarizmi, Ahmad Faishal; Rusdinar, Angga; Purnama, Irwan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unmanned Ground Vehicle (UGV) merupakan kendaraan tanpa awak yang dikendalikan dari jarak tertentu yang memiliki tujuan untuk transportasi personel dan membawa kepentingan logistik yang beroperasi pada daratan. UGV pada umumnya digunakan untuk operasi militer dengan tujuan untuk mengurangi korban jiwa khususnya para operator yang sebelumnya mengoperasikan kendaraan pada medan perang. Penggunaan UGV dapat meminimalisir korban jiwa dengan beroperasinya kendaraan tersebut tanpa perlu adanya manusia dalam pengoperasiannya. Dalam riset ini, kontrol jarak jauh UGV menggunakan modul nRF24L01. nRF24L01 merupakan modul radio transceiver yang beroperasi pada frekuensi 2.4 Ghz. Pada ujung kendali akan berlaku sebagai pengirim sinyal, dan UGV akan berlaku sebagai penerima sinyal. Metode yang digunakan pada riset ini adalah dengan pengoperasian UGV pada lahan terbuka dengan parameter-parameter yang telah ditentukan. Dari pengujian yang telah dilakukan, kendali jarak jauh dapat menempuh jangkauan sejauh 1 kilometer.Kata kunci— UGV, NRF24L01, Wireless Control, Radio Communication
Perancangan Kontroler Motor BLDC (BRUSHLESS DIRECT CURRENT) dengan Regenerative Braking Fadil, Muhammad; Rusdinar, Angga; Purnama, Irwan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kendaraan listrik menuntutsistem penggerak motor yang efisien dan hemat energi. Salahsatu teknologi pendukungnya adalah regenerative braking,yaitu proses mengubah energi kinetik saat pengereman menjadienergi listrik yang disalurkan kembali ke baterai. Tugas Akhirini bertujuan merancang kontroler motor BLDC (BrushlessDirect Current) yang mampu melakukan regenerative brakingdengan pengujian selama 5 detik untuk menganalisis hubunganantara kecepatan motor dan energi yang diregenerasikan.Sistem dirancang dengan pengendalian sinyal PWM padadriver motor BLDC serta integrasi rangkaian boost converteruntuk mengatur aliran energi balik. Pengujian dilakukan padaberbagai kecepatan motor dengan pengamatan sinyal PWM,back-EMF, dan arus induktor menggunakan osiloskop. Datadianalisis berdasarkan perbandingan daya keluar dari motordengan daya yang masuk kembali ke baterai. Hasilmenunjukkan sistem mampu meregenerasi energi secara efektifdengan efisiensi maksimum mencapai 56,65%. Semakin tinggikecepatan motor, semakin besar daya yang berhasildikembalikan. Sistem ini menunjukkan potensi sebagai solusihemat energi dalam sistem penggerak kendaraan listrikberbasis motor BLDC.Kata kunci : Motor BLDC, Regenerative Braking, BoostConverter, Efisiensi Energi, PWM
Perancangan Kontroler Motor BLDC Dengan Kendali Vektor Mahersa, Radya Putra; Rusdinar, Angga; Purnama, Irwan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan listrik semakin populer berkatkebutuhan akan efisiensi energi dan perawatan yang rendah,sehingga motor BLDC menjadi pilihan utama sebagaipenggerak. Namun, kendali motor BLDC dengan metodetrapezoidal konvensional tidak mampu mengoptimalkan torsidan efisiensi secara maksimal. Penelitian tugas akhir inimengusulkan desain kontroler motor BLDC berbasis kendalivektor (Field Oriented Control/FOC) untuk menghasilkantorsi optimal dengan penggunaan arus yang lebih efisien sertameningkatkan kenyamanan operasional melalui pengurangangangguan dan ripple torsi. Perancangan sistem meliputipengembangan perangkat keras—dengan pemilihanmikrokontroler STM32G431RB, gate driver DRV8302, danMOSFET IRFB4110—serta perangkat lunak berbasisalgoritma FOC yang menghasilkan sinyal PWM untukpengendalian inverter 3-fasa. Metode penelitian dilakukanmelalui studi literatur, prototyping rangkaian, dan pengujianimplementasi sistem pada motor BLDC. Hasil penelitian inimenemukan bahwa kendali vektor menghasilkan kecepatanyang sama pada daya yang lebih rendah (30%) dibandingdengan komutasi trapezoidal dan memiliki efisiensi yang lebihtinggi mencapai efisiensi sebesar 20% pada 100 RPM.Kata kunci— Motor BLDC, Kendali Vektor, Field OrientedControl, Inverter 3-Fasa, Kendaraan Listrik
Perancangan Kontroler Motor Brushless Dc Tanpa Sensor Dengan Metode Deteksi Tegangan Back-Emf Rizqi, Febrian Maulana; Rusdinar, Angga; Purnama, Irwan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor Brushless DC (BLDC) atau motorSinkron DC magnet permanen semakin populer karena kinerjadan karakteristiknya yang unggul. Namun, kontrol yang efektifpada motor BLDC memerlukan pengetahuan akurat tentangposisi rotor. Metode konvensional menggunakan sensor halleffect memiliki keterbatasan, seperti biaya tambahan,kerentanan terhadap suhu tinggi, dan ketidakcocokan untuklingkungan operasi ekstrem. Oleh karena itu, pengendali motorBLDC tanpa sensor (sensorless) yang mengestimasi posisi rotorberdasarkan karakteristik elektrik motor, terutama denganmemanfaatkan back-EMF (electromotive force), menjadi solusiyang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang danmengimplementasikan algoritma estimasi posisi rotor yangakurat dan efisien untuk motor BLDC 3 fasa 500 Watt tanpamenggunakan sensor fisik. Metode penelitian meliputi studiliteratur, perancangan sistem menggunakan mikrokontrolerSTM32 dan inverter 3 fasa, implementasi prototipe, sertapengujian kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistemkendali yang dirancang mampu menghasilkan sinyal PWMdengan perbedaan sudut penyulutan 120° antar fasa danberhasil mendeteksi sinyal back-EMF untuk komutasi, sehinggamotor dapat berputar dengan lancar. Manfaat penelitian inimeliputi pengurangan biaya produksi, peningkatan keandalansistem, dan desain yang lebih kompak, yang relevan untukaplikasi mobil listrik dan otomasi industri.Kata kunci— motor bldc, sensorless, back-emf, deteksi zerocrossing, stm32, inverter tiga fasa