Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Increased Knowledge of Pregnant Women about the Importance of Micro Minerals (Fe) During Pregnancy Sebayang, Nico Syahputra; Nopitasari, Iin; Saragih, Pestaria; Alhanannasir, Alhanannasir
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v2i1.3711

Abstract

Micro minerals (Fe) are indispensable for every woman, especially during pregnancy. The need for micro minerals (Fe) increases with increasing gestational age. Micro minerals (Fe) are not only important for pregnant women, they are also important for babies in the womb. Deficiency of micro minerals (Fe) can increase the risk of giving birth to babies with low body weight or premature birth and even maternal and infant mortality. If the baby is born with a normal weight, but there is still the possibility of stunting (short children). The purpose of this community service is to increase the knowledge of pregnant women about the importance of consuming micro minerals (Fe) during pregnancy. Knowledge of pregnant women in Sungai Rengit Murni village about the consumption of micro minerals (Fe) can be said to be quite good, reaching 70% of the total number of pregnant women (statement of regional midwives). We hope that as a servant, with this community service program, it is hoped that the knowledge of pregnant women about the importance of consuming micro minerals (Fe) during pregnancy will increase. So that the risk that will occur to the mother and baby is reduced. In addition, the service also supports government programs in reducing maternal problems during pregnancy until delivery.
HUBUNGAN KELENGKAPAN ANAMNESA FORMULIR GAWAT DARURAT DENGAN KETEPATAN KODE KASUS KECELAKAAN DI RS SANTA ELISABETH MEDAN Saragih, Pestaria; Simbolon, Pomarida; Julia, Alejandro Arauz
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i11.10990

Abstract

Abstrak: Hubungan Kelengkapan Anamnesa Formulir Gawat Darurat dengan Ketepatan Kode Kasus Kecelakaan di RS Santa Elisabeth Medan. Kelengkapan pengisian rekam medis oleh tenaga kesehatan akan memudahkan tenaga kesehatan lain dalam memberikan tindakan atau terapi kepada pasien. Perekam medis harus mampu menetapkan kode penyakit dan tindakan dengan tepat sesuai klasifikasi yang diberlakukan di Indonesia yaitu ICD-10 tentang penyakit dan tindakan medis dalam pelayanan dan manajemen kesehatan. Pada kasus kecelakaan lalu lintas kodifikasi menggunakan external cause atau penyebab luar dalam ICD revisi 10, yaitu klasifikasi tambahan yang mengklasifikasikan kemungkinan kejadian lingkungan dan kegiatan sebagai penyebab cedera, keracunan, dan efek samping lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan mengetahui hubungan kelengkapan anamnesa formulir gawat darurat dengan ketepatan kode kasus kecelakaan di RS Santa Elisabeth Medan tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah responden 91 orang. Teknik pengambilan sampling dengan simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar anamnesa formulir gawat darurat sebagian besar (95,6%) telah terisi lengkap dan sebagian besar (94,5%) kode kasus kecelakaan tidak tepat. Instrumen yang digunakan adalah data sekunder dan lembar observasi. Hasil uji Chi-Square dengan p-value sebesar 0,014 (p<0,05). Terdapat hubungan antara kelengkapan anamnesa formulir gawat darurat dengan ketepatan kode kasus kecelakaan di RS. Santa Elisabeth Medan tahun 2022. Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) sebaiknya dilengkapi dengan external cause pada kodifikasi kasus kecelakaan.
Hubungan Persepsi Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Dirumah Sakit Santa Elisabeth Medan Saragih, Pestaria; Simbolon, Pomarida; Nainggolan, Sanggriani Mairanda
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v8i3.4607

Abstract

Kepuasan adalah perasaan senang dan kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan kinerja (hasil) dengan harapan atau ekspektasi yang berbeda- beda setiap orang, hal tersebut dikarenakan adanya faktor yang mempengaruhi kepuasan yaitu persepsi. Persepsi merupakan hasil dari pengalaman dan apa yang mereka dapatkan dalam layanan kesehatan nantinya mempunyai persepsi yang berbeda-beda tentang unsur penting dalam menentukan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan persepsi dengan kepuasaan pasien rawat inap di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan 2024. Rancangan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini 95 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk kepuasan pasien dan persepsi. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat kepuasan pasien 60 orang (63.2%), persepsi baik 63 orang (66.3%). Hasil uji statistik Chi-square diperoleh p-value 0.034 (p
PERAWATAN DAN EDUKASI KUSTA DI GEMA KASIH Simbolon, Pomarida; Simbolon, Nagoklan; Saragih, Pestaria; Ginting, Arjuna; Boris, Jev; Hutauruk, Adrian; Ginting, Nasipta
Sehati Abdimas Vol 6 No 1 (2023): Prosiding Sehati Abdimas 2023
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/sehati_abdimas.v6i1.641

Abstract

Kusta merupakan penyakit menular infeksi yang bersifat kronik dan akut yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae dan sampai saat ini masih ditakuti oleh masyarakat. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kusta membuat jumlah penderita kusta semakin meningkat, sehingga perlu dilakukan edukasi tentang kusta bagi penghuni kusta di Gema kasih Galang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Panti Rehabilitasi Kusta pada bulan April 2023 dengan jumlah peserta 18 orang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit kusta dan memotivasi masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat. Metode yang dilakukan dengan observasi dan wawancara. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat dimulai dengan edukasi, pemeriksaan kesehatan berupa tanda-tanda vital dan perawatan luka. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pengetahuan peserta tentang kusta dan pemahaman tentang perawata luka juga meningkat. Kesimpulan yang didapat dari kegiatan ini penghuni kusta dapat merasakan manfaat dengan menambah pengetahuan mengenai penyakit kusta dan pengobatannya sehingga perlu tetap rutin untuk dilakukan.
Hubungan Pengetahuan dengan Penggunaan Mobile JKN : Studi Kasus RS Santa Elisabeth Medan Simbolon, Pomarida; Saragih, Pestaria; Harefa, Jatmika Nonifili
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 5 No. 2 (2024): Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v5i2.471

Abstract

Mobile JKN is a form of digital transformation in the form of an application that can be used by JKN participants anywhere and at any time and is expected to reduce queues when registering patients. At the Santa Elisabeth Hospital in Medan, there are still patients who do not understand how to use the JKN mobile application because the level of knowledge about Mobile JKN is still relatively low, especially in patients who have low education and are entering old age so that the available health services are not utilized optimally. The aim of this research is to identify the relationship between knowledge and the use of mobile JKN at Santa Elisabeth Hospital Medan in 2024. The analytical research design uses a cross sectional approach. The sample for this research was 95 respondents with the sampling technique being accidental sampling. The instrument used was a questionnaire. Data analysis using the Chi-square test. The results of this study showed that 80 patients' knowledge was in the good category (84.2%), 51 people's use of mobile JKN was in the good category (53.7%). The results of the Chi-square test obtained a p-value of 0.002 (p<0.05) indicating that there is a significant relationship between knowledge and the use of mobile JKN at Santa Elisabeth Hospital Medan in 2024.
EDUKASI MANFAAT REKAM MEDIS DALAM KESELAMATAN PASIEN DAN PETUGAS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT Saragih, Pestaria; Ginting, Arjuna; Ginting, Nasipta; Simbolon, Pomarida; Hutauruk, Adrian; MTI, Anthonyus; Boris, Jev
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes) Edisi Juni 2023
Publisher : STIKes Santa Elisabeth Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52317/

Abstract

Pembangunan kesehatan suatu negara tidak dapat terlepas dari yang namanya sistem kesehatan nasional. Sistem kesehatan nasional sendiri dapat terlihat kualitas dan mutunya dari sejauh mana fasilitas pelayanan kesehatan dapat memberikan pelayanan yang optimal. Pelayanan yang bermutu bukan hanya tentang pelayanan medis tetapi juga pelayanan penunjang. Salah satu pelayanan penunjang yang penting diperhatikan adalah rekam medis. Rekam medis adalah dokumen yang berisikan data identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis sangat bermanfaat terhadap keselamatan pasien dan petugas kesehatan di rumah sakit. Tujuan dari diskusi dalam ruang kesehatan adalah memberikan informasi dan edukasi tentang Manfaat Rekam Medis dalam Keselamatan Pasien dan Petugas Kesehatan di Rumah Sakit. Sasaran kegiatan ini adalah setiap pasien dan petugas kesehatan yang mendengar kegiatan penyuluhan. Metode yang digunakan adalah metode diskusi atau tanya jawab secara langsung. Hasil dari kegiatan ini adalah ditemukan rasa ingin tahu pasien dan petugas kesehatan yang tinggi melalui pertanyaan dan studi kasus yang mereka sampaikan. Dilaksanakannya diskusi Edukasi Manfaat Rekam Medis dalam Keselamatan Pasien dan Petugas Kesehatan di Charitas Hospital Argo Makmur Bengkulu Utara diharapkan mampu menjadi informasi yang berguna bagi pasien dan petugas kesehatan tentang pentingnya rekam medis terhadap keselamatan.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE PIECES DI RUMAH SAKIT ADVENT MEDAN TAHUN 2025 Munthe, Ita Monita; Saragih, Pestaria; Boris, Jev
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48058

Abstract

Rekam medis elektronik merupakan berkas yang dibuat, disimpan, dikelola, dan digunakan dengan menggunakan media elektronik yang memenuhi kriteria tertentu, sehingga dapat menjamin keaslian, integrasi, kerahasiaan, dan ketersediaanya untuk keperluan pasien, tenaga kesehatan, dan pihak yang berwenang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem informasi rekam medis elektronik berdasarkan Perfomance (kinerja), Information (informasi), Economic (ekonomi), Control ( keamanan data), Efficiency (efisien), Service ( pelayanan) pada pelayanan kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 70 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil penelitian diperoleh persentase Perfomance (kinerja), sebesar 57 orang (81,4%), Information (informasi), 65 orang ( 92,9%), Economic (ekonomi), 54 orang (77,1%), Efficiency (efisien), Control ( keamanan data) 58 orang (82,9%), Efficiency (efisien), 55 orang (78,6%) dan Service ( pelayanan) 57 orang (81,4%). Dari hasil ini diharapkan bagi petugas kesehatan di Rumah Sakit Advent Medan dapat meningkatkan sistem informasi rekam medis elektronik dan dilakukannya sosialisasi kepada petugas yang melakukan sistem informasi rekam medis elektronik.
Relationship between Service Quality and BOR (Bed Occupancy Ratio) Value at Medan Adventist Hospital 2025 Mendrofa, Wetty Mayanora; Simbolon, Pomarida; Saragih, Pestaria; Ginting, Nasipta
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v5i2.3061

Abstract

Background: The creation of service quality will certainly create satisfaction for service users. Service quality is important in health service organizations because it can make the quality of health services efficient. The quality of this service can ultimately provide benefits such as the Bed Occupancy Rate (BOR) value which is very important in assessing the quality of hospital services. Regarding the quality of service carried out using a questionnaire sheet that is categorized as less and good shows the results that the quality of service is in the Good category as many as 21 (60.0%) because patients felt that the service provided by Medan Adventist Hospital was good. The purpose of the study is to identify the Relationship between Service Quality and BOR Value at Medan Adventist Hospital 2025. The sample of this study are 35 respondents with a sampling technique of Quota sampling. The instruments used are questionnaires and Observation sheets. Data analysis with Chi-Square test. The results of this study obtain a good category of service quality for 21 people (60.0%), BOR value above the ideal number of 18 (51.4%). The results of the Chi-Square test obtain a p-value of 0.023 (p <0.05) indicating that there is a relationship between service quality and BOR value at Medan Adventist Hospital in 2025. It is expected that Medan Adventist Hospital will improve the quality of service with BOR value and control and evaluate in order to maintain service quality.
Gambaran Penerimaan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Saragih, Pestaria; Boris, Jev; Siahaan, Tahoma Mutiara
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1365

Abstract

Penerimaan Rekam Medis Elektronik merupakan salah satu pendukung dalam penerimaan sistem informasi bagi pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerimaan rekam medis elektronik berdasarkan manfaat, kemudahan dan sikap pada pelayan kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 78 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik data primer. Instrumen adalah lembar kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian diperoleh persentase kemudahan penerimaan rekam medis elektronik sebesar 67,9%, manfaat penerimaan rekam medis elektronik sebesar 60,3% dan sikap penerimaan rekam medis elektronik sebesar 14,1%. Manfaat dikatakan baik dikarenakan penerimaan rekam medis dapat bermanfaat untuk menyediakan informasi dengan jelas serta penerimaan rekam medis elektronik dapat menyediakan laporan dengan cepat. Kemudahan dikatakan baik dikarenakan penerimaan rekam medis elektronik lebih mudah digunakan serta cukup berguna. Penyebab sikap penerimaan rekam medis elektronik dikatakan kurang baik dikarenakan petugas masih memiliki tingkat risiko dalam penerimaan rekam medis elektronik. Diharapkan bagi petugas kesehatan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan dapat meningkatkan sistem penerimaan rekam medis elektronik dan dilakukannya sosialisasi kepada petugas yang melakukan sistem penerimaan rekam medis elektronik.
Relationship between Service Quality and BOR (Bed Occupancy Ratio) Value at Medan Adventist Hospital 2025 Mendrofa, Wetty Mayanora; Simbolon, Pomarida; Saragih, Pestaria; Ginting, Nasipta
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v5i2.3061

Abstract

Background: The creation of service quality will certainly create satisfaction for service users. Service quality is important in health service organizations because it can make the quality of health services efficient. The quality of this service can ultimately provide benefits such as the Bed Occupancy Rate (BOR) value which is very important in assessing the quality of hospital services. Regarding the quality of service carried out using a questionnaire sheet that is categorized as less and good shows the results that the quality of service is in the Good category as many as 21 (60.0%) because patients felt that the service provided by Medan Adventist Hospital was good. The purpose of the study is to identify the Relationship between Service Quality and BOR Value at Medan Adventist Hospital 2025. The sample of this study are 35 respondents with a sampling technique of Quota sampling. The instruments used are questionnaires and Observation sheets. Data analysis with Chi-Square test. The results of this study obtain a good category of service quality for 21 people (60.0%), BOR value above the ideal number of 18 (51.4%). The results of the Chi-Square test obtain a p-value of 0.023 (p <0.05) indicating that there is a relationship between service quality and BOR value at Medan Adventist Hospital in 2025. It is expected that Medan Adventist Hospital will improve the quality of service with BOR value and control and evaluate in order to maintain service quality.