Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Peternak melalui Pembuatan Biogas sebagai Solusi Limbah Kotoran Ayam Ras Petelur Widiansyah, Arindra Trisna; Rahayu, Anita Budi
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.782 KB) | DOI: 10.21580/dms.2019.192.5137

Abstract

The business of laying hens is a business sector that provides a very large role in meeting the needs of animal protein and various industrial needs. This role cannot be replaced by vegetable protein sources. According to partners besides having great opportunities and benefits, laying hens also have problems, one of which is chicken manure. Mr. Hakim has tried several ways to remove the odor, such as raising the foundation of the cage so that it is not submerged by rainwater, spreading lime powder, and spraying EM4 liquid directly into chicken manure. But apparently not effective at reducing odors. One of the technical recommendations is the making of Biogas as an alternative energy source producing fuel substitutes for LPG gas, firewood, lighting and organic fertilizer. The results of community service activities to date have been the availability of biogas as an alternative energy producer for the use of biogas stoves and petromax lamps, as well as increased partner knowledge about biogas.Usaha sektor peternakan ayam ras petelur merupakan bidang usaha yang memberikan peranan sangat besar dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani dan berbagai keperluan industri. Peranan ini tidak dapat di gantikan oleh sumber protein nabati. Menurut mitra disamping memiliki peluang dan manfaat yang besar, peternakan ayam ras petelur juga memiliki permasalahan salah satunya yaitu kotoran ayam tersebut. Bapak Hakim sudah mencoba beberapa cara untuk menghilangkan bau tersebut seperti, meninggikan pondasi kandang agar tidak terendam air hujan, menebar serbuk kapur, serta menyemprot cairan EM4 langsung ke kotoran ayam. Namun ternyata belum efektif mengurangi bau. Salah satu rekomendasi teknis adalah pembuatan Biogas sebagai salah satu sumber energi alternatif penghasil bahan bakar pengganti gas LPG, kayu bakar, penerangan dan pupuk organik. Hasil kegiatan pengabdian sampai saat ini adalah tersedianya biogas sebagai penghasil energi alternatif untuk pemakaian kompor biogas dan lampu petromak, serta peningkatan pengetahuan mitra tentang biogas yang meningkat.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ESP-READING COMPREHENSION BERBASIS AUDIO VIDEO UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TEKNIK OTOMOTIF Rahayu, Anita Budi; Widiansyah, Arindra Trisna
Dharma Pendidikan Vol 14 No 2 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i2 Oktober.5

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar Reading dengan memvisualisasikan materi reading ESP ke dalam sebuah sebuah tayangan audio video reading untuk siswa Sekolah menegah kejuruan teknik Otomotif. Desain penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R & D) yang diusulkan oleh Borg dan Gall yaitu; (1) Pengumpulan data (2) perencanaan (3) Pengembangan Produk (4) Validasi Ahli (5) Uji Coba Produk (6) Evaluasi hasil uji coba (7) Revisi Produk (8) Uji Lapangan (9) Penyempurnaan Produk Akhir. Penelitian ini dilakukan di SMK NU Pace, subyek penelitian ini adalah guru bahasa Inggris dari program keahlian teknik otomotif dan siswa kelas XI program keahlian teknik otomotif SMK NU Pace terdiri dari 30 siswa. Data tahap eksplorasi diperoleh melalui melakukan analisis dokumen, melakukan wawancara, dan menyebarkan kuesioner. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kualitas materi reading dari buku pelajaran bahasa Inggris yang digunakan di SMK NU Pace. Temuan menunjukkan materi reading dari buku pelajaran di SMK NU Pace berisi materi bahasa Inggris umum dan kurang spesifik untuk digunakan bagi siswa program keahlian teknik otomotif. Peneliti menyimpulkan bahwa harus ada materi pembelajaran ESP-Reading yang  dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan guru dan siswa. Materi pembelajaran ESP-Reading dikembangkan dengan mempertimbangkan beberapa aspek yaitu teori ESP dan kebutuhan siswa. Kemudian, dievaluasi dan ditinjau melalui penilaian ahli dan diimplementasikan di kelas untuk menguji kelayakan materi. Hasil uji kelayakan menunjukan bahwa pengembangan bahan ajar ESP-reading berbasis audio video dapat meningkatkan reading comprehension siswa kelas XI SMK NU Pace. Selanjutnya, produk ini dapat diterapkan sebagai bahan ajar untuk siswa program keahlian teknik otomotif.
EXPLORING SEVENTH GRADE STUDENTS’ PERCEPTIONS OF READING STRATEGIES IN ENGLISH READING Ni’mah, Fauziyatun; Rahayu, Anita Budi
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i1.9124

Abstract

ABSTRACT The problem of low English reading comprehension among EFL students at the junior secondary school level highlights the importance of using effective reading strategies in learning. This study focuses on seventh-grade students’ perceptions of reading strategies in English learning at MTs Nurul Huda Grogol Masangan and employed a qualitative descriptive design involving 35 students. Data were collected through open-ended questionnaires and semi-structured interviews and were analyzed descriptively and thematically to ensure depth and credibility of findings. The findings indicate that students predominantly used cognitive reading strategies, such as identifying main ideas, guessing word meanings from context, rereading difficult parts of the text, and relating the text to prior knowledge, which were perceived as helpful in improving reading comprehension. However, the study also revealed major challenges, including limited vocabulary mastery, low reading confidence, and students’ difficulties in applying reading strategies independently without teacher guidance. In addition, a gap was identified between the reading strategies taught by teachers and those consistently practiced by students during classroom activities. Therefore, this study concludes that explicit and structured instruction in reading strategies is necessary to bridge this gap and to improve the quality of English reading instruction in similar school contexts. ABSTRAK Masalah rendahnya pemahaman membaca bahasa Inggris pada siswa EFL di tingkat sekolah menengah pertama menunjukkan pentingnya penggunaan strategi membaca yang efektif dalam pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada persepsi siswa kelas VII terhadap strategi membaca dalam pembelajaran bahasa Inggris di MTs Nurul Huda Grogol Masangan dengan menggunakan desain kualitatif deskriptif yang melibatkan 35 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka dan wawancara semi terstruktur, kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih dominan menggunakan strategi membaca kognitif, seperti mengidentifikasi ide pokok, menebak makna kosakata berdasarkan konteks, membaca ulang bagian teks yang sulit, serta mengaitkan isi teks dengan pengetahuan sebelumnya, yang dipersepsikan membantu meningkatkan pemahaman membaca. Namun, penelitian ini juga mengungkap permasalahan utama berupa keterbatasan penguasaan kosakata, rendahnya kepercayaan diri dalam membaca, serta kesulitan siswa dalam menerapkan strategi membaca secara mandiri tanpa bimbingan guru. Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan antara strategi membaca yang diajarkan oleh guru dan strategi yang secara konsisten dipraktikkan oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengajaran strategi membaca yang eksplisit dan terstruktur diperlukan untuk menjembatani kesenjangan tersebut serta meningkatkan kualitas pembelajaran membaca bahasa Inggris pada konteks sekolah yang serupa.