Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Correlation Between Experiential Learning and Micro-Learning Approaches in Enhancing Learning Quality Siregar, Eveline; Aswan, Dedy; Adning, Mohamad
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 2, Desember 2024
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.vi.1167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kualitas pembelajaran, Micro-learning, dan pembelajaran pengalaman dalam rangka mengoptimalkan pendidikan melalui pendekatan inovatif. Analisis menunjukkan hubungan positif yang signifikan di antara ketiga variabel tersebut, yang menggarisbawahi pentingnya integrasi metodologi baru dalam pendidikan. Pertama, ditemukan korelasi yang kuat antara kualitas pembelajaran dan Micro-learning (r = 0.590**, p < 0.01). Hal ini menunjukkan bahwa Micro-learning yang efektif mampu meningkatkan hasil pembelajaran secara keseluruhan. Kedua, korelasi antara kualitas pembelajaran dan pembelajaran pengalaman juga signifikan (r = 0.726**, p < 0.01). Hal ini menegaskan dampak positif pengalaman belajar langsung terhadap pemahaman dan penerapan pengetahuan siswa. Ketiga, Micro-learning dan pembelajaran pengalaman menunjukkan korelasi yang signifikan (r = 0.694**, p < 0.01). Hal ini menunjukkan peran saling melengkapi dalam meningkatkan pengalaman belajar yang holistik. Implikasi praktis dari penelitian ini meliputi pengoptimalan pembelajaran melalui integrasi mendalam antara Micro-learning dan pembelajaran pengalaman, yang dapat mendukung pemahaman konseptual sekaligus mengembangkan keterampilan praktis siswa. Temuan ini mendorong pengembangan kurikulum berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Para pendidik dapat menyesuaikan strategi pengajaran dengan memanfaatkan Micro-learning untuk penyampaian konten yang terstruktur dan pembelajaran pengalaman untuk aplikasi di dunia nyata. Penelitian ini menekankan pentingnya metodologi pendidikan berkualitas tinggi untuk mencapai hasil belajar yang optimal dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak spesifik dari berbagai format Micro-learning serta efek jangka panjang dari pendekatan pembelajaran terintegrasi terhadap keberhasilan siswa dan kesiapan karier mereka.   The study investigates the relationship between the quality of learning, micro-learning, and experiential learning designed to improve education via innovative approaches. The analysis indicates a noteworthy positive correlation among these variables, highlighting the necessity of incorporating innovative strategies in education. A significant relationship is found between the quality of learning and micro-learning (r = 0.590**, p < 0.01), indicating that effective micro-learning improves overall learning outcomes. In a similar vein, the correlation between the quality of learning and experiential learning is noteworthy (r = 0.726**, p < 0.01), underscoring the beneficial effect of practical experiences on students' comprehension and utilization of knowledge. Additionally, there is a significant correlation between micro-learning and experiential learning (r = 0.694**, p < 0.01), highlighting their synergistic contributions to enhancing comprehensive learning experiences. The results indicate that combining micro-learning with experiential learning can enhance educational outcomes by fostering knowledge comprehension and hands-on skill acquisition. The results support the development of curriculum grounded in empirical evidence to enhance the quality of learning. Educators have the ability to customize approaches by employing micro-learning for organized content dissemination and experiential learning for practical application in real-world scenarios. This study highlights the importance of creative instructional methods in attaining the best results and equipping learners for upcoming challenges. Future studies may investigate various micro-learning formats and the enduring effects of integrated approaches on student achievement and career preparedness.
The Utilization of PJJ Corners Feature to Support Academic Environment in the Field of Distance Education Irmayati, Irmayati; Sediyaningsih, Sri; Adning, Mohamad; David, Nurpadillah
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 25 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ptjj.v25i2.7666.2024

Abstract

This paper aims to provide an overview of utlisations of PJJ Corner, a feature of Universitas Terbuka’s (UT) digital library, developed through digital preservation projects to support a reading culture in the context of distance education. There are 156 digital references and 466 book collections of distance learning. This paper examines the data on the use of digital preservation in the context of distance learning in the academic context at UT. A total of 125 respondents participated in completing a questionnaire regarding digital preservation for UT's digital library. The results show that 98% of respondents already know about UT's digital library products; 80% of respondents know that there is a PJJ Corner catalog; and only 31% have accessed and utilised the PJJ Corner. Most of the access in the PJJ Corner aims to add insight related to PJJ by 33%, become a reference source by 26%, and be used for research purposes by 16%. The findings highlight the significant role of PJJ Corner in fostering reading interest and supporting academic activities, although its popularity remains lower compared to other features like Ruang Baca Virtual and UTTV. Furthermore, the PJJ Corner is making a good contribution to the development of distance learning in Indonesia through the reading activities that seek information about distance learning fields. The academic community believes that PJJ Corners can assess various reading sources online anytime and anywhere including the most recent resources and current information, as a result of the digital preservation of distance learning reference materials. Furthermore, the digital preservation of distance learning references helps them increase their reading activity for knowledge and research purposes, reference sources, and teaching materials. This study underscores the need for further promotion to enhance the utilization of PJJ Corner and the importance of digital preservation in ensuring long-term accessibility to educational materials. The results are expected to guide other institutions in developing similar initiatives to strengthen the reading culture and knowledge accessibility within academic communities.
SUARA EDUKASI: MEDIA PEMBELAJARAN YANG MENCERDASKAN, MERAKYAT DAN BERSAHABAT Adning, Mohamad; Raisal, Yessi Aprilia
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No. 2 Agustus 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.334 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.123

Abstract

Abstrak:Motto Suara Edukasi “Akrab dan Mencerdaskan” membuat Suara Edukasi berjuang optimal untuk menjadi media pembelajaran yang mencerdaskan, merakyat dan bersahabat. Berbagai terobosan pengembangan dilakukan untuk mencapai motto tersebut. Upaya yang dilakukan antara lain adalah pengembangan aplikasi streaming pada tahun 2012 yang memungkinkan Suara Edukasi dapat diakses di perangkat TIK yang terkoneksi dengan internet. Pengembangan program acara berbasis komunitas, seperti program Aksi, Baca Al-Quran, Kartunet, dan Internet Sehat diperuntukkan untuk lebih mendekatkan dan mengakrabkan Suara Edukasi ke pendengarnya. Demikian juga dengan berbagai upaya lain yang dilakukan, seperti: peningkatan perangkat penyiaran dan kerjasama antarstasiun radio melalui berbagai upaya yang dilakukan Suara Edukasi telah berhasil meningkatkan pendengarnya yang berbasis IP sebanyak 119.621 IP pada tahun 2013 dan 12.157 IP sebagai pendengar setia dari streaming Suara Edukasi.Kata kunci: radio, suara edukasi, pustekkom Abstract:The motto of Suara Edukasi’s (educational radio streaming program) that is “Very Friendly and Educating” has enabled it to become a very educative, pro community, and friendly instructional media. Several initiatives have been made; among others, the development of streaming applications in 2012 that allows Suara Edukasi to be accessed in variety of internet-based devices. The development of communitybased programs such as Aksi (Action), Baca Quran (Reading Quran), Kartunet, and Internet Sehat (Safe- Wise-Responsible Internet) are intended to bring listeners closer and more familiar with Suara Edukasi. In addition, other efforts have been conducted, such as improving co-operation between broadcasters and radio stations. These efforts have succeeded to improve the IP-based listeners’ quota into 119.621 in 2013. The loyal listeners of Suara Edukasi who are listening to Suara Edukasi via streaming program have now reached 12.157 IP.Key words: radio, educational program, suara edukasi, ICT Center for Education
Feasibility Analysis Of A Web-Based Digital Competency Evaluation Tool In Distance Education Aliah, Nuraziza; Arnidah; Julianti, Eka; Wirawan, A Rachmat; Aswan, Dedy; Adning, Mohamad
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 29 No. 2, Desember 2025
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/9erx2f44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan Web-Based Digital Competency Evaluation Tool sebagai instrumen evaluasi kompetensi digital dalam konteks pendidikan jarak jauh. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi kelayakan. Subjek penelitian terdiri atas 21 responden yang memiliki pengalaman dalam pembelajaran daring. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berbasis web yang terintegrasi langsung dalam aplikasi, mencakup dimensi usability, practicality, accessibility, dan content relevance. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, standar deviasi, serta uji reliabilitas instrumen dengan koefisien Cronbach’s alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat evaluasi memiliki tingkat kelayakan yang tinggi dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 1,88 serta reliabilitas yang sangat tinggi (Cronbach’s alpha = 0,981). Temuan ini didukung oleh data kualitatif yang menunjukkan bahwa sistem mudah digunakan, memiliki navigasi yang jelas, dan konten yang relevan dengan kebutuhan kompetensi digital pembelajar jarak jauh. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi bidang teknologi pendidikan dalam pengembangan instrumen evaluasi berbasis web yang valid, praktis, dan adaptif untuk mendukung implementasi pembelajaran jarak jauh.   This study aims to examine the feasibility of a Web- Based Digital Competency Evaluation Tool developed to support the assessment of digital competencies in distance education settings. A descriptive quantitative approach was employed using a feasibility study design. The participants consisted of 21 respondents with prior experience in online learning environments. Data were collected through a structured web-based questionnaire integrated into the evaluation tool, assessing four key dimensions: usability, practicality, accessibility, and content relevance. Data analysis was conducted using descriptive statistics, including mean scores and standard deviations, along with reliability testing using Cronbach’s alpha. The results indicate that the evaluation tool demonstrates a high level of feasibility, with an overall mean score of 1.88 and excellent internal consistency (Cronbach’s alpha = 0.981). Qualitative feedback further supports these findings, highlighting intuitive navigation, clear interface design, and strong alignment between the evaluation content and essential digital competency requirements for distance learners. This study contributes to the field of educational technology by providing empirical evidence on the development and feasibility of a web-based digital competency assessment tool that is practical, reliable, and adaptable for implementation in distance education contexts.