Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PRAKTIK PENULISAN FEATUR DALAM MEMBANGUN LITERASI PADA ANAK-ANAK DI RPTRA MALINJO JAKARTA SELATAN Kartikawati, Dwi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i2.297

Abstract

Ketrampilan menulis jurnalistik perlu dikenalkan kepada anak-anak sekolah , supaya dapat mengembangkan kreatifitas mereka . Bentuk tulisan jurnalistik yang dimaksud adalah feature. Dengan feature kita menginformasikan segala sesuatu, baik itu fakta, data, maupun peristiwa, termasuk pendapat dan pandangan tentang berbagai macam hal dengan tujuan memberikan pemahaman atau edukasi terhadap berbagai hal yang terjadi di sekitar kita. dan dapat membangun literasi.. Kegiatan praktik penulisan ini ditujukan kepada Anak-anak di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Malinjo Pejaten Jakarta Selatan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat mengenai praktik penulisan ini menunjukan antusiasme tinggi karena anak anak langsung mengaplikasikan tulisan mereka melalui internet. Dengan kegiatan ini anak-anak diharapkan mampu menjadi agen agen perubahan untuk hal-hal yang positif di masa depan, dengan mengembangkan kreatifitas dalam menulis sehingga kemampuan literasi mereka meningkat. Kata kunci: Praktik, Penulisan, Feature, Literasi
Konsultan Public Relations Di Era Digitalisasi (Studi Pada Konsultan PR Media Buffet) Kartikawati, Dwi; Fadillah, Siti Sekar Ayu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.917 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i9.1636

Abstract

Keberadaan Konsultan Public Relations sekarang ini di era digitalisasi, semakin dibutuhkan perusahaan-perusahaan untuk untuk meningkatkan reputasi dan hubungan perusahaan dengan publiknya. Konsultan Media Buffet berdiri pada tahun 2017, memberikan pelayanan pada kliennya khususnya pada kegiatan PR yang bersentuhan dengan media. Maka dari itu Media Buffet mempunyai Visi dan Misi untuk membantu perusahaan startup dalam bertumbuh dan bersaing pada bidang bisnisnya. Fokus riset ini adalah untuk mengetahui bagaimana Strategi Consultan Public Relations di era digitalisasi dalam kaitan dengan media. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dan teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Public Relations di era digitalisasi mengarah kepada Strategi Konsultan PR dengan tujuan menciptakan kesan yang positif, hubungan yang baik dan meningkatkan visibilitas brand dan perusahaan. Maka Strategi yang dijalin dengan cara membangun hubungan dengan media yang lebih intens dengan mengembangkan skill komunikasi dan managemen konten, kekuatan pada News Value dari tiap Event, Kualitas Press Release, yang dipadukan dengan Strategi SEO Optimization Strategy.
Stereotype Perempuan di Media Film: Obyek, Citra dan Komoditi Kartikawati, Dwi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.35 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i3.975

Abstract

Perempuan dan film. Film sebagai media masih menempatkan posisi perempuan penuh dengan stereotype. Penelitian ini memfokuskan pada bagaimana stereotype perempuan di media Film yang dikaji adalah Film Love For Sale. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanda-tanda dan pesan pesan yang mestereotipekan perempuan dalam film tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode Semiotika Roland Barthes, yang menganalisis menggunakan dua pemaknaan bertingkat, yaitu makna denotasi, makna konotasi dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda-tanda stereotype perempuan dalam Film Love For Sale ini adalah tanda sebagai obyek yaitu obyek hasrat kepuasan laki-laki, kemudian sebagai citra, antara lain: citra pigura, citra peraduan, citra pinggan dan citra pergaulan. Ketiga adalah sebagai komoditi yang diwujudkan melalui komoditi fisik, dan perilaku. Dengan demikian stereotype tersebut menguatkan mitos perempuan adalah pihak yang subordinate yang menggiring perempuan sebagai obyek, citra dan komoditi yang menguatkan pengukuhan hegemoni laki-laki atas perempuan. Kata kunci: Stereotype, Perempuan, Media
INSTAGRAM @ INDONESIABAIK.ID ACCOUNT MANAGEMENT STRATEGY AS A MEDIUM FOR DISSEMINATING PUBLIC INFORMATION Larasati, Sri Dewi; Kartikawati, Dwi
International Journal of Social Service and Research Vol. 4 No. 10 (2024): International Journal of Social Service and Research
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v4i10.1039

Abstract

Social media is a platform that allows users to engage in interaction, collaboration, and the formation of virtual social communities. Social media plays an important role in the dissemination of information. This research aims to study how to manage Instagram accounts owned by the Indonesian government, namely, Indonesian accounts belonging to Kominfo. The research uses a qualitative approach to gather in-depth narratives and detailed accounts from informants. The data was collected through interviews, observations, and literature studies. Finally, the data was interpreted to answer the research questions and provide meaningful insights. This study contributes to understanding the effective management of social media platforms, specifically Instagram, as a tool for disseminating public information. The study provides insights into strategies and practices that can optimize social media usage for public communication, enhancing engagement, information accessibility, and public awareness. This could provide further insights into optimizing social media strategies for public information dissemination.
Analisis semiotika pesan ajakan bersedekah sebagai perwujudan komunikasi persuasi dalam media film Kartikawati, Dwi
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242348

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana tanda-tanda komunikasi persuasif tentang sedekah undangan yang terdapat dalam Film Atap Padang Mahsyar. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini dilatar belakangi bahwa film dapat diangkat sebagai media komunikasi persuasi yang secara tidak langsung menyampaikan nilai-nilai penting yaitu ajakan untuk beramal. Film ini merupakan film serial yang diluncurkan oleh ACT (Aksi Cepat Tanggap). Metode penelitian kualitatif dengan mengambil data dengan menganalisis dokumen dan observasi terhadap teks. Teknik analisis data dilakukan dengan mencari tanda-tanda denotasi, konotasi dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran komunikasi persuasi direpresentasikan melalui tanda denotasi, konotasi dan mitos yaitu pada ajakan sedekah menggunakan komunikasi persuasi dan menggunakan teknik komunikasi persuasi yaitu teknik integrasi dan teknik reward dengan unsur komunikasi persuasi terdiri dari pembujuk, pembujuk. , media yang digunakan, hingga efek yang dicapai. ketika penggunaan teori disonansi kognitif yang digambarkan dalam film adalah keadaan ketidaknyamanan mental dan psikologis yang dialami oleh warga sekitar musala yang atapnya hampir roboh sementara kemampuan finansial warga setempat sangat minim. Yang pada akhirnya mencapai keadaan konsonan ketika salah satu warga bersedekah sehingga akhirnya musala bisa diperbaiki sebagai bentuk bekal sedekah untuk kehidupan di Padang Mahsyar nantinya.
NETIZENS' RESPONSE TO THE IKN ISSUE: A NETNOGRAPHY STUDY ON TEMPODOTCO 'S YOUTUBE CHANNEL BOCOR ALUS Fadya Azizah Al Virandra; Kartikawati, Dwi
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol. 2 No. 2 Edisi April 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i2.693

Abstract

This study aims to analyze the response of netizens to the issue of moving the National Capital City (IKN) in the episode "The Fate of the IKN in the Hands of Prabowo and Jokowi's Evaluation of the Head of the IKN, from Land Issues to Investment" on TempoDotCo 's YouTube channel Bocor Alus Politik. Through a nethnography approach, this study examines the comments of netizens in response to the issue, revealing various expressions of digital politics, social identity, and criticism of public policy. Using the Public Sphere theory, and media equation theory, this study highlights the dynamics of interaction between satirical media, public opinion, and digital political participation. he results of the study indicate that netizens' comments serve not only as a means of political expression but also as a reflection of collective negotiation and public discourse surrounding IKN policies. The findings indicate three predominant patterns in netizens' opinions. The first is a rejection of the IKN project, encompassing controversies over its development, concerns regarding its potential impacts, and widespread public skepticism. Second, the perspective of governance and leadership, including the management of the capital city and the political situation of Indonesia. and the third development project of the capital city is considered good which includes community support. This research contributes to a new understanding of digital political literacy and the importance of social media platforms in shaping contemporary political discourse. The novelty of this research lies in the use of nethnography to examine public responses in the context of satirical media, which is rarely the focus of political communication studies.
THE APPLICATION OF FEMININE ENERGY AMONG GENERATION Z FEMALE INFLUENCERS ON SOCIAL MEDIA Silaban , Sondang; Kartikawati, Dwi; Wardana , R Daniel Wisnu
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 4 (2025): Vol. 2 No. 4 Edisi Oktober 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i4.1435

Abstract

This study aims to analyze the application of Feminine Energy among Generation Z female influencers in constructing self-identity on social media. Feminine Energy is understood as an energy that embodies empathy, gentleness, and emotional balance, which has become a symbol of women’s empowerment (soft empowerment) in the digital era. This phenomenon is significant as it reflects a shift in the meaning of femininity from physical appearance toward self-awareness and personal authenticity. The research employs a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews and observations of social media content produced by influencers who express Feminine Energy values. The analysis draws on Social Identity Theory (Tajfel & Turner, 1979), which highlights the processes of categorization, identification, and social comparison. The findings reveal that the application of Feminine Energy manifests in five key aspects: self-love, confidence, empathetic communication, calm emotional expression, and healthy personal boundaries. Through social processes, influencers internalize these values as integral parts of their personal and digital identities. In conclusion, Feminine Energy is not only a lifestyle but also a social identity strategy used by Gen Z female influencers to build an authentic, empowered, and reflective self-image in the digital space. Keywords : Feminine Energy, Social Identity, Influencers, Generation Z, Tiktok
Communication Management in Preventing Negative Impact of Online Games on Students in Elementary School Kartikawati, Dwi; Nurhasanah, Nurhasanah
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 3 No. 10 (2023): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v3i10.931

Abstract

The research focuses on how Communication Management in Preventing the Negative Impact of Online Games on Students at SD Negeri 09 South Jakarta. The phenomenon of using online games among elementary school children is very widespread, which is feared is the negative impact experienced by elementary school students. These impacts include students who are addicted to being lazy such as children not interacting with people around them, lazy to study or do assignments from school, negative performance, lazy school, lazy to eat, difficult to concentrate and only interested in playing games. These elementary school children have not been able to filter out what is right or wrong to apply in their lives. For this reason, it is necessary to manage school communication in order to develop good communication to prevent the negative impact of online games at SD Negeri 09 Jakarta. Because through good communication management carried out by school residents, students in this elementary school can take advantage of technology and become media literate so as to avoid negative behavior of online online games. By using the concept of communication management, and the concept of online games, and the concept of elementary school. The methodology used in this research is a qualitative method with in-depth interviews with principals, teachers, students and parents and conducting data validity tests with data credibility tests.
The Role of Teachers and Digital Literacy Competencies Kartikawati, Dwi; Nurhasanah, Nurhasanah
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 11 (2024): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i11.408

Abstract

This research focuses on how the Role of Teachers in Improving Digital Literacy Competencies in the Digitalization Era. In the rapid development of technology, teachers must have a strong understanding of technology and how to use it effectively in the learning process. They must be familiar with the latest technological devices and applications that can enhance their learning. Teachers must also be able to teach students about digital skills and information literacy, including the ability to access, eval_uate, and use information critically. Teachers play a role in 10 roles, including as facilitators, and managers of technology-based learning. They must have a deep understanding of relevant technologies and be able to integrate them into the learning process. By departing from qualitative methods, later this research can answer the Role of Teachers in Improving Digital Literacy Skills in Facing the Challenges of Change in the Digitalization Era.
Pelatihan Ketrampilan Komunikasi untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Koperasi CU Sehati Jakarta Kartikawati, Dwi; Nurhasanah, Nurhasanah
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i12.3114

Abstract

Koperasi seperti CU Sehati Jakarta menghadapi tantangan dalam kualitas pelayanan akibat komunikasi tidak efektif antara staf dan anggota, diperparah oleh tuntutan era digital. Penelitian sebelumnya fokus pada strategi komunikasi umum tetapi kurang menyentuh konteks spesifik koperasi. Studi ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan melalui pelatihan komunikasi terpadu, menggabungkan keterampilan interpersonal dan digital untuk staf koperasi. Dengan pelatihan interaktif, simulasi role-play, dan studi kasus, 25 staf berpartisipasi dalam workshop. Data dikumpulkan melalui evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan. Peserta mengalami peningkatan keterampilan komunikasi (asertivitas, empati, resolusi konflik) dan mengadopsi alat digital (contoh: WhatsApp) untuk pelayanan anggota yang efisien. Kepuasan anggota meningkat karena resolusi keluhan lebih cepat dan penyampaian informasi lebih jelas. Studi ini menekankan perlunya pelatihan berkelanjutan untuk mengatasi resistensi perubahan dan kesenjangan teknologi. Penelitian mendatang dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pada kinerja koperasi dan skalabilitas model pelatihan.