Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Communication Management in Preventing Negative Impact of Online Games on Students in Elementary School Kartikawati, Dwi; Nurhasanah, Nurhasanah
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 3 No. 10 (2023): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v3i10.931

Abstract

The research focuses on how Communication Management in Preventing the Negative Impact of Online Games on Students at SD Negeri 09 South Jakarta. The phenomenon of using online games among elementary school children is very widespread, which is feared is the negative impact experienced by elementary school students. These impacts include students who are addicted to being lazy such as children not interacting with people around them, lazy to study or do assignments from school, negative performance, lazy school, lazy to eat, difficult to concentrate and only interested in playing games. These elementary school children have not been able to filter out what is right or wrong to apply in their lives. For this reason, it is necessary to manage school communication in order to develop good communication to prevent the negative impact of online games at SD Negeri 09 Jakarta. Because through good communication management carried out by school residents, students in this elementary school can take advantage of technology and become media literate so as to avoid negative behavior of online online games. By using the concept of communication management, and the concept of online games, and the concept of elementary school. The methodology used in this research is a qualitative method with in-depth interviews with principals, teachers, students and parents and conducting data validity tests with data credibility tests.
The Role of Teachers and Digital Literacy Competencies Kartikawati, Dwi; Nurhasanah, Nurhasanah
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 11 (2024): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i11.408

Abstract

This research focuses on how the Role of Teachers in Improving Digital Literacy Competencies in the Digitalization Era. In the rapid development of technology, teachers must have a strong understanding of technology and how to use it effectively in the learning process. They must be familiar with the latest technological devices and applications that can enhance their learning. Teachers must also be able to teach students about digital skills and information literacy, including the ability to access, eval_uate, and use information critically. Teachers play a role in 10 roles, including as facilitators, and managers of technology-based learning. They must have a deep understanding of relevant technologies and be able to integrate them into the learning process. By departing from qualitative methods, later this research can answer the Role of Teachers in Improving Digital Literacy Skills in Facing the Challenges of Change in the Digitalization Era.
Analisis semiotika pesan ajakan bersedekah sebagai perwujudan komunikasi persuasi dalam media film Kartikawati, Dwi
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242348

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana tanda-tanda komunikasi persuasif tentang sedekah undangan yang terdapat dalam Film Atap Padang Mahsyar. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini dilatar belakangi bahwa film dapat diangkat sebagai media komunikasi persuasi yang secara tidak langsung menyampaikan nilai-nilai penting yaitu ajakan untuk beramal. Film ini merupakan film serial yang diluncurkan oleh ACT (Aksi Cepat Tanggap). Metode penelitian kualitatif dengan mengambil data dengan menganalisis dokumen dan observasi terhadap teks. Teknik analisis data dilakukan dengan mencari tanda-tanda denotasi, konotasi dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran komunikasi persuasi direpresentasikan melalui tanda denotasi, konotasi dan mitos yaitu pada ajakan sedekah menggunakan komunikasi persuasi dan menggunakan teknik komunikasi persuasi yaitu teknik integrasi dan teknik reward dengan unsur komunikasi persuasi terdiri dari pembujuk, pembujuk. , media yang digunakan, hingga efek yang dicapai. ketika penggunaan teori disonansi kognitif yang digambarkan dalam film adalah keadaan ketidaknyamanan mental dan psikologis yang dialami oleh warga sekitar musala yang atapnya hampir roboh sementara kemampuan finansial warga setempat sangat minim. Yang pada akhirnya mencapai keadaan konsonan ketika salah satu warga bersedekah sehingga akhirnya musala bisa diperbaiki sebagai bentuk bekal sedekah untuk kehidupan di Padang Mahsyar nantinya.
Pelatihan Ketrampilan Komunikasi untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Koperasi CU Sehati Jakarta Kartikawati, Dwi; Nurhasanah, Nurhasanah
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i12.3114

Abstract

Koperasi seperti CU Sehati Jakarta menghadapi tantangan dalam kualitas pelayanan akibat komunikasi tidak efektif antara staf dan anggota, diperparah oleh tuntutan era digital. Penelitian sebelumnya fokus pada strategi komunikasi umum tetapi kurang menyentuh konteks spesifik koperasi. Studi ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan melalui pelatihan komunikasi terpadu, menggabungkan keterampilan interpersonal dan digital untuk staf koperasi. Dengan pelatihan interaktif, simulasi role-play, dan studi kasus, 25 staf berpartisipasi dalam workshop. Data dikumpulkan melalui evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan. Peserta mengalami peningkatan keterampilan komunikasi (asertivitas, empati, resolusi konflik) dan mengadopsi alat digital (contoh: WhatsApp) untuk pelayanan anggota yang efisien. Kepuasan anggota meningkat karena resolusi keluhan lebih cepat dan penyampaian informasi lebih jelas. Studi ini menekankan perlunya pelatihan berkelanjutan untuk mengatasi resistensi perubahan dan kesenjangan teknologi. Penelitian mendatang dapat mengevaluasi dampak jangka panjang pada kinerja koperasi dan skalabilitas model pelatihan.
CORPORATE CRISIS COMMUNICATION IN THE AGE OF SOCIAL MEDIA: A LITERATURE REVIEW ON STRATEGIC ADAPTATION AND PUBLIC ENGAGEMENT Kartikawati, Dwi; Dian Metha Ariyanti; Purnomo
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1016

Abstract

This study explores the dynamics of corporate crisis communication in the digital age, with a particular focus on the role of social media platforms in shaping organizational strategies. Using a qualitative approach and library research method, the research systematically reviews academic literature, industry reports, and documented case studies to understand how corporations respond to crises in a hyper-connected environment. The study highlights how traditional theories such as Situational Crisis Communication Theory (SCCT) and Image Repair Theory (IRT) must be adapted to meet the demands of real-time, interactive, and ethically sensitive digital spaces. Through comparative analysis of successful and failed crisis responses—including global cases such as United Airlines and local cases such as Tokopedia—the research reveals that timely, transparent, and empathetic communication on social media significantly influences public perception and corporate reputation recovery. The findings emphasize that a well-designed digital crisis strategy must integrate technical responsiveness with human-centric values to restore trust and sustain long-term relationships with stakeholders. Keywords : crisis communication, corporate strategy, social media, digital reputation
PRAKTIK PENULISAN FEATUR DALAM MEMBANGUN LITERASI PADA ANAK-ANAK DI RPTRA MALINJO JAKARTA SELATAN Kartikawati, Dwi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i2.297

Abstract

Ketrampilan menulis jurnalistik perlu dikenalkan kepada anak-anak sekolah , supaya dapat mengembangkan kreatifitas mereka . Bentuk tulisan jurnalistik yang dimaksud adalah feature. Dengan feature kita menginformasikan segala sesuatu, baik itu fakta, data, maupun peristiwa, termasuk pendapat dan pandangan tentang berbagai macam hal dengan tujuan memberikan pemahaman atau edukasi terhadap berbagai hal yang terjadi di sekitar kita. dan dapat membangun literasi.. Kegiatan praktik penulisan ini ditujukan kepada Anak-anak di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Malinjo Pejaten Jakarta Selatan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat mengenai praktik penulisan ini menunjukan antusiasme tinggi karena anak anak langsung mengaplikasikan tulisan mereka melalui internet. Dengan kegiatan ini anak-anak diharapkan mampu menjadi agen agen perubahan untuk hal-hal yang positif di masa depan, dengan mengembangkan kreatifitas dalam menulis sehingga kemampuan literasi mereka meningkat. Kata kunci: Praktik, Penulisan, Feature, Literasi