Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perempuan-perempuan yang Memahkotai Kelamin Dengan Sastra Indradi, Agustinus
Perspektif Vol. 1 N.º 1 (2006): Juni 2006
Publisher : Aditya Wacana Pusat Pengkajian Agama Dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69621/jpf.v1i1.249

Abstract

In many traditional communities, sex is considered a unsuitable subject to discuss or at least to talk about openly. This notion is in fact still intact in Indonesia, including among urban communities. Therefore, when sexuality is chosen to be the theme of a novel, moreover written by a woman, it becomes a subject of controversy and raises a lot of open debate and polemic. Apart from many objections, some Indonesian woman writters keep the subject alive in modern Indonesian literature. The author highlights the potrait of "genitals" from insight of women writters. Some are phylosophical, some are more touching the reality of life. The author also presents the idea of gender inequality in the area of literature. In the past it was dominated by male writters, so the recent appearance of some woman writters becomes an interesting phenomenon in Indonesian literature.
PELATIHAN MENULIS FIKSI MINI BAGI SISWA SMAK FRATERAN MALANG Indradi, Agustinus; Krisna, Andy Endra
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 10 No 1 (2025): Juni : Asawika
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37832/asawika.v10i1.286

Abstract

Kemampuan literasi, khususnya literasi menulis, merupakan salah satu keterampilan esensial yang perlu dikembangkan di kalangan pelajar SMA. Sayangnya minat untuk itu masih sangat rendah. Karena itulah kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diadakan. Materi latihan berupa pengenalan dua jenis fiksi mini, yaitu pentigraf (cerpen tiga paragaraf) serta tatika (Cerita Tiga kalimat). Dengan penjelasan serta contoh-contoh yang konkret, peserta pelatihan terbantu untuk mulai menyenangi menulis fiksi mini dalam bentuk pentigraf dan tatika. Oleh karena itu, pelatihan ini telah berhasil mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan kemampuan menulis kreatif dan literasi siswa secara signifikan melalui pendekatan yang sistematis dan aplikatif. Peserta tidak hanya aktif dan antusias selama proses pelatihan, tetapi juga menunjukkan peningkatan kualitas dalam hasil karya tulis yang mereka hasilkan. Kegiatan ini memberikan dampak positif yang nyata berupa peningkatan minat dan kemampuan siswa dalam menulis, karya sastra khususnya. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah dalam menciptakan suasana akademis yang kondusif dan inovatif dalam mendukung literasi abad XXI.
PELATIHAN MEWARTAKAN KASIH MELALUI TULISAN FEATURE BAGI UMAT KATOLIK KOTA MALANG Indradi, Agustinus
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 10 No 03 (2025): Desember: Asawika
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37832/asawika.v10i03.427

Abstract

Setiap orang yang telah dibaptis memiliki kewajiban untuk menjadi saksi Kristus. Ada banyak jenis kesaksian, salah satunya dalam bentuk tulisan. Tulisan yang baik dapat menjadi media yang efektif untuk melaporkan berbagai kegiatan. Salah satu bentuk tulisan adalah feature. Namun, sangat disayangkan masih banyak umat Katolik yang belum memiliki keterampilan menulis yang baik. Untuk itu, pelatihan menulis sangat dibutuhkan. Kegiatan pelatihan penulisan feature diselenggarakan di Unika Widya Karya Malang. Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara FEB Unika Widya Karya dan Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias. Akhirnya, dihasilkanlah kumpulan feature dengan judul “Membaca Jejak: Jurnalisme Sastrawi tentang Manusia dan Gereja”. Buku ini diluncurkan dan diulas oleh RD Daniel Aji Kurniawan yang juga merupakan ekonom Keuskupan Malang. Diharapkan pelatihan ini dapat menjadi embrio bagi munculnya penulis-penulis Katolik baru di Kota Malang.
Pendampingan pembuatan Smart-Psychospiritual berbasis edutainment bagi komunitas penulis Katolik Deo Gratias Malang Saputra, Ardi; Indradi, Agustinus; Perang, Blasius
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v7i2.22184

Abstract

This Community Service Program aims to empower the Deo Gratias Catholic Writers Community (KPKDG) in Malang through assistance in creating Smart Psychospiritual based on Digital Edutainment. This activity is motivated by the increasing mental health problems among teenagers and the community's low ability to integrate spiritual literacy with digital technology. The implementation method includes six stages of assistance, namely training in psychospiritual writing, training in edutainment-based teaching techniques, social media creation and optimization, as well as training in psychospiritual content creation and edutainment-based training content. All activities are carried out collaboratively among lecturers, students, and community members, employing a participatory and reflective approach. The results of the activities showed a significant increase in the knowledge, skills, and attitudes of community members. KPKDG successfully mastered psychospiritual writing techniques, created active social media accounts (Instagram and TikTok), and produced ten digital spiritual content pieces that showcased the values of faith, hope, and inner healing. This program fosters a new awareness that spiritual literacy can be a means of social therapy and a medium for spreading faith in the digital age. The program not only enhances community capacity but also establishes a model of faith- and technology-based empowerment to strengthen the mental health of young people and foster an adaptive spiritual culture amid the challenges of digitalization. [Berdasarkan Kongres Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik tahun 2024, kesehatan mental merupakan isu termutakhir yang harus ditanggulangi. Minimnya konten Rohani Katolik yang menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan mental, menjadi permasalahan yang harus diselesaikan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberdayakan Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias (KPKDG) Malang melalui pendampingan pembuatan Smart Psychospiritual berbasis Edutainment Digital. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan kesehatan mental remaja dan rendahnya kemampuan komunitas dalam mengintegrasikan literasi rohani dengan teknologi digital. Metode pelaksanaan meliputi enam tahap pendampingan, yaitu pelatihan menulis psikospiritualitas, pelatihan teknik mengajar berbasis edutainment, pembuatan dan optimalisasi media sosial, serta pelatihan pembuatan konten psikospiritual dan pelatihan konten pelatihan berbasis edutainment. Seluruh kegiatan dilakukan secara kolaboratif antara dosen, mahasiswa, dan anggota komunitas dengan pendekatan partisipatif dan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap anggota komunitas. KPKDG berhasil menguasai teknik menulis psikospiritual, memiliki akun media sosial aktif (Instagram dan Tiktok), serta memproduksi sepuluh konten digital rohani yang menampilkan nilai-nilai iman, harapan, dan penyembuhan batin. Program ini menumbuhkan kesadaran baru bahwa literasi rohani dapat menjadi sarana terapi sosial dan media pewartaan iman di era digital. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas komunitas, tetapi juga melahirkan model pemberdayaan berbasis iman dan teknologi untuk memperkuat kesehatan mental remaja dan membangun budaya spiritual yang adaptif di tengah tantangan digitalisasi.]