Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Juring (Journal for Research in Mathematics Learning)

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Self-Efficacy melalui Penerapan Model Planning Monitoring Evaluating (PME) Nalvira, Fraulin; Granita, Granita
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.29487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya pengaruh penerapan model Planning Monitoring Evaluating terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis jika ditinjau dari self-efficacy peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu factorial experiment. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah kelas X SMA Negeri 15 Pekanbaru tahun ajaran 2022/2023. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas X.C sebagai kelas eksperimen dan kelas X.D sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah tes, angket, observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis, angket self-efficacy, lembar observasi guru dan Lembar Kendali Keterlaksanaan (LKK) PME. Analisis data yang digunakan yaitu uji Anova dua arah. Berdasarkan hasil analisisnya didapati kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran PME dengan peserta didik yang belajar menggunakan pembelajaran langsung, 2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara peserta didik yang memiliki self-efficacy tinggi, sedang dan rendah, 3) tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan self-efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Ditinjau dari Self Efficacy Butedafrilia, Butedafrilia; Granita, Granita
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v7i1.25997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan dalam kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Problem-Based Learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung. Faktor self-efficacy siswa di UPT SMPN 1 Koto Kampar Hulu juga diperhatikan dalam penelitian ini. Desain penelitian menggunakan pendekatan eksperimen faktorial dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis data menggunakan uji anova dua arah mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis matematis antara kedua kelompok siswa. Selain itu, perbedaan tersebut juga terlihat pada tingkat self-efficacy siswa. Namun, tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara model PBL dan self-efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Dengan demikian, kesimpulannya adalah bahwa model PBL berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis, dengan mempertimbangkan self-efficacy siswa di UPT SMPN 1 Koto Kampar Hulu.
Pengaruh Penerapan Model Planning Monitoring Evaluating (PME) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau dari Self Efficacy Siswa Wulandari Putri, Aulia; Granita, Granita
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v7i2.26119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh penerapan model Planning Monitoring Evaluating terhadap kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari self efficacy siswa. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan desain penelitian yaitu factorial experiment. Adapun populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Mandau tahun ajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dengan cluster random sampling. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas X.6 sebagai kelas eksperimen dan X.5 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes kemampuan berpikir kritis matematis, angket self efficacy, lembar observasi guru dan Lembar Kendali Keterlaksanaan (LKK) PME. Analisis data yang digunakan yaitu uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data diambil kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran PME dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran langsung, 2) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang memiliki self efficacy tinggi, sedang dan rendah, 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan self efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Dengan demikian, secara umum dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Planning Monitoring Evaluating (PME) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari self efficacy siswa di SMA Negeri 4 Mandau