Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN IPS SD/MI Zahro, Lutfiatuz
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 6 No. 01 (2022): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Model pembelajaran inkuiri sosial dalam pembelajaran IPS merupakan salah satu model yang nantinya akan diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang ada di dalam pembelajaran IPS. Model pembelajaran ini mampu membuat peserta didik belajar lebih aktif untuk menemukan pengetahuan yang akan dibangunnya melalui penemuan, pembelajaran ini berorientasi pada bimbingan dan petunjuk dari guru hungga peserta didik dapat memehami konsep-konsep pelajaran. Inkuiri memfasilitasi peserta didik dalam memecahkan tujuan pembelajaran. Hal ini di harapka nantinya akan membentuk kemandirian anak sehingga anak akan lebih aktif dalam proses pembelajaran dikelas. Menginat pembelajran ips menggunakan model inkuiri ini dapat di aplikasikan di jemjang semua kelas pada sekolah dasar MI. kata kunci: Model, Inkuiri Sosial, Pembelajaran IPS
PERAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DALAM MEMBANTU SISWA MEMAHAMI DINAMIKA SOSIAL MASYARAKAT KONTEMPORER Zahro, Lutfiatuz
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 7 No. 02 (2023): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.702.63%

Abstract

Abstract Ilmu pengetahuan sosial diajarkan untuk mengembangkan peserta didik menjadi warga negara yang baik. Mengacu pada tujuan Pendidikan nasional tujuan ilmu pengetahuan sosial adalah mengambangkan kemampuan untuk membetuk warga negara yang lebih baik. Jika dinamika masyarakat kontemporer dikaitkan dengan ilmu pengetahuan sosial maka ilmu pengetahuan sosial berperan dalam mengembangkan pemahaman siswa tentang dinamika masyarakat kontemporer. Sehingga siswa dapat. Siswa diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang dinamika masyarakat kontemporer agar mereka dapat membedakan dan menyaring mana yang sesuai dengan kepribadian bangsa sehingga perlu dipertahankan dan bagiaan mana yang tidak sesuai sehingga perlu dicegah. Pada penelitian ini menggunakan jenis metode studi literatur. Metode studi literatur adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian.
STRATIFIKASI PENDIDIKAN ISLAM: ANALISIS KEPUSTAKAAN TENTANG REPRODUKSI KELAS SOSIAL DI SEKOLAH ISLAM MODERN Alifatur Rodziah, Dinda; Jannah, Royanatul; Zahro, Lutfiatuz; Khairul Anam, Rifqi
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explores social inequality within Islamic education, particularly focusing on the divide between elite Islamic schools catering to the upper class and modest Islamic schools serving ordinary communities. The study aims to conceptually examine how this disparity affects the core Islamic values of social justice and equality in education. Employing a library research method with a descriptive qualitative approach, data were collected and analyzed from relevant academic literature. The findings reveal that while the modernization of Islamic education has contributed positively to improving quality and professionalism, it has also generated negative effects such as commercialization and the loss of autonomy in grassroots Islamic schools. The study argues that reform in Islamic education is essential to ensure inclusivity and equity in access to quality learning. Efforts such as scholarship programs, cross-subsidization, and strengthening of madrasah institutions are crucial to restore the fundamental purpose of Islamic education as a means of enlightenment and empowerment grounded in social justice.