Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Solidaritas

STRATEGI PUBLIC RELATIONS PT. POS INDONESIA DALAM MENINGKATKAN REPUTASI PERUSAHAAN (Studi Kasus pada Public Relations PT. Pos Indonesia di Surakarta): STRATEGI PUBLIC RELATIONS Diyansari, Margareta Ruwita; Sardjono, Herning Suryo; Aji, Haryo Kusumo
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Pos Indonesia Surakarta dalam menjalankan usahanya di bidang perposandan jasa keuangan perlu menerapkan strategi bidang humas, dengan tujuan untukmeningkatkan reputasi perusahaan. Strategi yang dapat diterapkan oleh PT. PosIndonesia Surakarta adalah melaksanakan Corporate Social Responsibility yang telahditetapkan oleh PT. Kantor Pos Indonesia pusat, untuk selanjutnyadiimplementasikan oleh masing-masing kantor cabang di seluruh Indonesia. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui strategi Public Relations (Humas) PT.Pos Indonesiadi Surakarta dalam meningkatkan reputasi perusahaan. Peneliti dalam menganalisispenggunaan strategi Public Relations (Humas) PT.Pos Indonesia di Surakarta dalammeningkatkan Reputasi perusahaan menggunakan teori Cutlip dan Center yangterdiri dari fact finding, planning, action and communication, serta evaluasi. Jenispenelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, teknik penentuan informanmenggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakanwawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi.Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Berdasarkan hasil daripenelitian diperoleh kesimpulan bahwa strategi public relations PT. Pos Indonesia diSurakarta dalam meningkatkan reputasi perusahaan dilakukan melalui programcorporate social responsibility yang dilaksanakan oleh humas PT. Pos IndonesiaSurakarta yaitu program kemitraan bina lingkungan, bantuan sosial tunai, pembagiantakjil bulan Ramadhan, wisata pos, hadiah umroh untuk pelanggan wetern union, danbantuan peduli penanganan covid-19. Proses pelaksanaan program kerja kehumasanyang digunakan adalah fact finding, planning, action and communication, sertaevaluasi. Keempat kegiatan tersebut dilakukan guna mengetahui faktor pendukungdan faktor penghambat kegiatan humas dalam meningkatkan reputasi PT. PosIndonesia Surakarta melalui program Corporate Social Responsibility. Faktorpendukung kegiatan humas meliputi dukungan dari masyarakat atau publik,kesadaran masyarakat akan edukasi dalam suatu event / kegiatan yang diselenggarakan PT. Pos Indoensia Surakarta, serta media penyebaran informasi ataupromosi yang memadai. Ketiga faktor pendukung tersebut merupakan kuncikesuksesan pelaksanaan kegiatan CSR yang dilakukan oleh Humas Pos IndonesiaSurakarta. Sedangkan faktor penghambat kegiatan humas dalam melaksanakan CSR,meliputi pola pikir masyarakat yang masih awam terhadap PT. Pos IndonesiaSurakarta, kurangnya manajemen waktu dalam melaksanakan event / kegiatan,pendistribusian bantuan CSR yang belum merata.Kata Kunci: Strategi Public Relations, reputasi perusahaan
Pengembangan Hubungan Dalam Komunikasi Antar Umat Beragama Di Perumahan Asabri Magetan, Jawa Timur Mentari Matahati, Pratiwi; Riyanto, Buddy; Aji, Haryo Kusumo
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang majemuk, baik dari segi sosial, budaya, ekonomi, politikdan agama. Agama rawan konflik karena agama bisa digolongkan sebagai pandangan dunia.Komunikasi penting untuk membangun hubungan, karena sebagian besar waktu dalamkehidupan sehari-hari dihabiskan untuk komunikasi. melalui penelitian ini membuktikan masihbanyak orang-orang yang berbeda agama akan tetapi saling menghargai perbedaan tersebut danmempunyai toleransi yang tinggi khususnya diperumahan ASABRI. Jenis penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan metode kualitatif, metodepenelitian yang didasarkan pada filosofi positivism. Komunikasi antar umat beragamadiperumahan ASABRI dapat mempengaruhi beberapa faktor yaitu saling menghormati danmenghargai sesama umat beragama dan adanya Interaksi sosial. Proses pengembanganhubungan dalam komunikasi antar umat beragama di perumahan ASABRI, seperti Komunikasiyang terjalin antara warga, Sikap Terbuka, Perilaku Positif Antar Warga, Kebersamaan AntarWarga, Membangun kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat, Mengembangkan toleransi,Aktif dalam kegiatan sosial. Faktor yang dapat menyebabkan terciptanya pengembanganhubungan dalam komunikasi antar umat beragama di perumahan ASABRI yaitu sikap empatidan sikap toleransi Selain itu ada beberapa faktor yang menyebabkan adanya pengembanganhubungan antar umat warga perumahan ASABRI yaitu melalui sikap toleransi dan sikapempati.Kata kunci : Komunikasi antar umat beragama, pengembangan hubungan.
_ STRATEGI KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN PT.TELKOM WITEL SOLO DALAM PENGIMPLEMENTASIAN CORE VALUE "AKHLAK" UNTUK MEMBANGUN MOTIVASI KINERJA: STRATEGI KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN Dewi Kurniasari, Agnes Berlian; Wangi, Maya Sekar; Aji, Haryo Kusumo; Suryo, Herning
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Companies need human resources with quality performance whose role is tosupport the success of the company in achieving the vision and mission within thecompany environment. This requires someone who is given trust and has moreability to manage its members, which is called a leader. The figure of a leader is afactor in determining the productivity of his employees' performance. This isbecause the communication strategy carried out by leaders can motivate employeeson the quality of their performance. In implementing it, a leader at PT. TelkomWitel Solo has its own strategy so that all members can apply AKHLAK values inthe company environment in their daily activities to increase work motivation. Thisstudy aims to describe the Leadership Communication Strategy at PT. Telkom WitelSolo in Implementing AKHLAK's Core Values which is an acronym forTrustworthy, Competent, Harmonious, Loyal, Adaptive, Collaborative atPT.Telkom Witel Solo to Build Performance Motivation. This study used descriptivequalitative method. This study uses Harsey & Blanchard's Situational LeadershipTheory which divides into 4 styles namely Informing Leadership Style, SellingLeadership Style, Participating Leadership Style, and Delegating Leadership Style.The results of this study indicate that there is a communication strategy carried outby the leadership of PT. Telkom Witel Solo in implementing the AKHLAK corevalues to motivate the performance of its members, there is a strategy incommunicating in the leadership of PT. Telkom Witel Solo by applying SituationalLeadership Theory by Harsey & Blanchard. Suggestions that can be given byresearchers are leaders and all members of the company can have a communicationstrategy in establising cooperation to achieve the company’s vision and mission inimplementing AKHLAK core values in everyday life whitin the companyenviroment.Keywords: Leadership Communication Strategy, Core values of AKHLAK,Performance motivation.
POLA KOMUNIKASI PUBLIK RUMAH SAKIT PADA MASA PANDEMI COVID-19: (Studi Kasus di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret) Fahrurozi, Fahrul; Suryo, Herning; Aji, Haryo Kusumo
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola komunikasipublik Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (RS UNS) pada saat pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan kualitatif. Penentuaninforman dalam penelitian ini menggunakan dua teknik. Pertama, teknik purposivesampling dan teknik accidental sampling. Data diperoleh dengan wawancara, observasilangsung dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalampenelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dankesimpulan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah pola komunikasi publik padamasa pandemi diatur dengan aturan penerapan protokol kesehatan oleh pemerintah.Perubahan yang terjadi meliputi penerapan protokol kesehatan, penguranganintensitas kegiatan, hingga penghentian sementara kegiatan mengikuti ketetapanpemerintah. Pola komunikasi yang diterapkan adalah pola komunikasi publik satuarah, pola komunikasi publik dua arah dan pola komunikasi publik multi arah. Polakomunikasi publik satu arah berbentuk penyampaian informasi dan edukasikesehatan dengan menggunakan media meliputi pamflet fisik dan digital, spanduk,website, TV, speaker, papan pengumuman dan papan penunjuk arah. Polakomunikasi publik dua arah menggunakan berbentuk pelayanan informasi,penanggulangan keluhan dan pesan via media sosial dengan menggunakan medialangsung, telepon dan daring. Pola komunikasi publik multi arah berbentukseminar/webinar dan pengelolaan media sosial dengan menggunakan mediakomunikasi langsung dan daring.Kata kunci : Pola komunikasi publik, RS UNS, Pandemi Covid-19
STRATEGI KOMUNIKASI SOLO RADIO DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSINYA MELALUI PROGRAM SIARAN MANAHAN Novendra, Muhammad Trisna; Hindra H, Nurnawati; Aji, Haryo Kusumo
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio adalah sarana komunikasi massa yang dapat mengirimkan informasi dengan kecepatantinggi tanpa dibatasi oleh waktu maupun ruang. Radio memiliki keunggulan dibandingkan media lainnya,karena individu yang menikmati radio bisa sambil mengerjakan tugas-tugas lainnya. Untukmempertahakan eksistensinya, sebuah radio dituntut untuk bisa melakukan strategi komunikasi yangtepat. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan strategi komunikasi yang diterapkan Solo Radiodalam mempertahankan eksistensinya melalui program siaran Manahan. Strategi komunikasi merupakankombinasi dari perencanaan komunikasi (communication plan) dan manajemen komunikasi(communication management) demi mencapai tujuan yang terlebih dahulu telah ditentukan. Eksistensipada radio dapat digambarkan bahwa ada kelanggengan pada radio untuk selalu meneruskan usahanya dibidang siaran, selalu ada untuk khalayak atau pendengarnya. Pengumpulan data dilakukan dengan carawawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menggambarkan strategi komunikasi yang diterapkan olehSolo Radio agar bisa mempertahankan eksistensinya melalui program siaran Manahan. Adapun aspekaspekyang diteliti dari strategi komunikasi berdasar teori Langkah-langkah strategi komunikasi yangmeliputi: mengetahui audiens, penyusunan pesan, menetapkan metode penyampaian, pemilihan mediakomunikasi. Secara keseluruhan diperoleh gambaran bahwa strategi komunikasi yang diterapkan Soloradio dalam mempertahankan eksistensinya melalui program siaran Manahan adalah: 1). menghadirkankonten yang berkualitas; 2). menjalin hubungan baik dengan pendengar; 3). memanfaatkan media sosialuntuk memviralkan sebuah acara; 4). mengadakan event dan promosi:Kata kunci : Strategi Komunikasi, Solo Radio, Manahan
PERAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI GURU BK DAN SISWA DALAM MENGATASI KENAKALAN SISWA DI SMK N 1 SAMBIREJO SRAGENp Widyawati, Destya Fitri; Suryo, Herning; Aji, Haryo Kusumo
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Proses komunikasi terutama komunikasi antara guru dan siswa akan mencapai tingkat yangefektif apabila didukung dengan hubungan komunikasi antarpribadi yang baik. Tujuan daripenelitian ini adalah peran komunikasi antarpribadi guru BK dan siswa dalam mengatasikenakalan siswa. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif dan menggunakanmetode kualitatif. Hasil penelitian yang didapatkan dari 7 informan meliputi 4 guru BK dan 3siswa menunjukkan bahwa komunikasi antarpribadi dalam bimbingan konseling antara guruBK dan siswa memperlihatkan lima aspek penting. Keterbukaan memperlihatkan siswa yangbermasalah memilih berkata jujur dan ada juga siswa yang belum berkata jujur karena takutdicecar pertanyaan serta masalah privasi siswa. Empati memperlihatkan adanya rasa empatidan peduli dari guru BK terhadap permasalahan siswa. Dukungan memperlihatkan bahwa guruBK mendampingi siswa yang bermasalah dan membatu agar siswa keluar dari permasalahantersebut. Rasa positif memperlihatkan bahwa rasa positif guru mempengaruhi suasanainteraksi dan komunikasi siswa. Kesetaraan memperlihatkan perlakuan guru terhadap siswalainnya setara tidak membandingkan siswa satu dengan siswa lainnya.Kata kunci : Komunikasi Antarpribadi, Kenakalan siswa
STRATEGI PENYIARAN RADIO METTA SOLO FM DALAM MEMPERTAHANKAN PENDENGAR GENERASI MILENIAL PADA PROGRAM CLUB 90’S Febriani, Yesika Amanda; Riyanto, Buddy; Aji, Haryo Kusumo
Solidaritas Vol 8 No 2 (2024): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses Radio Metta Solo Fm's Broadcasting Strategy in Retaining Millennial Generation Listeners on the Club 90's Program. This type of research is descriptive qualitative and analyzed using the theory of Programming Strategy by Susan Tyler Eastman. Data sources consist of primary data, namely interviews and observations, and secondary data, namely documentation. The results showed that (1) The compatibilty strategy is by determining the broadcast schedule with the daily activities carried out by the community. (2) Habit formation strategy by scheduling broadcast programs and having a special announcer so that listeners get used to the announcer's broadcast style. (3) Audience flow control strategies by presenting listener favorite songs and fulfilling listener requests, as well as conducting monitoring and evaluation. (4) The strategy of conserving program resources by saving and reusing a program that once existed but with a different format. (5) Breadth of appeal strategy by holding interviews with 90s artists and holding quizzes for listeners. Keywords: broadcasting strategy, radio, club 90's
KOMUNIKASI INTERPERSONAL VIDEOGRAPHER DAN EDITOR DALAM PEMBUATAN VIDEO WEDDING DI PASTEL WEDDING GEMOLONG SRAGEN Musairi, Wendi; Suryo, Herning; Aji, Haryo Kusumo
Solidaritas Vol 8 No 2 (2024): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Interpersonal communication between videographer and editor is important in making wedding videos. Good cooperation between videographer and editor can produce an interesting and quality wedding video. The purpose of this research is to understand how interpersonal communication between videographers and editors in the wedding video production process. This type of research is descriptive qualitative. The technique of determining informants used purposive sampling with informants Videographer and Editor. Data collection used observation and interviews. Data analysis techniques using qualitative analysis. Interpersonal communication between videographers and editors is well established where there is an atmosphere of openness, mutual attention, trust and provision of positive and constructive feedback, being friends to interact and listen to each other, and contributing equally in the video making process so that both parties work together efficiently and effectively in producing creative wedding videos. Keywords: interpersonal communication, videographer, editor, wedding video
Strategi Komunikasi Fasilitator Pemberdayaan Kementerian PUPR dalam Membangun Kesadaran dan Dukungan Masyarakat Terhadap Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Susukan, Banjarnegara, Jawa Tengah Utomo, Soleh Wahyu; Aji, Haryo Kusumo
Solidaritas Vol 8 No 2 (2024): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Communication plays a crucial role in human social life, whether in individual, group,or organizational interactions. In the governmental context, communication is key to theeffectiveness of public programs. An example of this is the Self-Help Housing Stimulus Program(BSPS) managed by the Ministry of Public Works and Housing (PUPR). This program involvesField Facilitators (TFL) to ensure effective implementation and communication with thecommunity. Empowerment Facilitators are responsible for educating and empowering thecommunity, as well as ensuring the program's success through direct field support. This studyaims to evaluate the communication strategies used by PUPR empowerment facilitators inbuilding awareness and community support for the BSPS program in Desa Susukan,Banjarnegara, Central Java. The focus is on how these communication strategies affectcommunity understanding and involvement in the self-help housing program. The researchemploys a descriptive qualitative methodology, including interviews, observations, anddocumentation. The findings reveal that the communication strategies of PUPR empowermentfacilitators in the BSPS program in Desa Susukan include four main aspects: disseminatinginformation through WhatsApp groups and direct meetings, motivating the community byexplaining the program's benefits and ensuring adherence to schedules, educating about adequatehousing and program optimization, and providing accurate information on housing standardsaccording to PUPR guidelines. Effective collaboration among the community, village heads, andfacilitators is essential, with the use of effective communication media to ensure information isreceived and understood properly.Keywords: Communication, Empowerment Facilitators, Self-Help Housing