Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS DAYA SERAP MAHASISWA DALAM MATA KULIAH PENGANTAR AKUNTANSI SEBAGAI APLIKASI ILMU MATEMATIKA Reva Yuliani; Agatha Rinta Suhardi
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.887 KB) | DOI: 10.31949/th.v4i2.1874

Abstract

Penguasaan materi Pengantar Akuntansi sangat penting karena merupakan dasar dari ilmu ekonomi seperti penjurnalan, pengelompokan, pembukuan sampai dengan penyusunan laporan keuangan. Dalam prakteknya materi pengantar akuntansi ini dibutuhkan dalam sebuah bisnis tetapi mahasiswa masih sulit untuk menyiapkan laporan-laporan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya serap mahasiswa dalam memahami mata kuliah Pengantar Akuntasi. Sampel yang diambil yaitu dua kelas Pengantar Akuntansi di jurusan manajemen. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menggunakan uji beda. Hasilnya memperlihatkan ada perbedaan daya serap pembelajaran pengantar akuntansi pada mahasiswa manajemen di kelas A dan kelas B. Hasil perbedaan ini dapat dipengaruhi oleh perbedaan metode pembelajaran yang diberikan, jumlah mahasiswa kelas B yang lebih banyak dibandingkan dengan kelas A sehinggakelas kurang kondusif dan mahasiswa kurang menyerap materi yang disampaikan.
Penguatan Tata Kelola Keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kampoeng Rajoet Bandung Eristy Minda Utami; Devy Mawarnie Puspitasari; Farida Nursjanti; Lia Amaliawiati; Reva Yuliani
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.399

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan kinerja pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami penurunan yang berdampak pada pemutusan hubungan kerja dan risiko kredit macet. Kondisi ini terjadi akibat ketidakcakapan pelaku UMKM pada penguasaan teknologi serta pencatatan dan pelaporan keuangan. Penelitian menemukan bahwa mayoritas pelaku UMKM tidak memiliki keterampilan yang memadai dalam pengelolaan keuangan serta rendahnya pemahaman akan pentingnya pencatatan dan pembukuan bagi keberlangsungan usaha. Sedangkan penyusunan dan analisis pengelolaan keuangan mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi pencapaian keberhasilan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan tata kelola keuangan yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM Kampoeng Radjoet, Binong Jati Kota Bandung yang bertindak sebagai mitra. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam upaya pengumpulan data dan informasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM Kampoeng Radjoet, Binong Jati Kota Bandung terhadap pengelolaan keuangan serta merekomendasikan indikator yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM agar mempertahankan kelangsungan bisnisnya sehingga dapat berperan serta dalam mengatasi masalah pengangguran yang terjadi akibat Pandemi Covid-19.
Edukasi Financial Technology Bagi Kader PKK Kampung Panyandaan, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat Farida Nursjanti; Eristy Minda Utami; Siti Komariah; Gusni Gusni; Lia Amaliawiati; Reva Yuliani; Wahyu Panji Nugrahani
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.460

Abstract

Pandemi COVID-19 semakin mempercepat transisi ke layanan keuangan digital dan memperkuat kebutuhan untuk transaksi digital tanpa kontak dan tanpa uang tunai. Layanan keuangan digital dan financial technology telah memungkinkan transaksi digital pada masa pandemi, serta pembayaran dan transfer yang lebih cepat dan lebih aman. Namun demikian sebagian masyarakat Indonesia belum memiliki rekening bank sehingga tidak dapat menggunakan layanan bank. Masyarakat yang tinggal di pedesaan dinilai belum dapat memanfaatkan financial technology dengan optimal dan relatif kurang memiliki akses memadai ke layanan keuangan. Penggunaan pinjaman online di Indonesia, sebagai salah satu penggunaan financial technology, didominasi oleh pengguna pinjol perempuan. Mayoritas pengguna pinjaman online, khususnya perempuan, belum memahami besarnya resiko pinjaman online yang tidak memiliki izin. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para kader PKK mengenai financial technology dan meningkatkan pemahaman peserta mengenai daftar pinjaman online yang legal serta resiko yang diakibatkan pinjaman online yang ilegal. Adapun mitra dari kegiatan kepada masyarakat ini adalah kader PKK di Kampung Panyandaan Desa Jambudipa Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kader PKK mengenai finansial teknologi, khususnya mengenai pinjaman online. Dengan peningkatan pemahaman yang telah diperoleh diharapkan para kader PKK dapat turut menyebarluaskan kepada masyarakat sekitar sehingga mereka dapat lebih memahami dan lebih berhati-hati terhadap pinjaman online ilegal.
PENGARUH MAKRO EKONOMI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN PERIODE 2016 ? 2018 Reva Yuliani
Jurnal Bisnis, Manajemen & Ekonomi Vol. 17 No. 2 (2019): Jurnal Bisnis Manajemen & Ekonomi
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.045 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh faktor makro ekonomi yaitu Inflas, Kurs, SBI dan Jumlah Uang Beredar terhadap IHSG. Pada tahun 2017 tingkat inflasi meningkat seharusya IHSG cenderung turun pada kenyataannya IHSG meningkat. Jenis penelitian explanatory dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini data time series periode 2016-2018. Hasil penelitian menunjukkan Variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap IHSG. Variabel Jumlah Uang Beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG. Variabel kurs sebesar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG. Variabel SBI berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG. Variabel Inflasi, Kurs, SBI dan Jumlah Uang Beredar berpengaruh secara Simultan terhadap IHSG. Variabel makro ekonomi yang digunakan di dalam penelitian ini dapat menjelaskan IHSG sebesar 91% sedangkan sisa nya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Sebaiknya investor sebelum meutuskan untuk berinvestasi harus mempertimbangkan juga variabel makro ekonominya. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya menambahkan variabel Jumlah Saham yang Beredar karena merupakan faktor makro ekonomi.
Financial Knowledge and Social Influence on Generation Z Intention to Invest: The Mediating Role of Financial Attitude and Literacy Eristy Minda Utami; Gusni Gusni; Reva Yuliani; Gordana Pesakovic
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 40, No 1 (2025): January 2025
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/mem.v40i1.5378

Abstract

The growing impact of technology has attracted a greater number of people, especially Generation Z, to financial markets. Enhancing financial literacy and attitudes is essential for promoting informed investing choices. This research analyzes the impact of financial knowledge and social influence on Generation Z's investment aspirations, while accounting for the mediating functions of financial literacy and attitude. This research seeks to elucidate the mediating role of financial literacy and attitude in the interaction among financial knowledge, social influence, and investment intentions. A survey methodology was used with a sample size of 200 students enrolled in capital market courses at Widyatama University. The results demonstrate that financial knowledge and attitudes substantially affect investing intentions among Generation Z. Furthermore, financial acumen and social influence indirectly impact investing intentions via these mediating variables. These findings emphasize the need of thorough financial education to develop superior investing strategies among young individuals. Theoretical implications indicate that augmenting financial awareness and attitudes may significantly enhance investment decision-making among Generation Z.
PELATIHAN PENYUSUNAN ANGGARAN PENJUALAN DAN PRODUKSI BAGI UMKM INDUSTRI OLAHAN DI KABUPATEN BEKASI Rina Nurjanah; Adibah Yahya; Edi Triwibowo; Reva Yuliani; Feri Gunawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58874

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor industri olahan di Kabupaten Bekasi menghadapi tantangan manajerial serius akibat perencanaan keuangan yang belum terstandar, di mana sebagian besar pelaku usaha masih beroperasi secara reaktif tanpa anggaran yang jelas. Situasi ini sering kali menyebabkan ketidakseimbangan antara stok produksi dan permintaan pasar yang berdampak pada efisiensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi mitra dalam pengelolaan keuangan melalui pelatihan penyusunan anggaran penjualan dan produksi menggunakan alat bantu spreadsheet. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan berkelanjutan untuk memastikan pemahaman yang mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi keuangan yang signifikan, di mana peserta kini mampu menyusun target penjualan berbasis data historis dan merencanakan produksi secara lebih sistematis. Evaluasi program mencatat peningkatan rata-rata nilai pemahaman peserta dari 45 menjadi 83,5, dengan 90% peserta dinyatakan kompeten. Pelatihan ini berhasil memberikan alat kontrol yang efektif bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi biaya dan daya saing usaha. Meskipun demikian, pendampingan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan keberlanjutan penerapan sistem anggaran ini dalam jangka panjang. Penguatan kemampuan manajerial ini krusial untuk mentransformasi UMKM dari pola operasional reaktif menuju perencanaan yang proaktif dan terukur.