Nego, Obet
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderasi Beragama dalam Bingkai Teologis: Respon Terhadap Konflik Politik Berbasis Agama di Indonesia Nego, Obet; Pasang, Agustina
HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 5, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46817/huperetes.v5i1.213

Abstract

Political activities in Indonesia are often marred by feuds and horizontal conflicts. This is caused by the misuse of religious identity for the benefit of various groups and political parties. This paper aims to reveal the importance of religious moderation in the frame of Christian theology applied in the context of politics in Indonesia, as well as identify political conflicts with religious backgrounds that are considered very dangerous and threaten the integrity of the nation. This research uses a qualitative method, namely library research with a Christian theology approach as its main reference, of course, literacy is relevant to the research problem. The results show various challenges of religious moderation in politics in Indonesia, the theological basis of religious moderation, and theological values in religious moderation.  In conclusion, applying religious moderation in a theological frame can avoid political conflicts with a religious background.Kegiatan berpolitik di Indonesia kerap kali dicederai oleh perseteruan dan konflik horizontal. Hal tersebut diakibatkan oleh penyalahgunaan identitas agama demi berbagai kepentingan kelompok maupun partai politik. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan pentingnya moderasi beragama dalam bingkai teologi Kristen yang diterapkan di dalam konteks berpolitik di Indonesia, serta mengidentifikasi konflik politik yang berlatar belakang agama yang dinilai sangat berbahaya dan mengancam keutuhan bangsa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu library research dengan pendekatan systematic theology sebagai rujukan utamanya, tentunya literasi-literasi tersebut relevan dengan permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan berbagai tantangan moderasi beragama dalam politik di Indonesia, Dasar teologis moderasi beragama, dan Nilai-nilai teologis dalam moderasi beragama. Kesimpulannya, dengan menerapkan moderasi beragama dalam bingkai teologis dapat menghindari konflik-konflik politik yang berlatar agama.
Kristologi Kenosis sebagai Paradigma Etika Kebangsaan: Kritik Teologis terhadap Oligarki dan Korupsi Politik di Indonesia Nego, Obet; Manaransyah, Samuel; Polin, Thimothy Alva Fiderio
Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Vol 5 No 2 (2025): DPJTMG: November
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54170/441x3356

Abstract

Artikel ini mengkaji relevansi Kristologi Kenosis sebagai dasar etika kebangsaan dalam menghadapi oligarki dan korupsi politik di Indonesia. Dominasi oligarki, kleptokrasi, dan politik dinasti telah melemahkan legitimasi moral demokrasi dan menandakan krisis etika kepemimpinan. Berdasarkan Filipi 2:5-11, Kenosis menawarkan paradigma etis yang menekankan kerendahan hati, pengosongan diri, dan pelayanan sebagai dasar kepemimpinan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka, berfokus pada penafsiran teologis terhadap Filipi 2:5-11 serta karya teolog seperti Moltmann dan Kitamori melalui hermeneutika teologis dan analisis konseptual-filosofis. Hasil kajian menunjukkan tiga nilai kenotik utama, yaitu anti-keserakahan sebagai kritik korupsi, pelayanan berkorban sebagai alternatif melawan oligarki, dan solidaritas kebangsaan sebagai koreksi ketimpangan sosial. Dengan demikian, Kenosis menjadi antitesis etis terhadap penyalahgunaan kuasa sekaligus kerangka moral bagi reformasi politik yang adil dan berintegritas.