Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES Muchtar, Rizki Sari Utami; Safitri, Galuh Eka; Muhti, Rahmadillah; Juliyanti, Shyna
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.6101

Abstract

ABSTRAKDiabetes mellitus adalah suatu penyakit dengan peningkatan glukosa darah di atas normal. Indonesia merupakan negara menempati urutan ke 7 dengan penderita diabetes mellitus terbanyak secara global. Kasus diabetes di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meningkat. Angka penderita diabetes mellitus meningkat di Kepulauan Riau, sebanyak 250 ribu penderita maupun berisiko diabetes melilitus (Dinas Kesehatan Kepri, 2023). Di Kota Batam selama 4 bulan terakhir pada tahun 2024 sebanyak 2.961 kasus diabetes mellitus (Dinas Kesehatan Kota Batam, 2024) dan di Puskesmas Botania terdapat 929 penderita diabetes mellitus. Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes mellitus, penatalaksanaan non farmakologi diabetes mellitus dengan senam kaki diabetes untuk mengurangi risiko terjadinya ulkus pada penderita Diabetes Mellitus. Metode yang digunakan pada pengabdian masyakarat adalah sosialisasi mengenai diabetes mellitus, pemeriksaan gula darah puasa dan tekanan darah serta demonstrasi senam kaki diabetes secara bersama-sama. Diharapkan bagi tenaga Kesehatan dan pemberi layanan Kesehatan pengabdian masyarakat ini dapat dijadikan rekomendasi dalam pemberian asuhan keperawatan terapi non farmakologi untuk mengurangi angka terjadinya ulkus pada penderita diabetes mellitus.Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Senam Kaki Diabetes, Kadar Gula, Resiko Ulkus, Puskesmas Botania ABSTRACTMellitus diabetes is a disease with above-normal increase in blood glucose. Indonesia is the 7th most world with the most diabetes mellitus globally. Diabetes in the riau islands province (kepri) is increasing. The number of diabetes mellitus increased in the riau islands, with as many as 250 thousand as well as with the risk of diabetes melilnitus (kepri health service, 2023). In the last 4 months of 2024, there were 2,961 cases of diabetes mellitus (batam city health service, 2024) and in the botanical center there were 929 with mellitus diabetes. The purpose of this community's devotion is to increase public knowledge about diabetes mellitus, the nonpharmacological rule of diabetes mellitus with diabetes leg exercises to reduce the risk of ulcers in diabetes mellitus. The method used for masyakarat's devotion is socialization on diabetes mellitus, fasting blood sugar tests and blood pressure and joint demonstration of leg diabetes exercises. It is hoped that these communities' health-care workers and health-care providers could be recommended in caregiving non-pharmacological therapists to reduce the number of ulcers in diabetes mellitus. Keywords : Diabetes mellitus, leg exercises, sugar levels, ulcer risk, botanical nodules
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SIRSAK TERHADAP PENURUNAN DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TOAPAYA Muchtar, Rizki Sari Utami; Muharni, Sri; Fadli, Ahmad
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 17, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v17i3.3586

Abstract

LANSIA SEHAT DAN BAHAGIA: MENURUNKAN NYERI SENDI REMATIK DENGAN SENAM DAN KOMPRES JAHE Muchtar, Rizki Sari Utami; Sari, Anisa Mutia; Hanggara, Bayu; Safitri, Galuh Eka
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32058

Abstract

Lansia rentan terhadap penyakit kronis seperti Rheumatoid Arthritis (RA) yang menyebabkan nyeri sendi. WHO: 20% penduduk dunia khususnya lansia menderita RA. Pengabdian masyarakat ini fokus pada upaya nonfarmakologi, yaitu senam reumatik dan kompres jahe hangat. Efektivitasnya dibuktikan dengan pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale dan uji statistik. Penelitian ini memberikan solusi alternatif untuk manajemen nyeri sendi lansia dengan Rheumatoid Arthritis. Tujuan: Menerapkan terapi senam reumatik dan kompres jahe hangat untuk menurunkan nyeri sendi lansia dengan Rheumatoid Arthritis. Metode: Penyuluhan dengan ceramah, demonstrasi, diskusi, pengukuran nyeri dengan Numeric Rating Scale (NRS) pada saat pre test dan post test dibagikan kuisioner dengan skala guttman. Hasil: Terjadi penurunan skala nyeri sedang ke skala nyeri ringan, didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0.754 dengan nilai signifikasi (Sig.) sebesar 0.000. Karena nilai Sig. 000 < 0.05 artinya H0 ditolak Ha diterima dengan menggunakan Uji Paired Test. Responden mampu mengatasi nyeri sendi dengan senam reumatik dan kompres jahe hangat. Kesimpulan: senam reumatik dan kompres jahe hangat efektif dalam manajemen nyeri sendi lansia dengan Rheumatoid Arthritis.
Chamber Fellow : Intervensi Butterfly Hug Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Emosional Pada Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kota Batam Pramadhani, Wulan; Muchtar, Rizki Sari Utami; Hermalina, Julia; Nursyiam, Maselvi Ardhillah; Panova, Tatiyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.995

Abstract

Anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) merupakan kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan kesejahteraan emosional akibat pengalaman trauma, stigma sosial, dan tekanan psikologis selama masa pembinaan. Kondisi ini memerlukan intervensi psikososial yang efektif, mudah diterapkan, dan berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan emosional anak binaan di LPKA Kota Batam melalui Program Chamber Fellow dengan penerapan intervensi Butterfly Hug. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pre–post test yang meliputi tahap observasi, persiapan, dan pelaksanaan intervensi. Intervensi dilakukan melalui kegiatan trust building dan mini games, latihan Butterfly Hug dan pernapasan dalam, terapi virtual reality berbasis budaya lokal, serta ekspresi emosional melalui penulisan pohon harapan dan sesi refleksi. Pengukuran kesejahteraan emosional dilakukan menggunakan kuesioner kesejahteraan emosional anak sebanyak 25 item. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesejahteraan emosional anak binaan setelah intervensi. Rata-rata skor meningkat dari 56,8 pada pre-test menjadi 81,2 pada post-test, yang menunjukkan perbaikan pada aspek ketenangan emosi, pengendalian diri, kepercayaan diri, dan interaksi sosial. Program Chamber Fellow dengan intervensi Butterfly Hug efektif sebagai pendekatan promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan mental anak binaan di lingkungan pembinaan.