Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Memilih Makanan Sehat Dan Jajanan Cerdas Kunci Cegah Diabetes Sejak Dini Di Sekolah Dasar Kota Batam Pramadhani, Wulan; Murniasih, Elvi; Purnamasari, Indah; Azzahara, Cut Putro; Hermalina, Julia; Nursyiam, Maselvi Ardhillah; Putri, Shinta Adelina; Panova, Tatiyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.597

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh peningkatan kadar gula darah di atas batas normal, yang dapat disebabkan oleh kelainan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Penyakit ini kini semakin umum terjadi di kalangan anak-anak dan remaja, menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Dalam konteks ini, pemilihan jajanan yang kurang tepat menjadi salah satu faktor utama penyebab meningkatnya risiko diabetes pada generasi muda. Di SD Negeri 010 Sekupang, banyak siswa yang sering mengonsumsi jajanan tidak sehat, seperti makanan tinggi gula, lemak, dan kalori, tanpa memperhatikan dampaknya terhadap kesehatan. Kebiasaan ini, ditambah dengan kurangnya edukasi mengenai pola makan sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya memilih makanan sehat serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan diabetes. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada 26 Juni 2024, menggunakan metode yang mencakup penyebaran kuesioner, wawancara, serta pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas penyuluhan. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang diabetes dan cara pencegahan melalui pilihan makanan yang lebih baik. Dengan adanya edukasi yang tepat dan sistematis, generasi muda diharapkan dapat menghindari risiko diabetes melitus dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Upaya ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan angka prevalensi diabetes di kalangan anak-anak, dan menciptakan generasi yang lebih sehat.
Chamber Fellow : Intervensi Butterfly Hug Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Emosional Pada Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kota Batam Pramadhani, Wulan; Muchtar, Rizki Sari Utami; Hermalina, Julia; Nursyiam, Maselvi Ardhillah; Panova, Tatiyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.995

Abstract

Anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) merupakan kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan kesejahteraan emosional akibat pengalaman trauma, stigma sosial, dan tekanan psikologis selama masa pembinaan. Kondisi ini memerlukan intervensi psikososial yang efektif, mudah diterapkan, dan berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan emosional anak binaan di LPKA Kota Batam melalui Program Chamber Fellow dengan penerapan intervensi Butterfly Hug. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pre–post test yang meliputi tahap observasi, persiapan, dan pelaksanaan intervensi. Intervensi dilakukan melalui kegiatan trust building dan mini games, latihan Butterfly Hug dan pernapasan dalam, terapi virtual reality berbasis budaya lokal, serta ekspresi emosional melalui penulisan pohon harapan dan sesi refleksi. Pengukuran kesejahteraan emosional dilakukan menggunakan kuesioner kesejahteraan emosional anak sebanyak 25 item. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesejahteraan emosional anak binaan setelah intervensi. Rata-rata skor meningkat dari 56,8 pada pre-test menjadi 81,2 pada post-test, yang menunjukkan perbaikan pada aspek ketenangan emosi, pengendalian diri, kepercayaan diri, dan interaksi sosial. Program Chamber Fellow dengan intervensi Butterfly Hug efektif sebagai pendekatan promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan mental anak binaan di lingkungan pembinaan.
Menjadi Remaja Peduli Kesehatan Mental Melalui Program Mental Healt First Aid Agusthia, Mira; Natalia, Siska; Hermalina, Julia; Latifa, Nur
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8py2wp38

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah kesehatan mental akibat perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang cepat. Kurangnya pengetahuan serta stigma terhadap isu kesehatan mental membuat remaja enggan mencari bantuan, sehingga risiko gangguan mental meningkat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian remaja terhadap kesehatan mental, membangun kesadaran, serta melatih keterampilan coping adaptif melalui pendekatan interaktif dan partisipatif. Kegiatan dilakukan di SMA Negeri 26 Kota Batam dengan melibatkan 35 siswa kelas XI–XII sebagai partisipan. Metode intervensi meliputi edukasi interaktif, workshop teknik koping (mindfulness, journaling, relaksasi napas), diskusi kelompok, dan pembentukan peer support. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pre-post test untuk mengukur pengetahuan dan sikap, serta Focus Group Discussion untuk pengalaman subjektif. Analisis kuantitatif menggunakan uji t berpasangan, sementara data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap positif terhadap kesehatan mental (p < 0,01), kemampuan mengidentifikasi tanda stres, serta keterampilan coping adaptif. Diskusi kelompok mendukung terbentuknya lingkungan yang aman untuk berbagi pengalaman, meski beberapa partisipan masih mengalami hambatan akibat stigma internal. Pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan peer support efektif meningkatkan kepedulian remaja terhadap kesehatan mental dan memberikan dasar bagi pengembangan program berkelanjutan di sekolah