Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UJI EFEKTIVITAS DOSIS PHOSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) Narju, Mula; Hamzani, Ikhlas; Hafnizar, Aira; Effendi, Usman
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 12 No. 6 (2025): February: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v12i6.5991

Abstract

Rice (Oryza sativa L.) is an important food source in Indonesia, facing challenges such as population growth and declining land productivity. This research was conducted in the rice fields of Kulam Jeureuneh village, Beutong District, Nagan Raya Regency, Aceh Province, from July to October 2024. The method used was a Factorial Randomized Block Design (RBBD) with two factors: phosphorus doses (27 kg, 36 kg, and 45 kg P2O5/ha) and three rice varieties (Ciherang, Mekongga, and Inpari 20). The results showed that phosphorus did not significantly affect vegetative growth due to fixation in the soil, while the differences between varieties had a significant effect on growth and yield, with Inpari 20 demonstrating superior adaptability and productivity. Therefore, it is recommended that farmers understand which varieties have good adaptation to the environment to enhance their land productivity. Additionally, appropriate fertilization recommendations can strengthen the obtained results. Further research on specific fertilization methods, such as the use of organic fertilizers or microbe-based fertilization, is highly recommended for implementation.
Sosialisasi Pegomposan Jerami Transformasi Limbah Menjadi Sumber Nutrisi Tanah Narju, Mula; Hamdani, Ikhlas; Efendi, Usman; Siregar, Nurmalinda; Hafnizar, Aira
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/b5s64t87

Abstract

Desa Penosan Sepakat, Kabupaten Gayo Lues, yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan menghasilkan limbah jerami padi dalam jumlah besar. Limbah jerami tersebut umumnya dibakar atau dibiarkan begitu saja, padahal berpotensi menjadi pupuk kompos yang kaya nutrisi. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer teknologi pengomposan jerami kepada masyarakat melalui sosialisasi dan demonstrasi. Hasilnya, masyarakat menjadi lebih sadar akan manfaat kompos organik, memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatannya, serta menunjukkan minat yang tinggi untuk mengaplikasikannya di lahan pertanian mereka. Respon positif dan antusiasme masyarakat menunjukkan keberhasilan program ini dalam mengubah limbah menjadi sumber nutrisi tanah dan mendukung pertanian berkelanjutan.
Analisis pH, Tekstur, C-organik dan Warna Tanah pada Komoditas Pertanian dan Kehutanan di Kecamatan Kuta Panjang, Blangjerango, dan Blangkejeren serta Implikasinya terhadap Kesesuaian Lahan Siregar, Nurmalinda; Hafnizar, Aira; Narju, Mula; Hamzani, Ikhlas
Serambi Journal of Agricultural Technology Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/sjat.v7i2.9836

Abstract

Sifat fisika-kimia tanah, seperti pH, tekstur, kandungan karbon organik (C-organik), dan warna merupakan faktor penentu kesuburan dan produktivitas lahan pertanian dan kehutanan. Variasi sifat tanah di Kabupaten Gayo Lues yang mendukung komoditas unggulan seperti kopi arabika, kemiri, dan pinus memerlukan analisis mendalam untuk pengeloaan lahan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan sifat pH, tekstur, C-organik, dan warna tanah pada lahan komoditas pertanian (jagung, kemiri, nenas, kopi, bawang merah, padi, kakao, cabai)  dan kehutanan (pinus) di Kecamatan Blangkejeren, Blangjerango , dan Kuta Panjang, serta mengevaluasi implikasinya terhadap kesesuaian lahan dan bagaimana lahan dikelola. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif eksperimental digunakan dengan random purposive sampling, mengambil 21 sampel tanah (kedalaman 0-20 cm) menggunakan auger, dianalisis dengan metode electrometry (pH), by feeling (tekstur), walkey and black (C-organik), dan buku Munsell (warna tanah). Hasil penelitian menunjukkan pH tanah berkisar 4,36-7,8 (rata-rata 6,39), tertinggi di Blangkejeren (6,97 + 0,50) mendukung penyerapan nutrisi optimal, sedangkan Blangjerango cenderung asam (5,44 + 0,80) akibat curah hujan tinggi. Tekstur tanah didominasi pasir berlempung dan lempung berpasir dipengaruhi material vulkanik. Warna tanah dominan hue 10 YR (value 3-4, chroma 1-3), mengindikasikan bahan organik tinggi. C-organik rata-rata 2,14 % (kategori sedang), tertinggi di Blangjerango (2,39 + 1,53 ) pada kemiri dan pinus, sementara Kuta Panjang menunjukkan degradasi (0,30 % pada pinus). Blangkejeren optimal untuk hortikultura, Blangjerango membutuhkan kapur dolomit untuk pH asam, dan Kuta Panjang memerlukan kompos untuk mencegah erosi. Penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen tanah spesifik lokasi untuk meningkatkan kesuburan dan keberlanjutan tanah.
EFFECTS OF BOTANICAL LEAF EXTRACTS ON MORTALITY AND FEED CONSUMPTION OF Sitophilus zeamais Nurhajijah; Khair, Hadriman; Hafnizar, Aira; Ardina, Ardina; Ferrari, Ferry; Kurniawan, Riki
Agriculture Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v20i2.9609

Abstract

  ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak daun mimba (Azadirachta indica), daun sirsak (Annona muricata), serta kombinasi keduanya terhadap mortalitas dan konsumsi pakan Sitophilus zeamais pada biji jagung selama penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian UMSU, pada Oktober–November 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan dan empat perlakuan: kontrol, ekstrak daun mimba 10 mL L⁻¹, ekstrak daun sirsak 10 mL L⁻¹, dan kombinasi mimba–sirsak (5 + 5 mL L⁻¹). Parameter yang diamati meliputi mortalitas imago harian selama tujuh hari dan sisa pakan setelah periode pengamatan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak nabati memberikan variasi nilai mortalitas, tetapi analisis ragam menunjukkan pengaruh tidak nyata (p > 0,05). Mortalitas tertinggi terdapat pada perlakuan daun sirsak (53,3%), diikuti mimba (33,3%), kontrol (30%), dan kombinasi (13,3%). Konsumsi pakan juga tidak menunjukkan perbedaan nyata antarperlakuan, dengan rataan sisa pakan berkisar 2,5–5,07 g. Hasil ini mengindikasikan bahwa konsentrasi ekstrak yang digunakan belum mampu menghasilkan efek insektisidal yang signifikan terhadap S. zeamais. Penelitian lanjutan diperlukan dengan konsentrasi lebih tinggi, metode ekstraksi berbeda, atau formulasi stabil untuk meningkatkan efektivitas pestisida nabati pada penyimpanan biji jagung.     Kata kunci: hama gudang, ekstrak daun, Azadirachta indica, Annona muricata