Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

VALIDITAS MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA SUB MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK MELATIHKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS X SMA Lestari, Mela; Winarsih, Winarsih
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Materi pencemaran lingkungan adalah salah satu materi  yang berkaitan dengan permasalahan lingkungan sekitar, dan peserta didik mudah untuk memahami konsep dengan  menggunakan kemampuan literasi sains yang dimiliki melalui modul berbasis problem based learning (PBL). PBL merupakan model pembelajaran yang dihadapkan pada suatu permasalahan yang kemudian dengan melalui pemecahan masalah tersebut peserta didik belajar keterampilan-keterampilan yang lebih mendasar . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas modul berbasis PBL pada sub materi pencemaran lingkungan untuk melatihkan literasi sains peserta didik kelas X SMA. Pengembangan modul dilakukan di Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya, dengan menggunakan model 4D (four-D Models), yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate. Namun, penelitian hanya sampai pada tahap develop. Instrumen penilaian yang digunakan yaitu dengan  menggunakan lembar validasi modul. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli pendidikan, ahli materi dan guru biologi menunjukkan skor rata-rata yang diperoleh sebesar 3,87 yang dilihat dari kelayakan isi, kelayakan penyajian, dan bahasa. Modul yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dan layak disajikan dalam pembelajaran untuk melatihkan literasi sains. Kata Kunci: validitas, problem based learning, pencemaran lingkungan
Pengaruh Suhu Pengeringan Terhadap Mutu Keripik Buah Nanas Lestari, Mela; Widawati, Widawati; Lasepa, Wanda
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i2.412

Abstract

Peningkatan produksi nanas harus disertai dengan penanganan pascapanen yang baik. Pengolahan nanas segar menjadi berbagai jenis produk olahan merupakan salah satu cara untuk menjaga ketersediaan nanas dan memaksimalkan pengolahan pasca panen karena buah nanas mempunyai daya simpan yang relatif pendek yaitu antara satu sampai tujuh hari. Salah satu alternatif untuk memperpanjang daya simpan buah nanas adalah dengan mengeringkan buah nanas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan yang berbeda terhadap mutu keripik buah nanas. Penelitian dilakukan pada 25 Mei - 9 Juni 2023. Desain penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dengan suhu pengeringan yang berbeda yaitu P0 (tanpa pengeringan), P1 (suhu 500C), P2 (suhu 600C), dan P3 (suhu 700C) selama 16 jam menggunakan food dehydrator. Data dianalisis secara deskriptif dan uji statistik One Way ANOVA. Berdasarkan uji organoleptik produk terbaik yang disukai panelis adala P2 (suhu 600C). Hasil uji ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan nyata antara variabel rasa, aroma, dan tekstur terhadap mutu keripik buah nanas. Kandungan zat gizi pada keripik nanas terbaik tiap 100 gram adalah air 11,69 g, lemak 2,28 g, abu 2,87 g, dan pH 3,91. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai lamanya pengeringan agar memenuhi syarat mutu.