Syarifah, Fitriatus
Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH PADAT INDUSTRI AGAR SEBAGAI PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI HIJAU (BRASSICA JUNCEA) Syarifah, Fitriatus; Fitrihidajati, Herlina; Indah, Novita Kartika
LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi Vol 7, No 3 (2018): Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah padat industri agar merupakan salah satu limbah organik yang dibiarkan menumpuk di tempat penimbunan. Limbah padat industri agar dapat diubah menjadi pupuk organik dengan cara memfermentasikan limbah padat tersebut dengan menggunakan mikroorganisme. Mikroorganisme yang digunakan yaitu Effective Microorganism-4 (EM-4) dan dicampur dengan dedak dan kotoran sapi. Pupuk organik tersebut diimplementasikan terhadap tanaman sawi hijau (B. juncea). Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji kualitas unsur hara yang terkandung dalam limbah padat industri agar, baik sebelum maupun sesudah pengomposan dan untuk menguji pengaruh kompos limbah padat industri agar terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan  lima perlakuan. Dosis kompos dari limbah industri agar yaitu 0,28 g; 0,56 g; 0,84 g dan 1,12 g juga 0,24 g urea sebagai kontrol. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian Satu Arah (ANOVA). Kompos limbah padat industri agar memiliki kandungan N 1,01% (sangat tinggi), P 0,14% (rendah), K 1,40% (sangat tinggi), dan rasio C/N 15 (sedang). Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh dari berbagai dosis kompos limbah padat industri agar terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau. Dosis kompos limbah padat industri agar 1,12 g/polybag memberikan dampak yang optimum terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau.
Penerapan Strategi BBM (Berfikir Berbicara Menulis) Dalam Mengoptimalisasikan Kompetensi Menulis Cerita Fantasi Syarifah, U; Rahmawati, L. E.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i1.24215

Abstract

AbstrakPermasalahan yang di rumuskan pada penelitian ini yaitu bagaimana penerapan strategi BBM (Berfikir Berbicara Menulis) dalam upaya mengoptimasisasikan kompetensi menulis cerita fantasi pada siswa kelas VII B SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun. Tujuan dari penelitian ini untuk memaparkan bagaimana cara menerapkan strategi BBM (Berfikir Berbicara Menulis) dalam pembelajaran sastra kelas VII SMP yang dapat dilakukan pada materi pembelajaran cerita fantasi, fable, atau legenda, dan puisi rakyat. Namun dalam penelitian ini, peneliti terfokus pada cerita fantasi yang terdapat pada KD 4.4 “menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara lisan dan tertulis dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa”. Pada penelitian ini, peneliti berusaha untuk mendeskripsikan penerapan strategi BBM (Berfikir Berbicara Menulis) maka dengan demikian data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersifat deskriptif yaitu dengan cara menguraikan kegiatan pembelajaran siswa, selain itu peneliti menggunaka pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Adanya penerapan strategi BBM (Berfikir, Berbicara, Menulis) 100% siswa kelas VII B SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun menyatakan merasa senang dalam pembelajaran menulis cerita fantasi. 71% siswa menyatakan tidak merasakan kesulitan ketika menggunakan strategi BBM (Berfikir, Berbicara, Menulis) dalam menulis cerita fantasi, dan 71% siswa menjadi lebih percaya diri dalam memaparkan ide cerita di dalam kelompok. Kata kunci: strategi berfikir berbicara menulis AbstractThe problem formulated in this research is how to apply the BBM (Think Talk Write) strategy in an effort to optimize the competence of writing fantasy stories in grade VII B students of SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun. The purpose of this study is to explain how to implement the BBM (Think Talk Write) strategy in class VII junior high school literature learning that can be done on learning material fantasy stories, fables, or legends, and folk poetry. But in this study, researchers focused on fantasy stories contained in KD 4.4 "presenting creative ideas in the form of fantasy stories verbally and in writing with due regard to the structure and use of language". In this study, researchers sought to describe the implementation of the BBM strategy (Think Talk Write) so that the data collected in this study were descriptive in the way of describing student learning activities, in addition the researchers used a qualitative approach to the type of classroom action research (CAR). The implementation of the BBM strategy (Think Talk Write) 100% of Class VII B students of SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun said they were happy in learning to write fantasy stories. 71% of students said they did not feel difficulties when using the BBM strategy (Think Talk Write) in writing fantasy stories, and 71% of students became more confident in presenting story ideas in groups. Keywords : strategy think talk write
Penerapan Strategi BBM (Berfikir Berbicara Menulis) Dalam Mengoptimalisasikan Kompetensi Menulis Cerita Fantasi Syarifah, U; Rahmawati, L. E.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i1.24215

Abstract

AbstrakPermasalahan yang di rumuskan pada penelitian ini yaitu bagaimana penerapan strategi BBM (Berfikir Berbicara Menulis) dalam upaya mengoptimasisasikan kompetensi menulis cerita fantasi pada siswa kelas VII B SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun. Tujuan dari penelitian ini untuk memaparkan bagaimana cara menerapkan strategi BBM (Berfikir Berbicara Menulis) dalam pembelajaran sastra kelas VII SMP yang dapat dilakukan pada materi pembelajaran cerita fantasi, fable, atau legenda, dan puisi rakyat. Namun dalam penelitian ini, peneliti terfokus pada cerita fantasi yang terdapat pada KD 4.4 “menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara lisan dan tertulis dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa”. Pada penelitian ini, peneliti berusaha untuk mendeskripsikan penerapan strategi BBM (Berfikir Berbicara Menulis) maka dengan demikian data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersifat deskriptif yaitu dengan cara menguraikan kegiatan pembelajaran siswa, selain itu peneliti menggunaka pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Adanya penerapan strategi BBM (Berfikir, Berbicara, Menulis) 100% siswa kelas VII B SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun menyatakan merasa senang dalam pembelajaran menulis cerita fantasi. 71% siswa menyatakan tidak merasakan kesulitan ketika menggunakan strategi BBM (Berfikir, Berbicara, Menulis) dalam menulis cerita fantasi, dan 71% siswa menjadi lebih percaya diri dalam memaparkan ide cerita di dalam kelompok. Kata kunci: strategi berfikir berbicara menulis AbstractThe problem formulated in this research is how to apply the BBM (Think Talk Write) strategy in an effort to optimize the competence of writing fantasy stories in grade VII B students of SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun. The purpose of this study is to explain how to implement the BBM (Think Talk Write) strategy in class VII junior high school literature learning that can be done on learning material fantasy stories, fables, or legends, and folk poetry. But in this study, researchers focused on fantasy stories contained in KD 4.4 "presenting creative ideas in the form of fantasy stories verbally and in writing with due regard to the structure and use of language". In this study, researchers sought to describe the implementation of the BBM strategy (Think Talk Write) so that the data collected in this study were descriptive in the way of describing student learning activities, in addition the researchers used a qualitative approach to the type of classroom action research (CAR). The implementation of the BBM strategy (Think Talk Write) 100% of Class VII B students of SMP Muhammadiyah Pangkalan Bun said they were happy in learning to write fantasy stories. 71% of students said they did not feel difficulties when using the BBM strategy (Think Talk Write) in writing fantasy stories, and 71% of students became more confident in presenting story ideas in groups. Keywords : strategy think talk write