Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

FACTORS RELATING TO THE IMPLEMENTATION OF THE INTEGRATED MANAGEMENT PROGRAM FOR TODDLER SICKNESS (MTBS) AT KOPELMA DARUSSALAM HEALTH CENTER SYIAH KUALA DISTRICT, BANDA ACEH CITY Raiyan, Deka; Akbar, Fahrisal; Anwar, Syarifuddin; Ramadhana, Phossy Vionica
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v10i1.2087

Abstract

Background: The low coverage of IMCI in Aceh is due to the fact that many Puskesmas do not implement the IMCI program. The purpose of this study was to determine the factors associated with the implementation of the IMCI program at the Kopelma Darussalam Health Center, Syiah Kuala District, Banda Aceh City in 2019. Methods: This research is descriptive analytic with cross sectional design. The population in this study were all respondents who brought children under five to the CFR clinic of Kopelma Darussalam Health Center. The sample size was 46 respondents, the sampling technique in this study was accidental sampling. Results: the results of this study indicate that from the bivariate analysis using the chi square test shows that there is a relationship between the role of health workers (p-value=0.001), affordability (p-value=0.019), maternal counseling (p-value=0.003) with the implementation of the IMCI program. Suggestion: It is expected that the Head of Kopelma Darussalam Health Center will try to improve the performance of MTBS program implementers, adding health workers trained in MTBS. Mothers are expected to follow all the procedures for integrated management of sick toddlers in children in caring for children.
FACTORS RELATING TO THE IMPLEMENTATION OF THE INTEGRATED MANAGEMENT PROGRAM FOR TODDLER SICKNESS (MTBS) AT KOPELMA DARUSSALAM HEALTH CENTER SYIAH KUALA DISTRICT, BANDA ACEH CITY Raiyan, Deka; Akbar, Fahrisal; Anwar, Syarifuddin; Ramadhana, Phossy Vionica
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v10i1.2087

Abstract

Background: The low coverage of IMCI in Aceh is due to the fact that many Puskesmas do not implement the IMCI program. The purpose of this study was to determine the factors associated with the implementation of the IMCI program at the Kopelma Darussalam Health Center, Syiah Kuala District, Banda Aceh City in 2019. Methods: This research is descriptive analytic with cross sectional design. The population in this study were all respondents who brought children under five to the CFR clinic of Kopelma Darussalam Health Center. The sample size was 46 respondents, the sampling technique in this study was accidental sampling. Results: the results of this study indicate that from the bivariate analysis using the chi square test shows that there is a relationship between the role of health workers (p-value=0.001), affordability (p-value=0.019), maternal counseling (p-value=0.003) with the implementation of the IMCI program. Suggestion: It is expected that the Head of Kopelma Darussalam Health Center will try to improve the performance of MTBS program implementers, adding health workers trained in MTBS. Mothers are expected to follow all the procedures for integrated management of sick toddlers in children in caring for children.
FACTORS ASSOCIATED WITH THE COMPLETENESS OF DIPHTHERIA IMMUNIZATION (DPT) IN INFANTS IN THE WORKING AREA OF KUTA BARO HEALTH CENTER, ACEH BESAR DISTRICT Anwar, Anwar; Anwar, Syarifuddin; Arbi, Anwar
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v10i2.2360

Abstract

Background: Diphtheria, pertussis, and tetanus (DPT) immunization is considered effective in enhancing immunity against diphtheria. Kuta Baro Subdistrict has a DPT immunization coverage among infants that remains below the target, posing a risk of diphtheria outbreaks. This study aimed to identify factors associated with the completeness of DPT immunization at the Kuta Baro Health Center. Method: This was a descriptive analytic study with a cross-sectional design. The population included 41 mothers whose babies had received the first dose of DPT immunization in Kemukiman Lamblang, with the entire population serving as the sample. Data were collected through interviews and observation. Statistical analysis was performed using the Chi-square test with a significance level of α=0.05. Result: A total of 29.3% of infants had incomplete DPT immunization. Factors identified included lack of maternal knowledge (56.1%), long distance to health facilities (26.8%), insufficient family support (29.3%), suboptimal role of health workers (43.9%), and occurrence of immunization side effects (43.9%). Statistical analysis showed significant associations between immunization completeness and knowledge (p=0.024), distance to health services (p=0.031), family support (p=0.009), role of health workers (p=0.010), and immunization side effects (p=0.001). Recommendation: It is recommended that the Head of Kuta Baro Health Center improve education and counseling efforts regarding the benefits of DPT immunization for mothers and the broader community in order to increase DPT immunization coverage.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Untuk Memanfaatkan PUSKESMAS Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2022 Qasthari, Wegina Salsa; Arbi, Anwar; Anwar, Syarifuddin
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v1i3.864

Abstract

Jumlah Puskesmas di Provinsi Aceh yakni sebanyak 359 puskesmas yang terdiri dari 158 unit Puskesmas rawat inap , Puskesmas non rawat inap terdiri dari 201 unit. Jumlah puskesmas tahun 2019 ini meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya yakni terdiri dari 348 unit , dengan jumlah puskesmas rawat inap sebanyak 156 unit dan puskesmas non rawat inap sebanyak 192 unit (Dinkes Aceh,2019). Tujuan penelitian : untuk menggetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Untuk Memanfaatkan Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, populasi pada penelitian ini adalah 30.506 masyarakat yang berada di wilayah kerja puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 masyarakat. Dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Yang dilaksanakan pada 01-02 Maret 2022 dengan 4 orang enumerator. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square, data dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang dapat dikatakan minat ialah responden yang berkunjung lebih dari satu kali, maka 75% masyarakat memiliki minatmemanfaatkan puskesmas, 72% keluarga yang mendukung, 59% masyarakat pengetahuan baik, 60% persepsi masyarakat yang mengatakan baik pada pelayanan petugas kesehatan, 60% masyarakat bersikap negatif dan 70% fasilitas pelayanan Kesehatan baik. Dari hasil uji statistik bivariat ada hubungan antara minat masyarakat memanfaatkan puskesmas dengan dukungan keluarga (P-value=0,000), pengetahuan (P-value=0,000), pelayanan petugas kesehatan (P-value=0,005), sikap (P-value=0,018), sedangkan variabel fasilitas pelayanan kesehatan tidak terdapat hubungan (P-value=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini, adanya hubungan antara dukungan keluarga, pengetahuan, pelayanan petugas kesehatan, sikap, fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas kuta alam kota banda Aceh tahun 2022.
Hubungan Pengetahuan, Persepsi, Peran Media Sosial Dan Sikap Masyarakat Terkait Kebijakan Pemerintah Aceh Dalam Penanganan Kasus Pandemic Covid-19 Di Desa Lamtemen Timur Kec. Jaya Baru Banda Aceh Tahun 2022 Hasanah.I,, Nur; Anwar, Syarifuddin; Aramico, Basri
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v1i2.869

Abstract

Kasus Covid-19 di Indonesia menyebabkan banyak korban jiwa sehingga membuat pemerintah mengambil kebijakan-kebijakan dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Kebijakan-kebijakan tersebut menimbulkan banyak pro-kontra dikalangan masyarakat termasuk kebijakan yang diterapkan di Provinsi Aceh. Salah satu desa yang merasakan dampak dari kebijakan itu adalah Desa Lamteumen Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, persepsi, peranmedia sosial dan sikap masyarakat terhadap kebijakan pemerintah Aceh di Desa Lamteumen Timur. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lamteumen Timur Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh pada tanggal 23-27 Januari tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 orang yang diambil dengan Proportional Random Sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 44,3% responden yang respek dan 55,7% responden tidak respek dengan kebijakan pemerintah Aceh, 38,6% responden berpengetahuan baik dan 61,4% responden berpengetahuan kurang, responden yang memiliki persepsi positif 34,3% dan negatif 65,7%, responden yang menyatakan media sosial berperan 37,1% dan yang menyatakan media sosial tidak berperan 62,9%, responden dengan sikap positif 54,3% dan sikap negatif 45,7%. Hasil uji statistik tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,333, ada hubungan antara persepsi masyarakat dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,000, tidak ada hubungan antara peran media sosial dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,08, tidak ada hubungan antara sikap masyarakat dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,064.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Membuang Sampah Sembarangan Pada Peserta Didik Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Ingin Jaya Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022 Maulidar, Putri; Zakaria, Radhiah; Anwar, Syarifuddin
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i1.1212

Abstract

Anak usia sekolah yang memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan dan lingkungan terutama di lingkungan sekolah yang dapat menggangu proses belajar mengajar menjadi tidak nyaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku membuang sampah sembarangan pada peserta didik di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Ingin Jaya Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Ingin Jaya Kecamatan Blang Bintang berjumlah 292 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tekhnik simple proportional sampling dan diperoleh sampel sebanyak 74 orang responden. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 25 Februari - 01 Maret 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa 67,6% peserta didik berperilaku membuang sampah sembarangan, 43,2% peserta didik berpengetahuan kurang baik, 70,3% peserta didik bersikap negatif, 60,8% peserta didik tidak ada pemanfaatan tempat sampah, 41,9% guru tidak berperan dan 48,6% orangtua tidak berperan. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan (p-value=0,000), sikap (p-value=0,020), pemanfaatan tempat sampah (p-value=0,002), peran guru (p- value=0,000), peran orangtua (p-value=0,005) dengan perilaku membuang sampah sembarangan pada peserta didik di SMPN 2 Ingin Jaya Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022.