Nur Widayanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL DI BPS ROSIDA HIMAWATI DESA TAMBAKREJO KECAMATAN PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO Fetty Chandra Wulandari; Nur Widayanti
Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 10) Vol. 6 No. 01 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 10)
Publisher : Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 10)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AKI di Jateng mencapai 114,42 per 100.000 kelahiran pada tahun 2010. Di purworejo 37 bayi (29,4%) merupakan penyebab tertinggi terjadinya rupture perineum. Berdasarkan hasil wawancara di BPS Rosida Himawati angka kejadian rupture perineum sebanyak 63 orang (36,2%) dari 165 kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara berat badan bayi baru lahir dengan kejadian rupture perineum di BPS Rosida Himawati Desa Tambakrejo Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo. Desain penelitian secara Survey Analitik dengan pendekatan Case Control. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu bersalin yang mengalami rupture perineum dan yang tidak mengalami rupture perineum berjumlah 126 orang. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji chi square. Uji Statistik yang digunakan adalah Coefisien Contingensi. Hasil penelitian didapatkan harga signifikan antara berat badan bayi dengan kejadian rupture perineum, dengan uji nilai Chi Square 33,652, nilai r value 0,000 < 0,05 dan Coefisien Contingensi 0,459 yang artinya berhubungan sedang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara berat badan bayi baru lahir dengan kejaidan rupture perineum pada persalinan normal di BPS Rosida Himawati Kabupaten Purworejo
The Pengaruh Inflasi, Kurs, dan Bagi Hasil terhadap Deposito Mudharabah pada Bank Muamalat Indonesia Periode Tahun 2017-2024 Nur Widayanti; Hansen Rusliani
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak Vol. 3 No. 3 (2026): September : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak (JIEAP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jieap.v3i3.2488

Abstract

This study aims to analyze the influence of inflation, exchange rate, and profit-sharing rate on Mudharabah deposits at Bank Muamalat Indonesia during the 2017–2024 period. Macroeconomic variables such as inflation and exchange rate potentially affect investment preferences, while profit-sharing, as an internal factor, plays a key role in mobilizing third-party funds within Islamic banking. This research employs a quantitative associative approach using secondary data derived from quarterly financial reports of Bank Muamalat Indonesia and relevant macroeconomic indicators. Multiple linear regression analysis is applied to examine the relationships among variables. The results indicate that inflation has no significant effect on Mudharabah deposits. The exchange rate shows a negative and significant effect, while profit-sharing has a positive and significant effect. Simultaneously, all variables exert a significant influence with a coefficient of determination of 58.8%, leaving 41.2% explained by other factors outside this study. These findings highlight that profit-sharing is the dominant factor driving Mudharabah deposit growth, whereas certain macroeconomic conditions may reduce the attractiveness of Islamic investment instruments.