Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Risiko Tinggi Dan Tanda Bahaya Pada Kehamilan, Persalinan, Nifas Dengan Sikap Dan Perilaku Ibu Dalam Perawatan Kehamilan Rianti, Agus; Mikawati; Asriyanti; Muaningsih; Pratiwi, Rizky
Journal of Pubnursing Sciences Vol 2 No 03 (2024): Journal of Pubnursing Sciences (JPS)
Publisher : PT. Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jps.v2i03.116

Abstract

High risk pregnancy is a dangerous pregnancy. Can cause major complications in the mother and fetus in the womb, compared to normal pregnancy, childbirth, postpartum. Aim research is to determine the relationship between pregnant women's knowledge about high risks and danger signs of pregnancy, childbirth, postpartum with attitudes and behavior in pregnancy care. Research method use descriptive analytics with a cross-sectional design. Sample 95 with accidental sampling technique. Chi-square test data analysis. Results are Of the 95, 11(11.6%) had good knowledge, 84(88.4%) had poor knowledge, 15(15.8%) had positive attitudes, 80(84.2%) had negative attitudes, 14(14.2%) positive attitudes. .7%), negative behavior 81(85.3%). The results of the test using chi-square showed that there was a relationship between knowledge and attitude, with a p-value of 0.000 <0.05 and between knowledge and behavior, a p-value of 0.000 <0.05 was obtained. There is a relationship between knowledge about high risks and danger signs of pregnancy, childbirth, postpartum with attitudes and behavior in pregnancy care.
Influence of The Level of Knowledge of BPJS Patients on The Use of JKN Mobile Applications in TP2RJ RSU Thalia Irham Gowa Agustina; Lilik Meilany; Muh Erwin Rosyadi; Asriyanti
Comprehensive Health Care Vol. 8 No. 2 (2024): Comprehensive Health Care
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : TheMobile JKN application is a new breakthrough developed by BPJS Kesehatan which provides convenience for participants to register or register in health services, take online queues, but there are still very few BPJS patients who use the Mobile application JKN data found that the total number of outpatient visits per day is 100 – 200 at Thalia Irham Goawa Hospital, only 10 – 15 use the JKN Mobile Application. Objective:To determine the influence of BPJS patients' knowledge level on the use of the Mobile JKN Application at TP2RJ. Method: This type of qualitative descriptive research with a simple linear regression analysis technique, a sample of 75 respondents, and an accidental sampling technique. Results: The results of simple linear regression showed a Significance Value = 0.000 < a probability value of 0.05 which means that there is an influence on the BPJS Patient Knowledge Level in TP2RJ, while the correlation value (R) = 0.688 and the determination coefficient (R Square) = 0.473, the following categories of independent variable influence strength (BPJS Patient Knowledge Level in TP2RJ) on the dependent variable show the strength of the influence magnitude is included in the category with a value of 0.30 – 0.50 (Utilization of Mobile JKN Application in TP2RJ): Conclusion: H0 rejected and Ha accepted there is an effect of BPJS patients' knowledge level on the utilization of the Mobile JKN Application, Meanwhile, the Knowledge Level variable has a moderate influence on the variable of the Utilization of the Mobile JKN Application in TP2RJ
Gambaran Komunikasi Petugas dalam Menangani Masalah di Tempat Pendaftaran Pasien di Puskesmas Pertiwi Suardi, Nur Shafira; Hamzah Tasa; Mikawati; Asriyanti
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v5i2.417

Abstract

Proses pendaftaran pasien di Puskesmas Pertiwi sering mengalami kendala seperti antrean panjang, gangguan sistem, ketidaklengkapan dokumen, serta ketidaksabaran pasien. Hal ini menimbulkan kesenjangan antara harapan pelayanan yang cepat dengan kenyataan pelayanan yang masih sering terhambat komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perilaku komunikasi petugas dalam menangani berbagai permasalahan di tempat pendaftaran pasien di Puskesmas Pertiwi. Penelitian dilakukan di Puskesmas Pertiwi dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan wawancara mendalam dan observasi nonpartisipan terhadap empat petugas pendaftaran yang dipilih dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis tematik. Ditemukan lima tema utama: yaitu komunikasi prosedur pendaftaran, administrasi BPJS, kelengkapan dokumen, sikap dan emosi pasien, serta gangguan teknis pelayanan. Petugas menggunakan komunikasi verbal dan nonverbal dengan sopan, jelas, dan sabar. Pasien umumnya menunjukkan respons positif setelah menerima penjelasan.  Komunikasi petugas pendaftaran efektif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pelayanan. Diperlukan pelatihan komunikasi petugas serta edukasi masyarakat terkait prosedur pelayanan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap, Dan Keterampilan Ibu Dalam Pertolongan Pertama Pada Anak Balita Tersedak Di TK Ceria Makassar Rizky Juniar, Chantika; Mikawati; Rizky Pratiwi; Muaningsih; Asriyanti
Diagnosa Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : CV, Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/tegyw108

Abstract

Latar Belakang: Tersedak merupakan kondisi kegawatdaruratan pada anak balita yang berisiko menyebabkan hipoksia hingga kematian apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Rendahnya pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu alam pertolongan pertama menjadi faktor utama keterlambatan penanganan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu dalam memberikan pertolongan pertama pada anak balita tersedak di TK Ceria Makassar. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 17 ibu yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner pengetahuan, sikap, dan keterampilan, serta dianalisis dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil: hasil penelitian menunjukkan terdapat hubunagn yang signifikan antara pengetahuan dan sikap ibu dalam pertolongan pertama pada balita tersedak (p < 0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan keterampilan maupun antara sikap dan keterampilan ibu. Kesimpulan: Pengetahuan ibu memiliki hubungan dengan sikap dalam memberikan pertolongan pertama pada anak balita tersedak. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan melalui edukasi keehatan diharapkan dapat mendorong terbentuknya sikap yang lebih positif dalam menghadapi kejadian tersedak pada anak