Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

efektif Optimasi Media Murashige and Skoog (Ms) pada Pembesaran Planlet Anggrek Dendrobium Sp Secara In-Vitro: optimasi media MS dengan penambahan ekstrak pisang dan kentang Novia Putri, Adhellya; Nur Lailiyah, Wiharyanti; Satu Risda, Anis; Qur'ani, Nurul
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Media Informatika
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman anggrek dengan kualitas terbaik, memerlukan bahan-bahan organik dicampur kedalam media kultur jaringan. Produk organik seperti kentang dan pisang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian bertujuan untuk mencari campuran media MS yang terbaik dan memastikan kandungan unsur organik dari kentang dan pisang dalam media MS dalam jumlah yang tepat untuk membantu pertumbuhan planlet Anggrek Dendrobium Sp. Dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), pisang dan kentang dicampur kedalam media. Ekstrak kentang dengan 3 konsentrasi berbeda: 100 g/L, 150 g/L, dan 200 g/L. Ekstrak pisang dalam tiga konsentrasi: 20 g/L, 40 g/L, dan 60 g/L. Masing-masing terdapat 9 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 unit percobaan. Parameter penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar, dan jumlah tunas. Hasil data pengamatan yang di peroleh akan diolah menggunakan F-ANNOVA (Fingerprint Analysis of Variance) untuk melihat data observasi dan  menggunakan Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% untuk melihat apakah ada perubahan nyata pada perbesaran. Tanaman tumbuh paling tinggi dan mempunyai daun paling banyak terdapat pada kombinasi 20 g/L ekstrak pisang dan 150 g/L ekstrak kentang. Jumlah akar yang tumbuh paling banyak pada ekstrak kentang 150 g/L dan pisang 60 g/L. Tidak ada perbedaan jumlah tunas pada media MS kombinasi dan MS0. Penambahan kombinasi bahan organik berpengaruh pada pembesaran planlet anggrek Dendrobium sp. Pada penelitian lanjutan disarankan untuk menambah tambah Zat Pengatur Tumbuh berupa sitokinin agar terdapat perbedaan yang signifikan pada jumlah tunas.
Pelatihan Kultur Jaringan Tanaman Anggrek Skala Rumah Tangga Di Kelurahan Sememi Kota Surabaya Putri, Adhellya Novia; Lailiyah, Wiharyanti Nur; Risda, Anis Satu; Qur'ani, Nurul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman anggrek merupakan tanaman hias yang memiliki bunga indah dan unik. Di Indonesia bunga anggrek diminati sebagian masyarakat karena memiliki daya tarik dan nilai ekonomi yang tinggi. Hal tersebut dapat menjadi peluang besar untuk dikembangkan dalam bisnis. Dalam kegiatan ini ada 2 bentuk kegiatan yaitu penyuluhan kultur jaringan dan demontrasi pembuatan media serta praktik tanam anggrek ke dalam media yang sudah siap. Kegiatan pelatihan di laksanakan di lingkungan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kelurahan Sememi, Kota Surabaya. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat dapat menerapkan ilmu dengan berwirausaha budidaya tanaman anggrek secara kultur jaringan. Peserta yang mengikuti pelatihan kultur jaringan hampir semuanya masih minim akan teori kultur jaringan tanaman anggrek. Kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, dan kemampuan peserta dalam memperbanyak anggrek dengan teknik kultur jaringan skala rumah tangga. Peserta sudah mampu melakukan tahapan kultur jaringan skala rumah tangga mulai dari pembuatan media hingga penanaman bibit anggrek dengan baik. Besar harapan ibu/bapak MBR dapat meningkatkan penghasilan mereka dengan berwirausaha budidaya tanaman anggrek secara kultur jaringan.