Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

HUBUNGAN KOORDINASI KESEIMBANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SHOOTING BASKET KELAS VII SMP LKIA PONTIANAK Apriansyah, Firman; Triansyah, Andika; Hidasari, Fitriana Puspa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.543 KB)

Abstract

 Abstract The purpose of this study is to find out how much the combined relationship between coordination and balance to the results of shooting basketball class VII SMP LKIA Pontianak. Special issues to be addressed. 1. How to improve the results of shooting basketball balls on students in class VII of LKIA Junior High School? 2. How much is the combined relationship between coordination and balance to the results of shooting basketball class VII SMP LKIA Pontianak. The method used in this research is to use descriptive method, with research form using correlation or correlation or relationship. The population used in this research is Junior High School, especially son, amounting to 6 students, while the samples used in can through systematic sampling. The samples studied were students who followed extracurricular Basket at SMP LKIA Pontianak. The result of data analysis used in this research is product moment correlation technique. The relationship between coordination and balance with the results of shooting the ball in basketball.Conclusion of the authors in this study showed that between coordination and balance with the results of shooting basketball in class VII Junior Secondary School Institute of Welfare and Childhood in Pontinak, has a significant relationship.Keywords: Basic Skills, Shooting, Ball, Basket, Learners. 
Aktivitas Membersihkan Sampah Plastik di Pantai Trikora Bintan Adyk Marga Raharja; Firman Apriansyah; Muhammad Ridho Baihaque
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v2i2.575

Abstract

Pantai merupakan tempat wisata yang mudah dijangkau di daerah maritim untuk menghilangkan kejenuhan ditengah rutinitas sehari-hari. Pulau Bintan adalah pulau yang didominasi lebih dari 90% wilayahnya oleh laut. Sebagian besar dari penduduk di bintan sangat bergantung pada hasil laut, selain itu sektor pariwisata terutama lautannya menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun wisatawan internasional. Keindahan pantai khususnya di Pantai Trikora Bintan, Kepulauan Riau yang merupakan lokasi strategis karena berbatasan dengan Singapura dan Malaysia. Pengunjung wisata pantai trikora setiap tahunnya meningkat namun memiliki masalah terkait kesadaran pengunjung yang belum merata untuk memelihara kebersihan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk mengajak kepada masyarakat sekitar untuk peduli dan juga mengedukasi untuk memisahkan sampah sesuai jenisnya. Jenis sampah diklasifikasikan dengan menggunakan ukura meso (0,5-2,5cm) atau biasa disingkat LCS yaitu litter classification system. Beberapa temuan sampah dilokasi pantai trikora yaitu sampah plastik, kayu, busa plastik, kaca dan keramik. Sampah plastik menjadi penyumbang terbanyak yaitu 43%, disusul kayu 24%, busa plastik 19%, kaca dan keramik 14%.
PERANCANGAN KAPAL IKAN HEMAT ENERGI UNTUK WILAYAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU Firman Apriansyah; Muhd Ridho Baihaque; Fahreza Nur Akbar
JURNAL JALASENA Vol 5 No 1 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Karimun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/jalasena.v5i1.1068

Abstract

The Riau Islands has 96% ocean and own large potential of capture fisheries resources compare to amount of capture fisheries production which not optimal because increasing fuel oil prices and It fishing gear is not comparable with foreign vessels with modern fishing gear. This study aims to design saving energy fishing vessel including lines plan, general arrangement, and 3D drawings, Analyzing Ship stability and Hydrostatic according to regulation sailing to Riau Islands Province area. This vessel provided by solar panel which can distribute the energy to generator and can saving fuel oil until 4725 liter in 15 days operation with stability calculation and hydrostatic analysis comply with regulation. This vessel can increase capture fisheries production with innovation of renewable energy in this vessel.
Analisis Kelayakan Pengembangan Wilayah Bintan Timur Sebagai Area Industri Pembuatan Kapal Marga Raharja, Adyk; Nusyirwan, Deny; Ridho Baihaque, Muhd; Apriansyah, Firman; Hekso Yunianto, Anton; Dio, Rafi
Sustainable Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Sustainable : Jurnal Hasil Penelitian dan Industri Terapan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/zg2nnk61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan lokasi untuk galangan kapal di Bintan Timur yang menyediakan layanan pembuatan kapal baru dengan kedalaman 5 meter dan kapasitas antara 1000 sampai 5000 GT. Dari hasil survei lapangan, dua tempat yang menjadi opsi adalah Desa Galang Batang dan Desa Sungai Enam. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dipakai untuk mengevaluasi kedua lokasi tersebut berdasarkan kriterianya seperti geografi, infrastruktur, modal, dan pasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa Desa Galang Batang mendapatkan nilai lebih tinggi dengan skor 0,82 (82%), dan menurut peraturan pemerintah tentang zona industri, lokasi ini dianggap layak.
Analisis Kinerja Distribusi dan Marketing dengan Metode Line Balancing Pada Produk UMKM Desa Pengudang Kabupaten Bintan Adyk Marga Raharja; Firman Apriansyah; Eka Suswaini; Muhd Ridho Baihaque; Dwila Sempi Yusiani; Ari Andriyas Puji
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i1.1094

Abstract

Perajin bambu di UMKM binaan PokDarWis Desa Pengudang Kabupaten Bintan belum memiliki daya jual yang optimal secara menyeluruh. Berdasarkan kondisi di daerah tersebut, pelaku UMKM lebih memilih menerapkan sistem Make-to-Order (MTO). Dalam jangka waktu yang ditentukan, metode tersebut belum menemukan solusi yang optimal. Dengan adanya permasalahan tersebut, perubahan diperlukan dalam penentuan rute logistik untuk mengurangi biaya transportasi. Metode Operation Chart dan Line Balancing dipilih dalam penelitian ini untuk mencapai tujuan optimal dalam implementasi line balancing sehingga setiap stasiun kerja dapat bekerja secara efektif dan efisien. Terdapat peningkatan signifikan dalam jumlah stasiun kerja setelah penelitian ini dilakukan. Setelah menerapkan metode Line Balancing, data Line Efficiency (LE) yang didapatkan adalah 71,94% dari total waktu kerja stasiun. Balance Delay (BD) memiliki nilai sebesar 35%, dan jumlah stasiun kerja yang seimbang adalah 21,46 dari total 40 elemen kerja. Oleh karena itu, perlu dilakukan beban kerja yang adil dari operator dengan menyediakan pekerjaan untuk operator tidak ditempati sehingga semua pekerjaan dapat diselesaikan.
Educating Renewable Energy Innovation: Bio-Briquette Development from Plantation Waste in South Toapaya, Bintan Island Nabila, Aditia Ayu Rahma; Fatiha, Aidil Mersa; Nusyirwan, Deny; Apriansyah, Firman; Rusdy, Ahmad; Al Rasyid, Muhamad; AS, Zuleriwati; Karim, Abdul Alimul; Dio, Rafi
Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering and Technology Vol. 6 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aijaset.v6i1.279

Abstract

The increasing demand for energy and the continued reliance on fossil fuels in Indonesia present serious environmental and economic challenges. This community service project introduces an innovative solution by developing bio-briquettes from cassava peel waste in South Toapaya Village, Bintan Island. The program applies a Participatory Action Research (PAR) approach to engage the community in a hands-on learning experience, from problem identification to production and evaluation. Through interactive socialization and technical training, villagers—especially farmers and housewives—were educated on the benefits of converting plantation waste into renewable energy. The process involved drying, pyrolysis, mixing with natural adhesives, molding, and testing of the resulting briquettes. The produced bio-briquettes demonstrated effective burn duration up to 42 minutes with low smoke output, making them a viable alternative to firewood. This initiative not only reduced organic waste but also empowered the community to create economic value from local resources. While the project achieved its educational and technical goals, limitations included a lack of laboratory validation and small-scale outreach. The results show promising potential for broader implementation in rural energy innovation.
Analisis Statistik Pengaruh Inflasi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan Pendekatan Regresi Linier: Studi Kasus: Kota Pekanbaru Rusdi, Ahmad; Nabila, Aditia Ayu Rahma; Apriansyah, Firman; Amalia, Fransisca; Sakti, Angga Yuda; Kanny, Yuli Khaerati
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i3.1100

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran indikator makroekonomi, khususnya inflasi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dalam menilai stabilitas dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Kota Pekanbaru, sebagai pusat ekonomi strategis di Provinsi Riau, mengalami dinamika inflasi dan PDRB yang menarik untuk dikaji selama periode 2019–2023, terutama dalam konteks pasca-pandemi COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang diukur melalui PDRB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh inflasi (variabel independen) terhadap PDRB (variabel dependen). Hasil analisis menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB Kota Pekanbaru, dengan hasil uji t menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap PDRB dengan nilai signifikansi 0,578 (> 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam periode lima tahun terakhir, inflasi bukan merupakan faktor dominan yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru.
Rancang Bangun Tenda Pelindung Ikan Asin Menggunakan Teknologi Nirkabel Bluetooth Untuk Masyarakat Nelayan Pulau Tiga Kabupaten Natuna Nusyirwan, Deny; Prayetno, Eko; Baihaque, Muhd Ridho; Yunianto, Anton Hekso; Putra, Risandi Dwirama; Raharja, Adyk Marga; Apriansyah, Firman
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 19, No 1 (2026): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v19i1.110730

Abstract

Ikan asin adalah produk yang dihasilkan dengan merendam ikan dalam air garam dan kemudian dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Kualitas pengeringan sangat mempengaruhi harga jual ikan asin, semakin baik proses pengeringannya, semakin tinggi nilai jual ikan tersebut. Namun, salah satu masalah utama dalam proses ini adalah ketika ikan terkena hujan, yang memperlambat pengeringan dan dapat merusak kualitas ikan. Masyarakat pesisir umumnya menutup atau memindahkan ikan yang sedang dijemur agar tidak basah terkena hujan. Untuk mengatasi masalah tersebut, diusulkan tenda otomatis untuk melindungi ikan asin dari hujan. Tenda ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno yang terhubung dengan Bluetooth sebagai pusat pengolahan informasi, sehingga tenda dapat secara otomatis menutup ketika hujan datang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa teknologi ini efektif, murah, dan mudah digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan sosial dan design thinking bersama warga sebagai calon pengguna untuk memahami kebutuhan mereka, sehingga solusi yang dihasilkan tepat dan relevan.
Teknologi Internet of Things untuk Monitoring Berat Sampah di Lokasi Wisata Pulau Penyengat Nusyirwan, Deny; Prayetno, Eko; Baihaque, Muhd Ridho; Yunianto, Anton Hekso; Putra, Risandi Dwirama; Raharja, Adyk Marga; Apriansyah, Firman; Suhendra, Tonny
JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan Vol 19, No 1 (2026): January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jiptek.v19i1.110757

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Pulau Penyengat, salah satu kawasan wisata sejarah peninggalan kerajaan Melayu yang menjadi daya tarik utama di Kota Tanjungpinang. Peningkatan aktivitas masyarakat dan jumlah wisatawan menyebabkan peningkatan signifikan terhadap volume sampah, baik dari sumber rumah tangga maupun aktivitas wisata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancang sistem pemantauan berat sampah berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat diakses secara real-time oleh petugas kebersihan dan instansi terkait tanpa batasan ruang dan waktu. Sistem ini menggunakan Wemos D1 Min dengan konektivitas Wi-Fi yang terintegrasi dengan sensor load cell, serta memanfaatkan aplikasi Blynk sebagai penghubung ke web server. Penelitian diawali melalui pendekatan sosial bersama masyarakat sebagai calon pengguna dan dilanjutkan dengan penerapan metode design thinking untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat bekerja dengan baik, akurat, mudah dioperasikan, dan memiliki biaya implementasi yang rendah. Inovasi ini terbukti mampu mendukung efisiensi pengelolaan sampah di Pulau Penyengat serta berpotensi diterapkan di kawasan wisata lain dengan kondisi serupa.