Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS LAYANAN INFORMASI UNTUK MEMBINA NILAI KARAKTER PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP Handayani, Novi Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 10 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.958 KB)

Abstract

AbstractThis study aims to describe information services to foster the character of class VIII students in SMP St. Francis Asisi Pontianank. The method used is lecture method, question and answer, discussion, with the form of research analysis. The sample in this research use 49 people. Data technique used is indirect communication technique, data settlement tool used is psychology scale. Data analysis used is descriptive analysis. From the research results, in detail are as follows; 1) informational services to nurture the character of the learners fairly well. These results can be seen from the results. 2) the value of coaching characters in the learner good. These results can be seen from the data if the data for the variable aspects of most of the information services. 3) There is a significant positive relationship between information services to foster middle class VIII St. Francis Pontiac Asisi Pontianak.         Keywords: Information Service, Character Value Building
Hubungan Kesiapan Mengajar dengan Tingkat Kecemasan pada Guru Taman Kanak-kanak (TK) Se-Kecamatan Singaparna Handayani, Novi Sri; Nugraha, Fajar; Anggarasari, Nandhini Hudha
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 9 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v9i1.1946

Abstract

Berdasarkan wawancara yang saya lakukan dengan guru melalui WhatsApp, mereka menemukan bahwa jika mereka belum menguasai materi pelajaran, maka akan muncul kecemasan saat mengajar. Selain itu, sebelum mulai mengajar, konsep harus dibuat untuk mengurangi kecemasan, dan jika ada kegaduhan di kelas, kecemasan muncul dan guru merasa gelisah dan takut tidak bisa menanganinya.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan korelasi analitik dan cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru TK yang sangat siap untuk mengajar cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah. Hasil ini sejalan dengan teori behaviorisme Edward Lee Thorndike, yang menekankan bahwa latihan dan pengulangan meningkatkan keterampilan dan kesiapan guru. Thorndike mengatakan bahwa proses pembelajaran yang melibatkan penguatan stimulus-respons dan repetisi memainkan peran penting. peran yang sangat penting dalam pengembangan keterampilan. Hasil ini sejalan dengan temuan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), yang menunjukkan bahwa ketika guru merasa lebih siap dan percaya diri untuk menyelesaikan tugas mereka, tingkat kecemasan mereka secara signifikan berkurang. Dengan nilai t hitung 0,433 dan nilai signifikasi 0,015, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kesiapan mengajar dengan tingkat kecemasan pada guru taman kanak-kanak se-Kecamat, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.