Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

THE VALIDITY AND PRACTICALITY OF E-BOOK FLIPBOOK-BASED ON TISSUES STRUCTURE AND ORGAN FUNCTION OF PLANT IN 11TH GRADES HIGH SCHOOL MATERIAL Septiana, Bella; Indana, Sifak; Bashri, Ahmad
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flipbook is one of media-based e-Book designed with a software application-shaped book that containing the intended content, such as pages and can be well-thumbed. Media development  e-Book with flipbook-based is one of supporting learning in the curriculum of 2013 on Biology material Base Competence of 3.3. Analyzing the relationship between the structure of the cells in tissue of the organ functions in plants and 4.3. Presenting data on observations of the structure of tissues and organs in plants. The purpose of this study was to develop electronic textbook (e-Book) flipbook-based of the material tissue structure and function of plant organs as well as to describe the validity and practicality. The stages of the development e-Book reference to development model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation or Delivery, and Evaluations). The validity obtained based on the validation expert lecturer material and expert lecturer media. The practicality obtained from readability of e-Book flipbook-based and students' response. The results of the validation media showed the average value based on component of content, component of the presentation, and linguistic component was 4 with the valid criteria. The practicality of e-Book flipbook-based on readability showed that e-Book fit for student in 11th grades and students' response showed the average value was 98.33%. The overall results of the study concluded that e-Book flipbook-based suitable for use as a learning medium in supporting learning tissue structure and function of plant organs material for eleventh high school students. Keywords: E-Book flipbook-based, development, tissue structure and organs function of plant
PEMBUATAN HERBARIUM KERING SEBAGAI MEDIA PENGENALAN ETNOBOTANI DI LINGKUNGAN SMPN 6 MADIUN Ferosa, Findyta Novia; Savira, Hasna Gita; Septiana, Bella; Kartina, Aninda Ayu; Rismawati, Julia; Wijianti, Indah; Pujiati, Pujiati
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v8i2.7406

Abstract

Program pengabdian ini terdiri dari pelatihan dan pembuatan herbarium yang dilaksanakan di SMP Negeri 6 Madiun. Program ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan pembuatan herbarium sebagai media pengenalan etnobotani kepada peserta didik kelas VII SMP Negeri 6 Madiun. Kegiatan pelatihan herbarium terdiri dari pretest, penyampaian materi, dan posttest. Kegiatan pembuatan herbarium meliputi kegiatan persiapan alat dan bahan, pengambilan spesimen, pembersihan spesimen, pengepresan, labelling, dan pemasangan pigura. Program pelatihan dan pembuatan herbarium secara keseluruhan berjalan lancar. Keberhasilan program ini ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan peserta didik terkait herbarium sebesar 27% dan tingginya tingkat keberhasilan pembuatan herbarium oleh peserta didik. Produk herbarium dari program ini diharapkan dapat digunakan sebagai media pengenalan etnobotani pada peserta didik khususnya peserta didik di SMP Negeri 6 Madiun.   
How can LS Improve the Effectiveness of PBL-TaRL in Biology Learning with Ecosystem Material? Septiana, Bella; Misri Supadmi; Sumani; Marheny Lukitasari
Florea : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/florea.v11i1.21091

Abstract

The main objective of this research is to analyze the effectiveness of PBL-TaRL implementation through Lesson Study (LS) on Ecosystem material in high school. The research design used a combination of qualitative and quantitative data through mixed methods with triangulation. The study consisted of three cycles that observed students' learning activities especially in the Plan, Do, and See stages. A pretest-posttest sheet in the form of a google form and an observation sheet were used as instruments in this study. All data were analyzed qualitatively with paired sample t-test and N-Gain test. The results showed that LS-based PBL-TaRL had effective results in learning, from the acquisition of N-Gain in cycle 1 of 72.2%, 95.75% in cycle 2, and 89.66% in cycle 3. These findings are expected to provide information for subject teachers, and the government in the field of education to further develop and apply the PBL-TaRL approach.
PEMBUATAN HERBARIUM KERING SEBAGAI MEDIA PENGENALAN ETNOBOTANI DI LINGKUNGAN SMPN 6 MADIUN Ferosa, Findyta Novia; Savira, Hasna Gita; Septiana, Bella; Kartina, Aninda Ayu; Rismawati, Julia; Wijianti, Indah; Pujiati, Pujiati
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v8i2.7406

Abstract

Program pengabdian ini terdiri dari pelatihan dan pembuatan herbarium yang dilaksanakan di SMP Negeri 6 Madiun. Program ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan pembuatan herbarium sebagai media pengenalan etnobotani kepada peserta didik kelas VII SMP Negeri 6 Madiun. Kegiatan pelatihan herbarium terdiri dari pretest, penyampaian materi, dan posttest. Kegiatan pembuatan herbarium meliputi kegiatan persiapan alat dan bahan, pengambilan spesimen, pembersihan spesimen, pengepresan, labelling, dan pemasangan pigura. Program pelatihan dan pembuatan herbarium secara keseluruhan berjalan lancar. Keberhasilan program ini ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan peserta didik terkait herbarium sebesar 27% dan tingginya tingkat keberhasilan pembuatan herbarium oleh peserta didik. Produk herbarium dari program ini diharapkan dapat digunakan sebagai media pengenalan etnobotani pada peserta didik khususnya peserta didik di SMP Negeri 6 Madiun.   
Daya Saing Bawang Putih di Indonesia Septiana, Bella; Kusnadi, Nunung; Fariyanti, Anna
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.1.40-52

Abstract

Permintaan bawang putih di Indonesia cenderung meningkat, tetapi kurang dari lima persen dari permintaan tersebut dipenuhi oleh produksi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing bawang putih Indonesia dan mengidentifikasi faktor penentunya. Data yang digunakan adalah data usahatani bawang putih yang diperoleh dari Sensus Pertanian 2013-Badan Pusat Statistik (BPS), yang terdiri dari 121 sampel petani di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan 98 petani di Provinsi Jawa Tengah. Metode Policy Analisis Matrix (PAM) digunakan untuk mengukur keunggulan komparatif dan kompetitif yang dikelompokkan sesuai dengan tingkat efisiensi teknis produksi yang diperkirakan oleh metode Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bawang putih Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif hanya sebesar 55 persen dari total sampel dari usahatani bawang putih. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif bawang putih secara signifikan ditentukan oleh efisiensi teknis produksi. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa daya saing bawang putih Indonesia peka terhadap perubahan produktivitas dan harga output. Daya saing tertinggi dicapai melalui perubahan signifikan pada produktivitas bawang putih lokal. Kebijakan pemerintah terkait harga input dan harga output menyebabkan petani membayar harga input yang lebih rendah dan menerima harga output yang lebih tinggi dari harga sosialnya. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa secara umum bawang putih Indonesia tidak kompetitif untuk di produksi di dalam negeri. Bawang putih dapat di produksi secara domestik sebagai produk substitusi impor jika di produksi dalam produktivitas tinggi dan usahatani yang efisien secara teknis. Saran dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan usahatani bawang putih disertai dengan perbaikan dalam efisiensi teknis produksi.