ANGRAINI, DIAN
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS PESERTA DIDIK KELAS XI SEMESTER I DENGAN MODEL INDUKTIF KATA BERGAMBAR (PICTURE WORD INDUCTIVE MODEL) ANGRAINI, DIAN; IMROATU JULAIKAH, DWI
LATERNE Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBerdasar pengamatan peneliti dan wawancara dengan guru Bahasa Jerman, peserta didik cenderung mengalami kesulitan dalam menulis karangan Bahasa jerman. Peserta didik selalu minta diberi contoh cara pengerjaan terlebih dahulu. Kurangnya penguasaan kosakata juga membuat peserta didik cenderung menggunakan kata-kata yang sama berulang kali. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi dalam pengajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Model induktif kata bergambar (picture-word inductive model) dapat membantu proses pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan menulis. Model induktif kata bergambar (picture-word inductive model) ini berupa gambar, sehingga dapat memacu peserta didik lebih semaangat dalam proses pembelajaran dan meningkatan imajinasi peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ?Bagaimana hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Jerman peserta didik dengan penerapan model induktif kata bergambar (picture-word inductive model) dengan tema Familie kelas XI Semester 1 SMAN 3 Sidoarjo.? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar keterampilan menulis Bahasa Jerman peserta didik dengan penerapan model induktif kata bergambar (picture-word inductive model) dengan tema Familie kelas XI Semester 1 SMAN 3 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan hasil belajar berupa uraian kata. Instrument penelitian ini adalah tes menulis karangan. Dan data penelitian didapat dari hasil tiga kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai yang cukup baik dalam keterampilan menulis yang di peroleh peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan adanya penerapan model induktif kata bergambar (picture-word inductive model) dalam keterampilan menulis Bahasa Jerman kelas XI dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMAN 3 Sidoarjo.Kata kunci : Hasil belajar, keterampilan menulis, Model induktif kata bergambar (picture-word inductive model)
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODELPEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI POLA BILANGAN DI KELAS IV SDN 05 TUJUAH KOTO TALAGO KABUPATEN 50 KOTA Angraini, Dian; Refiona Andika
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.58852

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya pelaksanaan pembelajaran matematika yang dilakukan oleh guru, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik di kelas IV SDN 05 Tujuah Koto Talago Kabupaten 50 Kota. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) di kelas IV SDN 05 Tujuah Koto Talago Kabupaten 50 Kota. Penelitian ini dilaksanakan dengan model Problem Based Learning di kelas IV SDN 05 Tujuah Koto Talago Kabupaten 50 Kota. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV yang berjumlah 16 orang. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, siklus I terdiri dari 2 pertemuan, dan siklus II terdiri dari 1 pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan, pada siklus I dimulai dengan hasil analisis : a) Modul Ajar menunjukkan rata-rata siklus I pertemuan 1 dan siklus I pertemuan 2 yaitu 85,71% (Baik) dan siklus II menjadi 92,85 % (Sangat Baik), b) Pelaksanaan aktivitas guru menunjukkan rata-rata siklus I pertemuan 1 dan siklus I pertemuan 2 yaitu 82,14% (Cukup) dan siklus II 92,85% (Sangat Baik), sedangkan pelaksanaan aktivitas peserta didik menunjukkan rata-rata siklus I pertemuan 1 dan siklus I pertemuan 2 yaitu 76,78% (Cukup), dan siklus II menjadi 89,29 % (Baik), c) Penilaian terhadap hasil belajar peserta didik pada siklus I pertemuan 1 dan siklus I pertemuan 2 yaitu diperoleh rata-rata 77,73 (Cukup) dan siklus II rata-rata 87,89 (Baik) . Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran matematika. Kata Kunci: Hasil belajar, Problem Based Learning, Pembelajaran Matematika