Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Efektivitas Program SPION (Studi pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sukoharjo) Utomo, Is Hadri; Putri, Adhisty Septianda Karya
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i2.94909

Abstract

Program SPION (Sistem Perizinan Online) merupakan aplikasi perizinan online yang dikelola DPMPTSP Kabupaten Sukoharjo dan bertujuan untuk memudahkan pelayanan perizinan bagi masyarakat di Kabupaten Sukoharjo. Namun, masyarakat belum sepenuhnya dapat menggunakan SPION dan ada ketidakpuasan terhadap kecepatan waktu pelayanan. Penelitian ini merupakan penelitian desktriptif kualitatif dan bertujuan mengukur efektivitas program SPION dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yakni teori Efektivitas Program dari Sutrisno (2007), mencakup pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, pencapaian tujuan, dan perubahan nyata. Informan dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman dan uji validitas adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan program SPION efektif dalam aspek tepat sasaran, pencapaian tujuan, dan perubahan nyata. Aspek pemahaman program belum efektif dikarenakan sosialisasi program SPION belum menjangkau seluruh masyarakat. Aspek tepat waktu juga belum efektif dikarenakan: a) waktu tunggu penerbitan rekomendasi; b) penolakan berkas persyaratan: dan c) kurang optimalnya sumber daya manusia pengelola.
THE USE OF QUALITATIVE APPROACH IN INFORMATION SYSTEM RESEARCH Nugroho, Rino Ardhian; Prakoso, Septyanto Galan; Astuti, Theresia Adinda Kusuma; Hidayati, Kartika Nur; Utomo, Is Hadri; Hanifah, Roisa Nur
DIA: Jurnal Administrasi Publik Vol 22 No 02 (2024): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : Program Studi Doktor Ilmu Administrasi, FISIP, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/dia.v22i02.10642

Abstract

During the pandemic, several governments choose to emphasize the strict approach to immigration on their border. This approach focuses on screening, tracing, and quarantine mechanisms. One of the countries that prioritize this method rather than relying on vaccination is Taiwan. This approach is also heavily affected by information technology advancement in government. This paper will discuss the implementation of digital fencing in Taiwan, using a qualitative method and personal narrative elaboration. The informants of this study are foreigners who entered and exited Taiwan during the COVID-19 pandemic and will provide a lot of resourceful data based on their experience. The result indicates that the socio-technical approach helps Taiwan in implementing digital fencing to reduce the risk of COVID-19.
Inovasi Kemasan Sebagai Sarana Meningkatkan Brand Image Produk Mie Soun Desa Manjung, Klaten Kusumawardhani, Arinta; Ibad, Irsyadul; Dirgatama, Chairul Huda Atma; Utomo, Is Hadri; Suryawati, Retno
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i1.74951

Abstract

Industri mie soun di Desa Manjung telah berdiri lebih dari 50 tahun dan menjadi pekerjaan turun-temurun yang dilakukan oleh warga. Mie soun banyak digunakan masyarakat untuk menjadi bahan baku atau bahan pendamping dalam pembuatan kuliner soto dan bakso. Seiring dengan meningkatnya produk kompetitor, mie soun asal Desa Manjung tidak lagi sepopuler dahulu.  Generasi millenial di wilayah Klaten, tidak lagi mengetahui bahwa produk mie soun tersebut berasal dari Desa Manjung. Hal ini mengakibatkan hilangnya ‘ciri khas’ mie soun sebagai produk lokal Desa Manjung.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan brand image mie soun  dengan melakukan inovasi kemasan produk.  Manfaat dari inovasi kemasan tersebut adalah (1) Meningkatnya brand image mie soun dari Desa Manjung sebagai produk yang menarik, (2) Meningkatnya kemampuan produsen tentang packaging produk. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu dengan pelatihan branding produk, pelatihan pembuatan logo dan merk produk, pelatihan pembuatan desain kemasan, serta pendampingan branding produk berbasis kearifan lokalSelanjutnya, pendampingan akan dilakukan dengan cara pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan dilakukan pada bulan mei – agustus 2021 dengan jumlah peserta 20 produsen mie soun dari Desa Manjung.The vermicelli soun noodle industry in Manjung Village has existed for more than 50 years and has been a hereditary work carried out by residents. Vermicelli noodles are widely used by the community as a raw material or accompanying ingredient in making culinary soup and meatballs.With the increasing number of competitor products, vermicelli noodles originating from Manjung Village are no longer as popular as before.. The millennial generation in the Klaten area no longer knows that the vermicelli noodle product originates from Manjung Village. This resulted in the loss of the 'characteristic' of soun noodles as a local product of Manjung Village. The purpose of this activity is to improve the brand image of soun noodles by innovating product packaging. The benefits of this packaging innovation are (1) Increasing the brand image of soun noodles from Manjung Village as an attractive product, (2) Increasing the ability of producers regarding product packaging. The method of theses community service activities are product branding training, logo and product branding training, packaging design training, and product branding assistance based on local wisdom. Furthermore, assistance will be carried out in the way of product packaging and marketing. Training activities are carried out in May - August 2021 with 20 participants from the soun noodle producer from Manjung Village.
Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Wonogiri Widyowati, Retno; Utomo, Is Hadri
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.76235

Abstract

Stunting pada anak merupakan kondisi gagal tumbuh akibat malnutrisi kronis yang dampak buruknya dapat berlangsung hingga jangka panjang karena proses kognitif yang tidak optimal, akan mengalami kesulitan belajar, dan tidak produktif sehingga berpenghasilan rendah saat dewasa. Percepatan penurunan stunting menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Wonogiri dengan mengedepankan kolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata kelola pemerintahan kolaboratif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Wonogiri, dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, selanjutnya teknik analisis menggunakan model Miles & Huberman (1994) yang terdiri dari reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validasi data dilakukan dengan triangulasi metode melalui metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan dengan sejumlah pemangku kepentingan yakni perangkat daerah, termasuk TP PKK dalam tim percepatan penurunan stunting, serta masyarakat menunjukkan bahwa kolaborasi dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Wonogiri sesuai dengan teori kolaborasi oleh Ansell & Gash (2007) dengan adanya proses yang dilakukan terdiri dari dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama, dan pencapaian hasil.
Manajemen Pengelolaan Pengaduan Layanan Perhubungan melalui ULAS di Dinas Perhubungan Kota Surakarta Syakira, Nabila Balqis; Utomo, Is Hadri
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i1.89081

Abstract

Manajemen pengelolaan pengaduan layanan perhubungan memiliki urgensi yang penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Adapun layanan perhubungan Dinas Perhubungan Kota Surakarta menjadi instansi dengan jumlah aduan terbanyak melalui ULAS tahun 2022 yakni 1.464 aduan, serta berada diposisi kelima instansi paling responsif menurut ULAS yaitu 63,89% yang dimana masih banyak terdapat ruang  untuk peningkatan. Dengan memaksimalkan manajemen pengaduan melalui ULAS, Dinas Perhubungan Kota Surakarta dapat menciptakan layanan perhubungan yang lebih responsif, efisien, dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pengelolaan pengaduan layanan perhubungan melalui ULAS di Dinas Perhubungan Kota Surakarta. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan aspek manajemen pengaduan Tjiptono (2009): Komitmen, Visible, Accessible, Kesederhanaan, Kecepatan, Fairness, Confidential, Records, Sumber daya, dan Remedy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengelolaan pengaduan layanan perhubungan melalui ULAS di Dinas Perhubungan Kota Surakarta telah berjalan secara baik dan selaras dengan aspek manajemen pengaduan. Penilaian yang dinilai baik didasarkan pada hasil penelitian melalui tanggung jawab instansi untuk menyelesaikan keluhan, pemberian informasi secara jelas dan akurat terkait cara penyampaian serta pihak yang dapat dihubungi, instansi memberi jaminan bahwa masyarakat dapat secara bebas, mudah, dan murah dalam menyampaikan keluhan, masyarakat dapat dengan mudah memahami prosedur pengaduan, kecepatan instansi menangani setiap aduan, perlakuan instansi yang adil tanpa membeda-bedakan pengadu, instansi menjaga privasi atau kerahasiaan pengadu, penyusunan data pengaduan yang disusun sedemikian rupa, penggunaan sumber daya untuk pengembangan sistem aduan, dan pemecahan dan penyelesaian yang dilakukan instansi pada setiap aduan.
Faktor Keberhasilan Implementasi Program Skill Development Center dalam Menekan Pengangguran di Kota Surakarta Kusumadewi, Dania Ridayanti; Haryani, Tiyas Nur; Utomo, Is Hadri
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.80294

Abstract

Pengangguran merupakan orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan. Negara Republik Indonesia menjamin bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Salah satu upaya pemerintah dalam mengentaskan pengangguran adalah dengan program Skill Development Center. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi program SDC dalam menekan pengangguran di Kota Surakarta dengan menggunakan analisis teori dan Van Metter dan Van Horn. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Analisis pembahasannya menggunakan model interaktif Miles and Huberman, serta validitas datanya menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari keenam poin dalam teori Meter dan Horn, semuanya menjadi faktor pendukung dalam implementasi program SDC. Namun, beberapa poin selain menjadi faktor pendukung juga ada yang menjadi faktor penghambat, yaitu poin ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik dan agen pelaksana, dan lingkungan ekonomi, sosial, dan politik.