p-Index From 2021 - 2026
5.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Jurnal Natapraja : Kajian Ilmu Administrasi Negara Yustisia Dia: Jurnal Administrasi Publik Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya JURNAL KOLABORASI Jurnal Kajian Komunikasi JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) JAKPP : Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Jurnal Administrasi Publik (JAP) Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Public Administration Studies ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Sospol : Jurnal Sosial Politik Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara) Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Journal of Educational Analytics Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Journal of Social Science Journal Publicuho Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis Jurnal Review Politik JANE (Jurnal Administrasi Negara) Society Sunan Ampel International Conference of Political and Social Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

COLLABORATIVE GOVERNANCE DAN MASYARAKAT DALAM PERBAIKAN PERMUKIMAN KUMUH UNTUK KOTA YANG BERKELANJUTAN Lestari, Mega Puji; Nugroho, Rino Ardhian
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 6, No 2 (2018): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.957 KB) | DOI: 10.31289/publika.v6i2.1625

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana Collaborative Governance dalam perbaikan permukiman kumuh yang berorientasi pada permukiman yang berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat didalamnya. Penelitian ini menggunakan metode systematic review. Dua database penelitian digunakan : Science Direct dan Scopus®. Kajian ini menemukan Collaborative Governance dalam perbaikan permukiman kumuh berupa pelibatan berbagai stakeholders baik pihak pemerintah, swasta dan lokal dalam hal ini masyarakat dalam segala tahap kebijakan / program. Model Upgrading Slum Area (Perbaikan Permukiman Kumuh) di setiap negara berbeda beda ada setidaknya 3 model yang digunakan, yaitu peningkatan keuangan mikro masyarakat, perbaikan arsitektur rumah menggunakan vernacular architecture dan pemenuhan air, listrik dan sanitasi tetapi semuanya memiliki tujuan akhir yang sama yaitu guna mewujudkan permukiman yang berkelanjutan (Sustainability City). Tidak semua negara melibatkan masyarakat dan hasilnya menujukkan bahwa keterlibatan masyarakat sebagai subjek dinilai penting dalam perbaikan permukiman kumuh ini agar perbaikan tersebut menjadi optimal.  Hanya 17% jurnal yang relevan mengungkapkan bahwa penelitian yang sangat terbatas telah dilakukan di bidang kebijakan perbaikan permukiman kumuh dan diharapkan peneliti selanjutnya membahas kebijakan permukiman kumuh khususnya di daerah yang memiliki permukiman kumuh lainnya.
Bureaucracy Reformation: Open Government Partnership as a change strategy in Bojonegoro regency Fikri, Haidar; Suharto, Didik G; Nugroho, Rino Ardhian
JPAS (Journal of Public Administration Studies) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpas.2018.003.02.3

Abstract

A complicated and rigid public service is a characteristic of bureaucracy.Besides that, public service that is not transparent and accountable will create a bureaucracy as an ineffective and inefficient organization. It will raise corruption, mal-administration, and service discrimination to the society. Government of Bojonegoro regency as society servant has own strategy to solve that problem. Open Government Partnership  becomes a strategy implemented by bureaucracy in Bojonegoro regency. It is because this strategy has not been implemented yet. This research is aimed to know how Bojonegoro’s bureaucracy solves the problem by using Open Government Partnership in the context of public service. This research uses an approach of electronic government and bureaucracy reformation. A qualitative-descriptive method is used in this research as a data analysis in the field. The process of collecting data is supported by observation, literature review, interview, and documentation. The result of this research is strategy of Open Government Partnership using variables such as; transparency, participation and collaboration to create a successful bureaucracy reformation. Transparency also becomes an essential value on each service and policy implementation because the government involves the society to decide a case. The government conducts some collaboration in order that all society elements can work together with them to realize bureaucracy in Bojonegoro regency.Strategy of Open Governement Partnership takes Bojonegoro regency to represent Indonesia in the event of innovation promotion of OGP in the international level.  
Inovasi Pelayanan melalui Aplikasi “Dukcapil Dalam Genggaman” oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta Cahyaningrum, Anisa; Ardhian Nugroho, Rino
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 7, No 2 (2019): PUBLIKAUMA DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.017 KB) | DOI: 10.31289/publika.v7i2.2999

Abstract

Kesadaran akan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan di Surakarta masih rendah di tahun 2017, dengan angka kepemilikan terendah yakni kartu identitas anak sekitar 62.38%, sehingga menjadi tugas dari Dispendukcapil Kota Surakarta untuk meningkatkan pelayanannya, salah satunya melalui inovasi dengan memanfaatkan teknologi, sehingga memunculkan aplikasi android yang dinamakan ?dukcapil dalam genggaman?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan inovasi pelayanan kartu identitas anak melalui aplikasi ?dukcapil dalam genggaman? oleh Dispendukcapil Kota Surakarta berdasarkan tipologi inovasi menurut Perry yaitu produk (keluaran), layanan (opersional), proses (organisasional), konseptual, kebijakan, dan sistemik. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dengan wawancara dan dokumentasi, pemilihan informan pelaksana menggunakan snowball sampling, sedangkan pengguna menggunakan purposive sampling. Validitas data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan inovasi pelayanan kartu identitas anak melalui aplikasi ?dukcapil dalam genggaman? dari 6 tipologi inovasi, hanya dimensi organisasional pada tipologi proses (organisasional) sistemik yang tidak memenuhi. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya perubahan pada struktur organisasi dari dinas. Pada inovasi sitemik, masih adanya kendala jaringan yang ditemukan pada penggunaan layanan. Adanya inovasi tersebut dapat mengatasi permasalahan sebelum inovasi ini diciptakan.
Factors Affecting Users’ Acceptance of E-Billing System in Surakarta Tax Office Nugroho, Rino Ardhian; Susilowati, Arlyn Dewi; Ambarwati, Okki Chandra; Pratiwi, Arum
ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Vol 9, No 1 (2018): ComTech
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/comtech.v9i1.4621

Abstract

This research aimed to analyze factors that affected the acceptance of e-billing system of Surakarta tax office with Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model. The survey was done on electronic billing (e-billing) system users in Surakarta. Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLSSEM) was used to analyze the users? intention in adopting e-billing system. The result indicates that two UTAUT variables (performance expectancy and social influence) affect the system usage significantly. Meanwhile, the other variables like effort expectancy and facilitating conditions do not affect e-billing system adoption in Indonesia.
The Dynamics of Gender Differences on Tourism Governance in Indonesia Nurhaeni, Ismi Dwi Astuti; Popping, Roel; Sugiarti, Rara; Nugroho, Rino Ardhian
BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Vol. 26, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on gender and tourism is very important at least because of three reasons. First, processes involved in tourism are constructed out of gender ideologies in the society. Second, gender relations contribute to the dynamics of the fluidity of gender identity in tourism. Finally, gender perspective is a tool for understanding the relationship between tourism and social process. Unfortunately, there have been limited studies on gender in tourism. This study offers empirical evidence of gender in tourism governance from Indonesia’s experience. It assesses the gender differences in tourism governance by proposing three variables, namely involvement, competence, and barriers to women and men involvement in tourism governance. The study was conducted in Karangayar regency in Indonesia, with the survey method as a data collection technique. No less than four hundred respondents were recruited in the survey, comprising of two hundred men and two hundred women. Mokken scale analysis was employed to analyze the collected data. Using the gendered perspective framework, the findings show three results. First, there is significant difference in the involvement of men and women in Indonesia’s tourism governance. Secondly, there is no significant difference between the competence of women and men in tourism governance. Lastly, it is found that there is no significant difference between the barriers of women and men in tourism governance. Therefore, while gender ideology still occurs in tourism governance, it has increasingly reduced.
The Role of the Government Regulation in Online Transportation: A Model Validation Ambarwati, Okki Chandra; Nugroho, Rino Ardhian; Suharto, Didik Gunawan
BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Vol. 26, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The online transportation has been a concern in many countries. It caused social problems with more established conventional transportation such as taxis and buses. Some countries had issued policy to regulate online transportation, while some others did not. Indonesia is facing the similar dilemmas. On one hand online transportation provides new jobs but on the other hand it adds congestion and creating threats to the conventional public transportation presence. This research is conducted to reveal the public opinion towards the continued use of online transportation. The insight of this issue might help government in deciding whether or not they are issuing a policy on online transportation. To do the research, this study used an information system (IS) model to understand the context of continuance. As the practice of IS model use in public administration research is still very limited this study will focus on the validity of IS model to be used in public administration area. Questionnaire was given to 64 respondents that were chosen using convenient sampling approach. The items of the questionnaire were built based on the well-known IS continuance model with some addition to the predictor variables. The result indicates that IS model could be used in the public administration research as most of the items in the constructs were valid and reliable. Another important finding is that government regulation is the valid predictor of public intention to reuse online transportation. This study suggests government to issue a policy to regulate online transportation, by having a balance portion on maintaining economic growth and providing social stability. Further suggestions are discussed in the paper.
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN ADOPSI INOVASI OJEK ASI DI UPT PUSKESMAS KEBAKKRAMAT I KABUPATEN KARANGANYAR Nora Mudlikhatul Wahidah; Rino Ardhian Nugroho
Jurnal Administrasi Publik Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jap.v12i1.10050

Abstract

Rendahnya angka cakupan ASI eksklusif di Indonesia menimbulkan banyak masalah yang dapat berpengaruh pada gizi bahkan kematian pada bayi. Inovasi Ojek ASI diciptakan untuk mengatasi masalah rendahnya angka cakupan ASI eksklusif khususnya di Kecamatan Kebakkramat. Namun penerimaan inovasi Ojek ASI masih cukup rendah, hal ini dilihat dari jumlah adopter yang masih sedikit. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kelima tahap dalam proses pengambilan keputusan adopsi inovasi Ojek ASI oleh adopter dan faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi inovasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Model Proses Inovasi (rogers, 2003). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan adopsi inovasi ojek asi, adopter telah melewati kelima tahap yang ada. Namun, dalam tahap persuasi terdapat satu dimensi yang belum terpenuhi yaitu kemungkinan dicoba. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam adopsi inovasi adalah praktik sebelumnya, masalah yang dirasakan, keinovatifan dan norma yang berlaku dalam sistem sosial.Kata kunci: asi eksklusif, inovasi, pengambilan keputusan, adopsi, ojek asi
COLLABORATIVE GOVERNANCE DAN MASYARAKAT DALAM PERBAIKAN PERMUKIMAN KUMUH UNTUK KOTA YANG BERKELANJUTAN Mega Puji Lestari; Rino Ardhian Nugroho
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 6, No 2 (2018): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/publika.v6i2.1625

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana Collaborative Governance dalam perbaikan permukiman kumuh yang berorientasi pada permukiman yang berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat didalamnya. Penelitian ini menggunakan metode systematic review. Dua database penelitian digunakan : Science Direct dan Scopus®. Kajian ini menemukan Collaborative Governance dalam perbaikan permukiman kumuh berupa pelibatan berbagai stakeholders baik pihak pemerintah, swasta dan lokal dalam hal ini masyarakat dalam segala tahap kebijakan / program. Model Upgrading Slum Area (Perbaikan Permukiman Kumuh) di setiap negara berbeda beda ada setidaknya 3 model yang digunakan, yaitu peningkatan keuangan mikro masyarakat, perbaikan arsitektur rumah menggunakan vernacular architecture dan pemenuhan air, listrik dan sanitasi tetapi semuanya memiliki tujuan akhir yang sama yaitu guna mewujudkan permukiman yang berkelanjutan (Sustainability City). Tidak semua negara melibatkan masyarakat dan hasilnya menujukkan bahwa keterlibatan masyarakat sebagai subjek dinilai penting dalam perbaikan permukiman kumuh ini agar perbaikan tersebut menjadi optimal.  Hanya 17% jurnal yang relevan mengungkapkan bahwa penelitian yang sangat terbatas telah dilakukan di bidang kebijakan perbaikan permukiman kumuh dan diharapkan peneliti selanjutnya membahas kebijakan permukiman kumuh khususnya di daerah yang memiliki permukiman kumuh lainnya.
Structural Collaboration Process, Staff and Non-Civil Servant in Job Seeker Card Service (AK-1) Muhamad Taufik; Iqbal Miftakhul Mujtahid; Rino Ardhian Nugroho
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), December
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v11i2.5408

Abstract

This study aims at investigateingthe strategy taken by the Department of Manpower and Industry of the city of Tarakan in overcoming the job seeker card service (AK-1). The problem was focused on collaboration between structural officials, staff, and non civil servant. To solve this problem, the theoretical references of Chris Ansell and Alisson Gash were used. The data were collected through interviews, observation and documentation and analyzed qualitatively. This study concludes that the collaboration process between structural officials, staff and non civil servant at the Department of Manpower and Industry of the city of Tarakan was going well, the strategy for making job seeker cards were able be applied. The service supporting factor was the existence of Information Technology (IT)-based applications, an inhibiting factor from services due to the Covid-19 pandemic. Services are still carried out based on health procedures set by the government.
Penggunaan kata umpatan di Twitter berdasarkan gender di pilkada Sumatera Utara 2018 Likha Sari Anggreni; Rino Ardhian Nugroho; Haniefira Safantyarizka Luthfi; Indriana Mega Kresna; Teguh Budi Santoso
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.129 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v7i1.18447

Abstract

Di dalam pandangan tradisional, perempuan distigmatisasi menjadi lemah lembut dan anggun. Oleh karena itu, sangat jarang kita melihat perempuan mengatakan kata kasar di ruang publik karena tabu bagi mereka. Media sosial menyediakan ruang virtual bagi orang untuk berinteraksi tanpa batas yang jelas. Orang-orang di Internet (netizen) dapat mengatakan hampir semuanya di media sosial tanpa memikirkan dampak negatif pada apa yang mereka katakan. Beberapa netizen melewati batas kesusilaan dengan mengucapkan kata kasar kepada netizen lain tanpa berpikir yang mungkin menyakiti seseorang. Studi terbaru menunjukkan bahwa kata-kata kasar dapat menyebabkan cyberbully yang pada akhirnya akan mengarah ke bunuh diri. Dengan demikian menggunakan kata kasar di media sosial mungkin memiliki dampak yang sama dengan menggunakannya dalam kehidupan nyata. Kemajuan media sosial telah menyebabkan penggunaannya dalam politik praktis. Kandidat politik menggunakan media sosial untuk mempromosikan profil mereka dan akhirnya mendapatkan pemilih. Sayangnya tidak semua dari mereka yang memposting komentar di media sosial beretika, termasuk perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Twitter dalam mengeluarkan kata umpatan berdasarkan perbedaan gender dalam pemilihan gubernur. Penelitian ini akan menganalisis Twitter sebagai platform media sosial paling umum yang digunakan dalam politik. Sebagai contoh, penelitian ini menangkap 5000 tweet dari pemilihan pilkada Sumatera Utara 2018 di Indonesia. Teknik statistik deskriptif digunakan dalam menganalisis data.
Co-Authors Al - Muttaqin, Febrian Akhmad Al-aghbari, Areeg Gameel Al-Aghbari, Areeg Gamil Al-Mansoob, Mohammed Al-Ramlawi, Doaa Albert Muhammad Isrun Naini Alvian Rachmad Eko Purnomo Ambarwati, Okki Chandra Anif Jamaluddin Annisa Alya Rahmawati Arlyn Dewi Susilowati Arum Pratiwi Arum Pratiwi Asal Wahyuni Erlin Mulyadi Asal Wahyuni Erlin Mulyadi, Asal Wahyuni Erlin Astuti, Theresia Adinda Kusuma Berlian Berlian Cahyaningrum, Anisa Darmawan, Andreas Bayu Debby Yohana Pandey Desiderius Priyo Sudibyo Desiderius Priyo Sudibyo, Desiderius Priyo Drajat Tri Kartono Ferdian Ahya Al Putra Florentina Ratih Wulandari Galang Restu Gusti Morajaela Haidar Fikri, Haidar Haniefira Safantyarizka Luthfi Hanifah, Roisa Nur Harisudin, Harisudin Harmoko, Hendro Hendro Harmoko Herwan Parwiyanto Hidayati, Kartika Nur I Ketut Sumantara Indriana Mega Kresna Intan Sani Putri Iqbal Miftakhul Mujtahid Is Hadri Utomo Koento P.N. Irianto Kristina Setyowati Kristina Setyowati Kristina Setyowati Kumar, Ahlul Wursita Lestari, Mega Puji Likha Sari Anggreni Listya Wahyuningtyas Putri Lulus Yuswardono Prasetyanto Marieti Debyora Gardiana Marsudi Marsudi Mega Puji Lestari Meisya Putri Intan Cahyani Mochtar, Achmad Wahyu Mohammad Noor Jihan Muhamad Taufik Newa Idenanda Nora Mudlikhatul Wahidah Okki Chandra Ambarwati Pangestu, Rizky Purna Aji Galih Popping, Roel Prakoso, Septyanto Galan Priyanto Susiloadi Purwati Retno Wulandari Rahmat Hidayat Rara Sugiarti Retno Suryawati Rosita Novi Andari, Rosita Novi Septiani Maya Lestari Septyanto Galan Prakoso Septyanto Galan Prakoso Setiawan, Muhammad Thoriq Setyowati, Kristina Subroto Wisnu Wardana Sudarmo sudarmo sudarmo Suharto, Didik G Suharto, Didik Gunawan Sulistiyo Joko Wahyudi Suprapti Suprapti Surya, Hendrawan Bintang Susilowati, Arlyn Dewi Teguh Budi Santoso Teguh Budi Santoso Toyibi, Toyibi Utomo, Is Hadri Wahyu Fajar H Wallang, MUslimin Yusuf Kurniawan Yusuf Kurniawan