Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

AKUNTANSI ASET TETAP : PENTINGKAH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK BAGI KOPERASI Gaudensia Imelda; Sultan Syah; Ayu Gustiningsih
Tangible Journal Vol 6 No 2 (2021): -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Tri Dharma Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/tangible.v6i2.200

Abstract

This study aims to determine the suitability of the accounting treatment of fixed assets in Lotus Cooperative Satbrimob Polda SulSel with Standards Accounting Financial Entity Without Accountability Public Number 15. The type of data is quantitative data and the data sources used are primary data and secondary data. The analytical method used is a comparative analysis method with an instrumental case study approach is a case study research conducted to examine a case and provide understanding or re-explain a brief process of events (generalization). Data collection techniques used are observations, interviews, and documentation. The results of the study said that the accounting treatment of fixed assets in Lotus Cooperative Satbrimob Polda Sulsel is in accordance with the Standards Accounting Financial Entity Without Accountability Public Number 15.
Penyelesaian KPR Macet dengan Restrukturisasi (PT Bank Tabungan Negara Tbk Cabang Bangkalan) Nur Khomaria; Sultan Syah
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.4144

Abstract

Salah satu produk pembiayaan kredit rumah PT Bank Tabungan Negara KPR, membantu nasabah memenuhi kebutuhan mendasar akan tempat tinggal yang layak. Namun, kredit macet muncul pada saat pembiayaan sedang dilaksanakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja penyebab debitur tidak mampu membayar KPR dan bagaimana restrukturisasi digunakan untuk menyelesaikan KPR bermasalah. Penelitian ini menggunakan teknik metodologi kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui teknik wawancara dengan pihak bank sebagai bagian dari pendekatan pengumpulan data. Penelitian ini dilakukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Bangkalan. Berdasarkan hasil penelitian proses restrukturisasi dilakukan jika ada debitur yang mengalami kesulitan untuk membayar angsuran tetapi masih memiliki iktikad baik untuk memenuhi kewajibannya. Dengan adanya restrukturisasi debitur bisa mendapatkan keringan pembayaran dengan cara perpanjangan tenor, penurunan suku bunga, penundaan pembayaran, konversi utang dan pinjaman tambahan dari bank, akan tetapi tidak semua kredit macet menggunakan restukturisasi. Debitur yang tergolong NPL (Non Perfoming Loan) yaitu debitur yang menunggak pembayaran dari 90 hari kedepan. Terdapat 5 status kolektibilitas debitur diantaranya kol 1 lancar, kol 2 dalam perhatian khusus, kol 3 kurang lacar, kol 4 diragukan dan kol 5 macet. Pada umumnya, bank BTN akan lebih memilih cara negosiasi terlebih dahulu karena lebih cepat dan efisien, bank BTN juga akan mempertimbangkan kondisi keuangan kebitur dan itikad baik untuk menyelesaikan masalah. Manfaat penelitian ini dengan restrukturisasi dapat meminimalisir terjadinya kredit macet.
Pelatihan UMKM Dalam Menghadapi Tantangan Pemasaran di Era Digital: Studi Kasus UMKM Desa Sepulu, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan Sultan Syah; Afiful Asrofi; Ade Rizaldi Hidayatullah
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Januari: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v3i1.719

Abstract

The UMKM training in Sepulu Village, Bangkalan aims to enhance entrepreneurs' abilities to tackle marketing challenges in the digital era. Challenges such as low digital literacy, limited access to technology, and underutilization of digital platforms are major obstacles for UMKM. This study adopts a participatory, need-based approach, encompassing needs analysis, program design, implementation, and post-training evaluation. The training materials cover digital marketing introduction, strategies for using social media and e-commerce, and creative content creation. The results show improved participants' understanding of digital marketing and their ability to leverage technology to expand markets and boost sales. This training is expected to drive UMKM growth, foster relevant marketing innovations, and positively impact the local economy.
Penyelesaian KPR Macet dengan Restrukturisasi (PT Bank Tabungan Negara Tbk Cabang Bangkalan) Nur Khomaria; Sultan Syah
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.4144

Abstract

Salah satu produk pembiayaan kredit rumah PT Bank Tabungan Negara KPR, membantu nasabah memenuhi kebutuhan mendasar akan tempat tinggal yang layak. Namun, kredit macet muncul pada saat pembiayaan sedang dilaksanakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja penyebab debitur tidak mampu membayar KPR dan bagaimana restrukturisasi digunakan untuk menyelesaikan KPR bermasalah. Penelitian ini menggunakan teknik metodologi kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui teknik wawancara dengan pihak bank sebagai bagian dari pendekatan pengumpulan data. Penelitian ini dilakukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Bangkalan. Berdasarkan hasil penelitian proses restrukturisasi dilakukan jika ada debitur yang mengalami kesulitan untuk membayar angsuran tetapi masih memiliki iktikad baik untuk memenuhi kewajibannya. Dengan adanya restrukturisasi debitur bisa mendapatkan keringan pembayaran dengan cara perpanjangan tenor, penurunan suku bunga, penundaan pembayaran, konversi utang dan pinjaman tambahan dari bank, akan tetapi tidak semua kredit macet menggunakan restukturisasi. Debitur yang tergolong NPL (Non Perfoming Loan) yaitu debitur yang menunggak pembayaran dari 90 hari kedepan. Terdapat 5 status kolektibilitas debitur diantaranya kol 1 lancar, kol 2 dalam perhatian khusus, kol 3 kurang lacar, kol 4 diragukan dan kol 5 macet. Pada umumnya, bank BTN akan lebih memilih cara negosiasi terlebih dahulu karena lebih cepat dan efisien, bank BTN juga akan mempertimbangkan kondisi keuangan kebitur dan itikad baik untuk menyelesaikan masalah. Manfaat penelitian ini dengan restrukturisasi dapat meminimalisir terjadinya kredit macet.