LA HEWI, LA
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Kendari

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengembangan Sosial Emosional Anak Melalui Permainan Dadu Di RA An-Nur Kota Kendari La Hewi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial emosional untuk anak usia dini memiliki beberapa lingkup perkembangan, yaitu kesadaran diri, rasa tanggung jawab untuk diri sendiri dan orang lain serta perilaku prososial. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan pengembangan sosial emosional anak dengan menggunakan permainan dadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif, dengan subjek penelitian yaitu anak kelompok A RA An-Nur Kota Kendari yang peneliti tentukan secara purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan interaktif model dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sosial emosional anak pada indikator perkembangan Anak mandiri dalam pelaksanaan kegiatan, anak memiliki rasa percaya diri, anak menaati aturan dalam permainan, anak mau berbagi dan membantu teman dalam pelaksanaan kegiatan serta anak antusias dalam pelaksanaan kegiatan bermain. Seluruh indikator sosial emosional anak dalam penelitian berkembang dengan sangat baik melalui penggunaan permainan dadu.
Strategi Pendidik Anak Usia Dini Era Covid-19 dalam Menumbuhkan Kemampuan Berfikir Logis La Hewi; Linda Asnawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pendidik anak usia dini dalam melaksanakan tugas-tugasnya pada masa pandemi coronavirus disease atau covid-19. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman tentang strategi pendidik anak usia dini dalam mengembangkan kemampuan berfikir logis pada anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan interaktif model dengan langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, ada perubahan strategi pelaksanaan tugas guru PAUD yaitu sebagai perencana dan penilaian hasil pembelajaran sedangkan untuk tugas pelaksana pembelajaran guru PAUD dibantu oleh pendidik di rumah (orang tua) peserta didik; kedua, strategi pendidik PAUD di rumah dalam mengembangkan kemampuan berfikir logis anak yaitu anak diajak untuk memahami mengapa sekolah di rumah, mengapa keluar rumah harus menggunakan masker, kenapa tidak bisa bermain di luar rumah menggunakan metode dialog (percapakan /diskusi) dan keteladanan.
Kelekatan (Attachment) Anak Usia Dini di Suku Laut Kabupaten Wakatobi La Hewi; Muh Saleh; Rizki Wahyuni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelekatan anak usia dini di suku laut yaitu desa Mola Selatan Kabupaten Wakatobi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data yang komprehensif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan interaktif model dengan langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik kredibilitas (derajat kepercayaan) yakni, triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kelekatan anak usia dini di suku laut tergolong pada kelekatan yang kuat. kedua, kelekatan anak usia dini di suku laut desa Mola Selatan memiliki perbedaan antara di rumah dan di sekolah, yaitu di sekolah anak begitu lekat dengan figur dekatnya yaitu ibu, sedangkan di rumah kelekatan anak dengan ibunya bersifat tidak kuat
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas Awal Sekolah Dasar Alumni PAUD dan Non-PAUD La Hewi
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 5, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v5i1.12727

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa kelas awal sekolah dasar alumni PAUD dan Non PAUD. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis untuk memperoleh pemahaman tentang kesulitan belajar siswa di kelas awal.. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis dengan menggunakan interaktif model dengan langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik credibility (derajat kepercayaan) yakni, triangulasi member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, siswa yang mengalami kesulitan belajar terdapat di seluruh kelas awal (kelas 1, 2 dan 3) sekolah dasar negeri 92 kendari, yang diidentifikasi berasal dari alumni PAUD dan Non PAUD; kedua, bentuk-bentuk kesulitan kesulitan belajar siswa kelas awal antara lain nilai belajar yang tidak tuntas, kurang konsentrasi saat pembelajaran sehingga tugas-tugas pembelajaran tidak dikerjakan, kurang memahami perintah atau arahan guru dan soal ulangan tidak terjawab seluruhnya.Kata Kunci:  Kesulitan Belajar Siswa, PAUDABSTRACT. This study aims to describe the learning difficulties of early grade students of primary school alumni of early childhood education and non-early childhood education. Researchers used a qualitative approach with phenomenological methods to gain an understanding of students' learning difficulties in the early grades. The data collection techniques used were interviews and documentation. The data collected was then analyzed using an interactive model with data analysis steps, namely data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The data validity checking technique used is the credibility technique, namely, member check triangulation. The results showed that first, students who experienced learning difficulties were found in all initial classes (grades 1, 2 and 3) of 92 Kendari public elementary schools, which were identified as coming from alumni of PAUD and Non PAUD; Second, the forms of learning difficulties for early grade students include incomplete learning scores, lack of concentration during learning so that learning tasks are not done, lack of understanding of teacher orders or directions and test questions are not answered entirely.Keyword: Student Learning Difficulties, Early Childhood Education
Permainan Dadu pada Pengembangan Perilaku Prososial Anak di RA An-Nur Kota Kendari La Hewi; Surpida Surpida
JECED : Journal of Early Childhood Education and Development Vol. 1 No. 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.189 KB) | DOI: 10.15642/jeced.v1i2.468

Abstract

The game can not be separated from learning in early childhood. Games that involve several children will establish social relationships between one child and another child. PAUD unit educators pay less attention to stimulation in the development of prosocial behavior of children but most educators focus on providing stimulation for cognitive aspects, language and religious and moral values ??as an important aspect of development to be stimulated. The dice game is used to stimulate the development of prosocial behavior of early childhood group A RA An-Nur, Kendari City. The research method used is action research. The model chosen for action is the Kemmis and Taggart cycle which has four stages of planning, action, observation and reflection. Data on the development of a child's prosocial behavior were obtained through observation and subsequent documentation analyzed using a percentage. The study was conducted in two cycles, each cycle having three meetings. The results showed that dice games can improve the development of prosocial behavior in early childhood.
Pemetaan Stimulasi Pengembangan Aspek Agama Dan Moral Pada Masa Pandemi La Hewi; Suni Sundari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v12i1.13685

Abstract

AbstractDevelopmental stimulation of children becomes the task and responsibility of educators. Developmental stimulation in the aspects of religion and morality is one of the developments that must be stimulated. This research aims to analyze the actualization of stimulation of the religious and moral aspects of children, and how to overcome obstacles encountered during online learning in early childhood education institutions in Kendari city. The researcher used a qualitative approach with a phenomenological method to gain in-depth understanding. Interviews and documentation were used as data collection methods. The collected data were then analyzed using an interactive model, where the data analysis stages were data reduction, data presentation, inference, and verification. The results of the study showed that, first, the implementation of stimulation for the religious and moral aspects of children during the pandemic in Kendari city's early childhood education institutions used a combination of online and offline methods (online using WhatsApp group application; offline or face-to-face meetings in school conducted 2 to 3 times a week. The stimulation content was carried out by habituating religious teachings practices such as reading prayers before studying, memorizing daily prayers, and short surahs). Second, obstacles to the stimulation of religious and moral development were overcome by meetings with parents (home visits) to discuss their children's development during the implementation of learning at home.Keywords: religious and moral value; offline and; online AbstrakStimulasi perkembangan anak menjadi tugas dan tanggung jawab pendidik. Stimulasi perkembangan pada aspek agama dan moral merupakan salah satu perkembangan yang harus distimulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktualisasi stimulasi aspek agama dan moral anak dan cara mengatasi hambatan yang didapatkan pada pelaksanaan pembelajaran daring di lembaga pendidikan anak usia dini di kota Kendari. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam. Wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan model interaktif, dimana tahapan analisis data adalah reduksi data, penyajian data, inferensi dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pelaksanaan stimulasi untuk aspek agama dan moral anak masa pandemi di lembaga PAUD kota Kendari menggunakan kombinasi daring dan luring (daring menggunakan aplikasi grup whatsApp; luring atau tatap muka di sekolah dilakukan 2 sampai 3 kali dalam seminggu. adapun konten stimulasi dilakukan dengan melakukan pembiasaan praktek ajaran agama seperti membaca doa sebelum belajar, menghafal doa-doa harian dan juga surah-surah pendek); kedua, hambatan stimulasi pengembangan agama dan moral diatasi dengan cara pertemuan dengan orang tua siswa (home visit) untuk membahas perkembangan anak selama pelaksanaan pembelajaran di rumah.Kata kunci: nilai agama dan moral; luring dan; daring
Peranan Gaya Pengasuhan Orang Tua Tunggal pada Perkembangan Sosial Emosional Anak di Lembaga PAUD Hewi, La; Wandira, Ayu
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengasuhan orang tua tunggal terhadap anak dari sisi perkembangan sosial emosionalnya. Pendekatan kualitatif digunakan oleh peneliti untuk memperoleh data yang lengkap dan komprehensif tentang pengasuhan orang tua tunggal dan perkembangan sosial emosional anak. Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi dan studi dokumen. Adapun teknik analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman dengan langkah-langkah analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik kredibilitas (derajat kepercayaan) yakni, triangulasi member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, pengasuhan orang tua tunggal yang ada di RA An-Nur Baruga tergolong pada dua tipe pengasuhan yaitu otoriter dan demokratis dengan melihat beberapa indikator pengasuhan. kedua, perkembangan sosial emosional anak (peserta didik) yang mendapatkan pengasuhan dari orang tua tunggal, pada aspek kesadaran diri, rasa tanggung jawab diri sendiri dan orang lain serta sikap prososial hanya beberapa capaian perkembangan lebih dominan pada kategori menengah dalam penilaian yaitu mulai dan berkembang sesuai harapan.
Pengembangan Literasi Anak Usia Dini melalui Permainan Menginjak Gambar Hewi, La; Anhusadar, Laode; Nur Fadhilah, Muthia
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.1010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kemampuan literasi anak usia dini melalui penggunaan permainan menginjak gambar dalam pembelajaran di kelompok A TK Nur Ichsani Lepo-Lepo Kota Kendari. Pendekatan kualitatif dipakai oleh peneliti untuk mendapatkan data yang detail serta lengkap tentang perkembangan kemampuan literasi (bahasa) anak usia dini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pada aktivitas pembelajaran siswa, metode wawancara pada informan penelitian yaitu guru kelompok A serta dokumen penilaian perkembangan anak. Adapun teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan langkah-langkah analisis antara lain reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Adapun pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik kredibilitas (derajat kepercayaan). Hasil penelitian menemukan bahwa pertama, perkembangan literasi anak usia dini melalui penggunaan permainan menginjak gambar dalam pembelajaran di kelompok A TK Nur Ichsani Lepo-Lepo Kota Kendari berada pada rentang penilaian cakap dan mahir. kedua, perkembangan literasi anak usia dini berkembang dengan sangat baik, dimana seluruh objek penelitian memenuhi kriteria penilaian perkembangan yang ada di satuan pendidikan.
PENGUATAN PERAN LEMBAGA PAUD UNTUK THE PROGRAMME FOR INTERNATIONAL STUDENT ASSESMENT (PISA) Hewi, La; Saleh, Muh
Tunas Siliwangi Vol 6 No 2 (2020): VOL 6 NO 2, OKTOBER 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v6i2p63-70.2081

Abstract

Penilaian PISA sejak tahun 2000 sampai 2018 terhadap anak-anak di Indonesia memiliki capaian yang konstan yaitu selalu berada di level bawah sejak keikutsertaan Indonesia sampai sekarang ini. Hasil PISA tahun 2018 pada kategori kemampuan membaca Indonesia berada di peringkat ke 74 dari 79 negara yang menjadi partisipan dalam PISA. Untuk penilaian kemampuan matematika dan kemampuan sains, Indonesia berada di peringkat ke 73 dan ke 71 dari ke 79 negara partisipan PISA. Sementara untuk hasil PISA tiga tahun sebelumnya yaitu tahun 2015 Indonesia menempati peringkat ke 65 dari 69 negara yang menjadi partisipan dalam PISA. Hal ini menjadi tolak ukur bahwa pendidikan Indonesia belum berhasil memenuhi standar internasional. Salah satu solusi yang dilakukan oleh pemerintah adalah perubahan kurikulum yang ada diharapkan dapat memperbaiki peringkat Indonesia dalam PISA, namun pada kenyataannya hasil PISA belum mengalami perubahan yang berarti. Tulisan ini berusaha untuk memberikan salah satu solusi dari banyak solusi yang ada untuk perbaikan hasil PISA, yaitu penguatan peran lembaga pendidikan anak usia dini. Hasil riset membuktikan bahwa perkembangan kemampuan intelektual mencapai 80% saat usia dini sehingga istilah yang sering dipakai adalah usia emas (golden age), selanjutnya seluruh indikator dalam PISA mulai dipelajari oleh anak sejak di lembaga pendidikan anak usia dini mulai dari literasi membaca (bahasa), literasi matematika dan literasi sains menjadi fokus dalam pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini yaitu pemberian stimulasi pada aspek-aspek perkembangan secara holistik integratif.     Kata Kunci: Hasil PISA, Peran Lembaga PAUD   Â