Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Pakar

FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTI GO PUBLIC DI INDONESIA Khirstina Curry; Erliana Banjarnahor
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2018 Buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.2722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi financial distress pada perusahaan properti yang go public di Indonesia. Kesulitan keuangan (financial distress) bisa dialami oleh semua perusahaan, termasuk perusahaan sektor properti. Sektor properti merupakan salah satu sektor yang memerlukan modal/pembiayaan yang besar dengan tingkat pengembalian di masa yang akan datang juga cukup tinggi, sehingga sektor ini menarik untuk diteliti. Dengan metode panel data, selama kurun waktu 2014 – 2016, menjelaskan bahwa likuiditas, profitabilitas dan financial leverage berpengaruh negatif terhadap financial distress. EPS berpengaruh positif terhadap financial distress, sedangkan pertumbuhan penjualan (growth) tidak berpengaruh terhadap financial distress.
INTELLECTUAL CAPITAL DISCLOSURE PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA Erliana Banjarnahor
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.4270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dampak dari sisi keuangan (leverage,earning growth, company size) dan non keuangan (board of commissioner size,company age, and business complexity) pada perusahaan perbankan terhadapIntellectual Capital Disclosure. Dari populasi perusahaan yang terdaftar di BursaEfek Indonesia, peneliti menggunakan purposive sampling method. Selama periode 2015-2017, maka sampel penelitian menjadi 30 Bank, sehingga jumlah unit analisis menjadi 90. Metode analisis dengan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage, board of commissioner, dan business complexity berpengaruh positif signifikan terhadap intellectual capital disclosure sedangkan, earning growth berpengaruh negatif. Sementara company size dan company age tidak berpengaruh intellectual capital disclosure. Kesimpulan penelitian bahwa leverage, board of commissioner size, dan business complexity terbukti mempengaruhi intellectual capital disclosure. Saran selanjutnya adalah data tidak hanya data sekunder (dari annual report), namun dapat menggunakan kuesioner.