Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBELAJARAN FATHUL QORIB DALAM MENINGKATKAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DI PONDOK PESANTREN Muawanah, Risatul; Syaehotin, Sayyidah
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 3 No. 1 (2024): Third International Conference on Humanity Education and Society (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the forms of difference and supporting and inhibiting factors in learning the book of Fiqh, namely the book of fathul qorib at the Miftahul Ulum Plerean Sumberjambe Islamic boarding school. The approach in this research is qualitative research. The results of the research show that the values ​​of moderation, namely tolerance, have been taught through the Fathul Qorib book, where in the Fathul Qorib book there are several chapters related to justice, namely the Kitabul Faroid Walwashoya (inheritance) chapter and the jinayah (punishment) chapter. Moderation is very important to apply in everyday life to uphold unity, benefit, goodness and peace. One effort to establish religious moderation can be applied through education, namely including the values ​​of religious moderation in the study of the book Fathul Qorib. The data collection techniques for this research are interviews, observation and documentation. The results of this research explain that the internalization of religious moderation values ​​can be developed through learning the Book of Fatul Qorib, then it can be applied through religious formation carried out through planning, implementation and evaluation of Fathul Qorib learning so that ultimately an attitude of religious moderation is formed in students.
Ta’dzim Santri Kepada Kiai (Studi Makna Penghormatan Murit kepada Guru di Pesantren) Syaehotin, Sayyidah; Atho’illah, Akhmad Yunan
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 18 No. 1 (2020): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.081 KB)

Abstract

ABSTRAK Orang yang berbeda mendefinisikan penghormatan secara berbeda. Di Indonesia, pesantren - pondok pesantren - mengembangkan akar filosofis budaya yang unik yang dianggap berdampak pada pemikiran dan perilaku santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna ta’dzim santri kepada Kiainya di pesantren Al Fiqhiyah desa Rembang, kecamatan Rembang, kabupaten Pasuruan merupakan pesantren yang belum pernah di jamah para peneliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fenomenologi sebagai metodologi. Untuk mengumpulkan data, kami melakukan wawancara mendalam. Informan ditentukan secara purposif sesuai dengan referensi untuk menentukan informan dalam metode fenomenologi, kemudian data yang dikumpulkan dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa santri mengkonstruksi makna penghormatan secara berbeda dari makna penghormatan pada guru mereka yang berbeda dari para penuntut ilmu disekolah formal. Bagi santri, makna kerja penghormatan kepada kiai bahwa Pertama: Ta’dzim santri kepada kiai, adalah penghormatan terhadap ilmu; Kedua: Ta’dzim santri kepada kiai, adalah ngalab barokah; Ketiga: Ta’dzim santri kepada kiai, adalah mengharapan ridho guru; Keempat: Ta’dzim santri kepada kiai, adalah simbul ketaatan pada guru. Kata kunci: Makna ta’dzim, Budaya Pesantren, Santri
Peran Profesi Guru Dalam Pengembangan Kurikulum Berwawasan Imtaq (Studi Pengembangan Kurikulum Di SMK Latifiyah Kalisat Jember) Syaehotin, Sayyidah; Hasanah, Lailatul; Yunan Athoillah, Akhmad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4379

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk memfokuskan dan mencurahkan segenap pikiran dan wawasan dalam rangka melacak dan mengetahui: bagaimana peran guru dalam aspek perencanaan pengembangan kurikulum berwawasan Imtaq, bagaimana peran guru dalam aspek penerapan pengembangan kurikulum berwawasan Imtaq, dan bagaimana peran guru dalam aspek evaluasi pengembangan kurikulum berwawasan Imtaq, studi kasusnya di SMK Latifiyah Kalisat Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Dengan teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Subyek penelitian menggunakan purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan bahan pertimbangan. Dan analisis datanya menggunakan reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi, keabsahan datanya menggunakan triangulasi sumber. Dalam penellitian tersebut dapat ditemukan beberapa kesimpulan bahwa Peran Guru pengembangan kurikulum berwawasan imtaq Di SMK Latifiyah : 1) Dalam aspek perencanaan sangat penting, dari perumusan penetapan tujuan diadakannya pengembangan kurikulum berwawasan imtaq, sarana prasarana, jadwal yang dilakukan setiap hari, sampai dengan pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 2) Dalam aspek penerapan menjadi yang utama menggunakan kurikulum 2013 yang lebih menekankan aspek afektif peserta didik, dengan menerapkan keagamaan bukan hanya saat pelajaran agama dan di dalam kelas saja tapi juga di luar kelas, penenaman akidah menjadi tugas utama yang harus guru tanamkan kepada siswa. 3) Dalam aspek evaluasi dilihat dari nilai peserta didik di dalam dan di luar kelas. Penilaian terhadap keaktifan dan afektif siswa menjadi yang utama. Evaluasi terhadapa guru juga dilakukan dari metode yang dipakai, cara penyampaian, media dan alat yang digunakan, karena guru adalah peran utama dalam proses pendidikan. Kata kunci: Peran Guru, Pengembangan Kurikulum, Wawasan Imtaq