Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERANAN ORANG TUA DALAM MEMBIMBING AKHLAK SISWA DI SMA NEGERI 3 SIAK HULU KAMPAR Lubis, Sarmadhan
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.421

Abstract

PERANAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN RELIGIUSITAS ANAK DI LINGKUNGAN MASYARAKAT Lubis, Sarmadhan
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 13, No 2 (2024): HIKMAH
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v13i2.967

Abstract

Orang tua sangat berperngaruh dalam mengembangkan religiusitas anak, namun motivasi peran orang tua dalam mengembangkan religiusitas anak masih rendah, hal tersebut dilihat dari pengamalan agama dalam kehidupan sehari-hari anak yang masih meninggalkan shalat, terbata-bata dalam membaca Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif Kuantitatif. Penelitian dilakukan di lingkungan masyarakat Desa Pandau Jaya RW. 09 Siak Hulu. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 40 orang (orang tua). Data diambil dengan penyebaran angket kepada orang tua. Hasil penelitian ini menunjukkan salah satu tanggung jawab orang tua adalah menghindarkan anaknya agar tidak terjerumus dalam tindakan amoral dengan cara memberikan nasehat dan pendidikan agama. Orang tua memiliki peranan sangat penting dalam mendidik anak-anaknya diantaranya sebagai pendidik, pendorong fasilitator, dan pembimbing dalam hal ini orang tua di Desa Pandau Jaya RW. 09 Siak Hulu cukup baik dalam memberikan dorongan kepada anaknya. Disamping itu masih terdapat minimnya pemahamaman yang diberikan orang tua kepada anak-anak mereka di Desa Pandau Jaya. Faktor yang menghambat pembentukan karakter religius pada anak yang terdeteksi yaitu faktor pendidikan orang tua, rendahnya ekonomi, sebagian minimnya pemahaman orang tua tentang agama, pekerjaan orang tua. Hasil penelitian ini menunjukkan “cukup baik”, karena sesuai dengan hasil data yang diambil melalui angket yang mana hasilnya menunjukkan dikriteria 81%  sampai  100%.
PEMBINAAN KEPRIBADIAN SISWA OLEH GURU PAI TERHADAP PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 06 SIAK HULU DESA TANAH MERAH KAMPAR Restiana, Dwi; Lubis, Sarmadhan; Lubis, Mhd Iskandar
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Article
Publisher : CV. Pustaka An Nur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62058/jampi.v3i1.163

Abstract

Kepribadian muslim seperti digambarkan oleh Al-qur’an tentang tujuan dikirimkan Rasulullah Muhammad SAW kepada umatnya, yaitu menjadi rahmad bagi sekalian alam. pembinaan kepribadian muslim adalah sebagai pembimbing, pendidik, teladan, pembiasaan, pengawas dan pengajar. Adapun Pembatasan masalah, pada hal-hal yang menyangkut masalah peranan guru PAI dalam pembinaan kepribadian muslim peserta didik di SMP Negeri 06 Siak Hulu. Sedangkan rumusan masalah bagaimana peranan guru PAI dalam pembinaan kepribadian muslim peserta didik di SMP Negeri 06 Siak Hulu Desa Tanah Merah Kampar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan guru PAI dalam pembinaan kepribadian muslim peserta didik di SMP Negeri 06 Siak Hulu Desa Tanah Merah Kampar. Tempat penelitian ini di SMP Negeri 06 Siak Hulu Desa Tanah Merah Kampar. Populasi dalam penelitian ini guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berjumlah 2 orang. Subjek penelitian ini guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 06 Siak Hulu Desa Tanah Merah Kampar. Pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan informasi, melalui wawancara maupun observasi langsung. Hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa “peranan guru PAI dalam pembinaan kepribadian muslim peserta didik di SMP Negeri 06 Siak Hulu Desa Tanah Merah Kampar. Sifat-sifat yang berkenaan dengan akidah, sifat-sifat yang berkenaan dengan ibadah, sifat-sifat yang berkenaan dengan hubungan sosial, sifat-sifat yang berkenaan dengan hubungan kekeluargaan, sifat-sifat moral, sifat-sifat emosional dan sensual, sifat-sifat kognitif dan intelektual, sifat-sifat yang berkenaan dengan kehidupan praktis dan professional dan sifat-sifat fisik, maka dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini adalah “Baik” guru PAI sudah berperan dalam pembinaan kepribadian muslim peserta didik
PENGARUH PEMBIASAAN SHALAT BERJAMA’AH TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN BERAGAMA SISWA PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 BONAI DARUSSALAM Lubis, Sarmadhan
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Article
Publisher : CV. Pustaka An Nur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62058/jampi.v3i1.164

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kesadran dan disiplin siswa dalam shalat berjama’ah.Program pembiasaan shalat berjama’ah meningkatkan kesadaran siswa dalam menjalankan ibadah wajib. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pembiasaan shalat berjama’ah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bonai Darussalam, peningkatan kesadaran beragama siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bonai Darussalam dan apakah terdapat pengaruh pembiasaan shalat berjama’ah siswa terhadap peningkatan kesadaran beragama siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bonai Darussalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bonai Darussalam yang berjumlah 133 orang siswa dengan menggunakan teknik proportional random sampling, sehingga diperoleh sampel yang berjumlah 57 orang siswa sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bonai Darussalam. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1)Kegiatan Pembiasaan Shalat Berjama’ah di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bonai Darussalam berjalan baik, ditunjukkan oleh capaian sebesar 69,% kategori baik. 2)Peningkatan Kesadaran Beragama siswa berada pada kategori cukup capaian 61%, yang berarti siswa telah memiliki Kesadaran beragama, namun memerlukan Peningkatan lanjut. 3)Pengaruh Pembiasaan Shalat Berjama’ah Terhadap Kesadaran Beragama siswa terbukti positif dan signifikan, kontribusi sebesar 70 %, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Pelaksanaan Magrib Mengaji di Masjid Al-Falah Desa Suka Maju Kecamatan Tambusai Lubis, Sarmadhan
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1727

Abstract

Magrib Mengaji is one of the religious habituation programs aimed at instilling Islamic values in children from an early age, particularly in reading and understanding the Qur'an. The implementation of this activity is not solely dependent on the mosque or the Qur'an teachers, but is also greatly influenced by the active role of parents. Parents play a crucial role in shaping habits, providing motivation, and guiding their children to regularly participate in religious activities. This study aims to explore and describe the role of parents in enhancing the implementation of Magrib Mengaji at Al-Falah Mosque, Sukamaju Village, Tambusai District. The Magrib Mengaji program is designed to build children's character and morals through the habit of reading the Qur'an after the Maghrib prayer. Parents act as motivators, companions, and supervisors in supporting their children's participation in this activity. This research employs a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The research subjects are parents of children who participate in Magrib Mengaji, the Qur'an teachers, and the children themselves. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings indicate that parents actively motivate, guide, and create a supportive home environment to encourage their children to consistently attend Magrib Mengaji. Supporting factors include family involvement, a religious environment, and the role of Qur'an teachers. Meanwhile, inhibiting factors include parents' busy schedules, decreased interest from children, fatigue after school, and distractions from electronic devices. With consistent parental involvement, the implementation of Magrib Mengaji can be more optimal and sustainable.