Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

A Critical Assessment on the Indonesian Free Visa Policy: a Neorealist Perspective Indrady, Andry
Global: Jurnal Politik Internasional Vol. 22, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses the implementation of free visa policy in Indonesia from a neorealist perspective. By utilizing the perspective of interdependence sovereignty and domestic sovereignty, this paper critically assesses the implementation of the free visa policy in Indonesia. From the interdependence sovereignty perspective, which elaborates the economic benefits, reciprocal and security approaches the paper finds that the free visa policy in Indonesia has yet to formulate a rational and objective policy that would lead to potential security – order threat. On the other hand, from the domestic sovereignty perspective the paper finds that although the state performs its immigration control capabilities effectively, however the said immigration control measures are implemented at a rather repressive level, instead of at the ideal prevention level. In the end, the paper suggests further research that fills the gap from findings on the specific methods to enhance the state’s capability in managing challenges posed by the free visa policy in more detail, as well as providing a method to measure public perception on the performance of immigration control.
Kebijakan Visa Dan Ijin Tinggal Keimigrasian Bagi Penanam Modal Asing Dalam Dimensi Pertumbuhan Ekonomi Di D.I Yogyakarta Indrady, Andry; Sampurno, Agung; Widati, Dwi Retno; Nugroho, Okky Chahyo
WICARANA Vol 1 No 1 (2022): Maret
Publisher : Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.077 KB) | DOI: 10.57123/wicarana.v1i1.8

Abstract

Kebijakan visa dan izin tinggal keimigrasian bagi penanam modal asing dalam dimensi pertumbuhan ekonomi di D.I. Yogyakarta adalah untuk mendeskripsikan gambaran realitas permasalahan penanaman modal asing dan pertumbuhan ekonomi, serta bentuk kemudahan dan fasilitas keimigrasian yang sesuai dengan kebutuhan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di D.I. Yogyakarta. Metode penelitian dalam penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan dengan menggunakan perspektif helicopter view. Kesimpulan dari penulisan ini bahwa investasi asing akan mendorong pertumbuhan ekonomi di D.I. Yogyakarta dan jumlah investor asing terus bertambah jumlahnya untuk berinvestasi D.I. Yogyakarta. Lebih lanjut, kebijakan keimigrasian khususnya izin tinggal keimigrasian dapat menjadi stimulus kebijakan dalam rangka peningkatan penanaman modal asing. Sebagai kontribusi akademis, kajian ini telah memberikan lesson learnt bagi Indonesia yang diambil melalui metode Perbandingan dengan beberapa negara yang menjadi role model pengembangan kebijakan keimigrasian di tataran internasional dalam rangka perbaikan kualitas kebijakan keimigrasian, khususnya bagi investor asing di Indonesia. Pada bagian akhir, penulisan ini juga memberikan rekomendasi untuk dilakukan redesain kebijakan keimigrasian dalam rangka menciptakan kebijakan yang sesuai dengan dinamika masyarakat dan perkembangan situasi di tataran global.
Analisis Kebijakan Penerapan Kembali Asas Domisili dalam Permohonan Paspor RI: Pendekatan Normatif, Sosiologis dan Pelayanan Publik Indrady, Andry
Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum Vol 13, No 3 (2019): November Edition
Publisher : Law and Human Rights Research and Development Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.55 KB) | DOI: 10.30641/kebijakan.2019.V13.265-282

Abstract

Rencana penerapan asas domisili sebagai salah satu kebijakan berkaitan dengan dokumen perjalanan Republik Indonesia yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI diproyeksi akan menjadi sorotan masyarakat luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dengan beberapa pendekatan ilmiah terhadap rencana kebijakan asas domisili dalam permohonan paspor dengan perspektif normatif, sosiologis dan pelayanan publik dengan metode penelitian triangulasi yang menggabungkan komponen data primer, sekunder dan observasi partisipan. Pembahasan dalam tulisan ini akan menggunakan kombinasi pendekatan teoritis, normatif maupun data wawancara dengan beberapa pemangku kepentingan untuk mendapatkan gambaran umum terhadap permasalahan rencana penerapan kebijakan paspor berbasis domisili. Dari hasil pembahasan disimpulkan bahwa penerapan paspor berbasis domisili secara teoritis, normatif maupun pendapat dari beberapa pemangku kepentingan dinilai positif terutama dalam aspek pengawasan keimigrasian yang juga secara pararel diikuti dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Saran yang diusulkan adalah penerapan kebijakan paspor berbasis domisili dengan menyeimbangkan aspek penegakan hukum maupun pelayanan keimigrasian.
Intelligence Collaboration as a Potential Mitigation of the Golden Visa Threat Permana, Rakha Candra; Hanita, Margaretha; Indrady, Andry
Journal of Social Research Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v3i1.1694

Abstract

The Golden Visa policy, aimed at attracting quality investors and global talents, has gained prominence globally, including in Indonesia through Permenkumham 22 of 2023. This policy is designed to enhance the domestic economy by offering incentives and streamlined processes for foreign investors and talents. However, the potential threat posed by the Golden Visa system is a subject of concern, prompting this research to delve into its implications using qualitative research methods and an inductive approach. The analysis reveals that the potential threat of the Golden Visa lies in its capacity to negatively impact national security. Recognizing the significant role of the Directorate General of Immigration, the agency vested with authority in the immigration sector, becomes crucial in mitigating these threats. The integration of intelligence analysis and collaborative governance within the Directorate General of Immigration can serve as an effective early detection mechanism for potential threats associated with the Golden Visa program. In conclusion, while the Golden Visa policy holds the promise of economic benefits for Indonesia, it is imperative to address and manage the potential security threats it may pose. By leveraging the expertise of immigration authorities and employing strategic intelligence analysis, Indonesia can strike a balance between attracting foreign investments and talents while safeguarding its national security interests.