Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Jurnal Repositor

Monitoring WSN Budidaya Jamur Tiram dengan Metode Forward Chaining Studi Kasus : Wahyu Jaya Abadi Flora Salfa Salsabila; Diah Risqiwati; Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 2 No 12 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v2i12.412

Abstract

Jamur Tiram merupakan jenis jamur yang banyak dibudidayakan di Indonesia, pertumbuhan jamur tiram dipengaruhi beberapa faktor diantaranya suhu, kelembaban serta intensitas cahaya. Suhu yang baik untuk pertumbuhan jamur yaitu 25-26 derajat celcius.Suhu dibawah range tersebut tidak berpengaruh pada pertumbuhan jamur, tetapi jika suhu diatas 26 derajat maka akan berpengaruh pada pertumbuhan jamur yang kurang baik karena suhu terlalu panas. Masalah yang sering dihadapi oleh petani yaitu dalam pengecekan tempat budidaya. Petani masih menggunakan cara manual dengan mendatangi dan memperkirakan suhu pada kumbung secara manual, jika suhu terasa panas maka petani akan melakukan penyemprotan pada jamur. Hal ini dirasa akan membuang waktu dan tenaga. Dari permasalahan ini kemajuan teknologi berupa sistem monitoring dapat menjadi solusi bagi para petani. Dengan adanya sistem ini akan memudahkan petani dalam memonitor keadaan pada tempat budidaya. Parameter yang dapat dimonitor diantaranya suhu, kelembaban dan intensitas intensitas cahaya. Jika sistem mendeteksi suhu panas yaitu diatas 26 derajat, maka sistem akan mengaktifkan actuator berupa mist maker untuk menstabilkan suhu.
Wireless Sensor Network Monitoring Suhu, Kelembaban, Getaran dan Bau dengan Sistem Pentransmisian MQTT Ahmad Fahri Jamaluddin; Diah Risqiwati; Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 2 No 12 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v2i12.536

Abstract

Memelihara burung merupakan salah satu hobi masyarakat Indonesia. Kebutuhan gizi dan nutrisi berupa protein pada burung dapat diperoleh dari suatu makanan salah satu makanan burung kroto atau telur semut rangrang. Pada budidaya semut rangrang, suhu dan kelembaban dapat mempengaruhi semut rangrang dalam bertelur. Masalah yang dihadapi saat ini pada budidaya semut rangrang adalah peternak tidak dapat memperkirakan kondisi suhu dan kelembaban. Mereka hanya memperkirakan suhu dan kelembaban dengan merasakan panas di dalam ruangan. Adapun masalah lain yang dihadapi adalah adanya getaran dan bau kimia di sekitar toples tempat semut rangrang di budidaya yang dapat membuat semut stress dan dapat menurunkan hasil produksi kroto. Dari permasalahan ini dilakukan penelitian dengan membuatan model pengatur suhu, kelembaban, getaran dan bau kimia dapat dimanfaatkan untuk menggunakan mikrokontroler Arduino UNO, sensor DHT11, sensor SW-420 dan sensor MQ-02 pada ruang budidaya semut rangrang dengan menggunakan system pentransmisian MQTT (Message Queuing Telemetry Transport). Alat ini akan mempermudah budidaya untuk mengatur nilai suhu, kelembaban, getaran dan bau kimia di dalam ruang budidaya tersebut. Alat ini menggunakan mist maker sebagai alat penghasil uap dan buzzer sebagai alarm secara otomatis agar budidaya semut rangrang stabil dan menghasilkan produksi kroto yang berkualitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jarak mempengaruhi kuat sinyal dan delay atau selisih waktu transmisi data yang mana pada jarak 5m sampai jarak 7m sinyal semakin melemah dan rata-rata selisih waktu transmisi data betambah sekitar 5.1 sec hingga 5.9 sec. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa sistem pentrasmisian MQTT yang menggunakan ESP8266 memiliki rata-rata jumlah packet loss secara keseluruhan sebesar 35%.
Analisis Quality Of Service (QoS) Protokol MQTT dan HTTP Pada Sistem Smart Metering Arus Listrik Lucky Nurfiqin; Zamah Sari; Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 3 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v3i1.1084

Abstract

Teknologi mengalami kemajuan yang pesat survei banyak pengguna yang memanfaatkan internet untuk kebutuhan sehari-hari salah satunya Internet of Things (IoT), Dalam Perancangannya IoT mempunyai beberapa protokol diantaranya Message Queue Telemetry Transport (MQTT) dan Hyper Text Transport Protocol (HTTP). Smart meter merupakan suatu perangkat elektronik yang mencatat konsumsi energi listrik dalam waktu tertentu dan mengkomunikasikan informasi tersebut kepada user. Smart meter dapat mengumpulkan data untuk pelaporan jarak jauh. dengan menggunakan protokol MQTT dan HTTP sebagai protokol pengiriman pesan data untuk Smart meter mengharapkan QoS yang terbaik untuk efisiensi pengiriman data Smart meter. Quality of Service (QoS) adalah metode pengukuran tentang seberapa baik jaringan dan merupakan suatu usaha untuk mendefinisikan karakteristik dan sifat dari satu servis Pengukuran QoS mempunyai beberapa parameter diantaranya Throughput, Packet Loss, End to End Delay (Latency), dan Jitter Studi kasus untuk penelelitian kali menggunakan sistem monitoring parametering arus listrik. Berdasarkan pengujian yang telah mengimplementasikan menggunakan protokol MQTT dan HTTP selama 10,20 dan 30 menit serta jarak 10,30,50 dan 70 meter mendapatkan hasil bahwa protokol MQTT lebih cocok untuk mengirimkan data sensor arus karena MQTT peniriman paket rate lebih cepat dari pada protokol HTTP.
Perancangan Smart Charger Untuk Meghindari Overheat Pada Baterai Lithium-Ion Agung Wahyu Purnadi; Zamah Sari; Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 3 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v3i1.1104

Abstract

Untuk mengisi daya pada smartphone dibutuhkan charger sebagai media pengisian, chargersmartphone hanya akan berhenti mengisi ketika dilepas dari sumber listrik,hal ini menyebabkanbaterai mengalami over heat dan bisa mengakibatkan baterai meledak karena baterai cukup sensitivedengan suhu panas dan hanya bisa mencapai batas maksimal 45o, smart charger adalah chargeryang dapat secara otomatis memutus aliran listrik ketika level baterai mencapai 100%, selain itusmart charger mendeteksi suhu baterai pada smartphone menggunakan aplikasi yang dikirimkanmelalui bluetoth HC-05 selanjutnya data akan diolah dan menghasilkan output apaka pengisian dayabisa dilakukan atau tidak, jika pengisian bisa dilakukan mikrokontroler akan memberi perintah ke rileyuntuk membuka arus listrik dan melakukan pengisian daya pada smart phone, sebaliknya apabilakondisi baterai tidak memenuhi syarat maka mikrokontroler akan memberi perintah pada riley untukmenutup arus listrik sehingga pengisian daya tidak bisa dilakukan, terdapat tombol emergency padaalat smart charger untuk mematikan rangkaian sehingga menjadi charger biasa, hal ini ditujuakanagar charger tetap bisa digunakan ketika smartphone mati dan tidak bisa mengirim data kepadasmart charger.
Analisis Karakteristik Malware Joker Berdasarkan Fitur Menggunakan Metode Statik Pada Platform Android Yusril Izza Rizqony; Denar Regata Akbi; Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 2 No 10 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v2i10.1145

Abstract

Malware merupakan musuh utama bagi setiap sistem operasi, salah satunya yaitu sistem operasi Android. Salah satu malware yang sempat beredar pada pertengahan tahun 2019 yaitu malware Joker. Malware Joker setidaknya telah ditanam atau menjangkiti pada 23 aplikasi dan telah beredar pada platform unduh aplikasi android. Untuk membuktikkan dan mengetahui apa saja karakter dan yang dilakukan dari malware Joker, maka pada penelitian ini akan menggunakan salah satu metode analisis malware yaitu metode analisis statis. Dengan menggunakan metode analisis statis memungkinkan untuk mengetahui beberapa karakter dari malware tersebut seperti, bagaimana malware bekerja, letak aktifitas malware pada aplikasi terjangkit,hingga asal usul dari malware tersebut. Terdapat 2 tools yang digunakan untuk melakukan analisis statis pada malware Joker yaitu, Andropytool untuk mengekstraksi beberapa fitur yang ada pada APK dan Dex2jar untuk decompile file DEX pada APK sehingga dapat lihat beberapa baris kode yang digunakan. Hasil yang ditemukan dengan menggunakan analisis statis pada malware Joker yaitu, malware tersebut mengambil informasi kartu SIM pada perangkat pengguna, menargetkan negara dari perangkat pengguna tertentu dengan kode MCC, melakukan broadcast secara tersembunyi dari atau untuk aplikasi terjangkit, dan melakukan komunikasi dengan webserver yang menggunakan layawan AWS.
Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Smartcard Berbasis Internet of Things Pada CV. Anugerah Mandiri Muhammad Zain Iqbal Muzakki; Ilyas Nuryasin; Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 3 No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v3i4.1289

Abstract

Absensi merupakan sebuah kegiatan pengambilan data guna mengetahui jumlah kehadiran karyawan atau pegawai pada suatu instansi pemerintah/perusahaan. Absensi karyawan sangat dibutuhkan untuk mengetahui tingkat disiplin yang tinggi dan menilai sistem kerja dari setiap karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sebuah sistem informasi absensi karyawan pada CV. Anugerah Mandiri dan sebuah reader berbasis IoT yang akan membaca data dari smartcard. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode prototype. Metode prototype digunakan karena metode ini mudah apabila ada perubahan dan dengan menggunakan prototype client lebih mudah memahami sistem yang akan dibuat. Setelah dilakukan pengujian menggunakan pengujian blackbox, didapatkan hasil bahwa sistem informasi absensi karyawan dapat berjalan sesuai yang diharapkan dan semua fitur dapat bekerja dengan baik. Begitu juga dengan reader IoT yang dapat berjalan dengan baik.
Analisis dan Implementasi Alat Penyiraman Otomatis Pada Tanaman Microgreen Berbasis Internet of Things (IoT) Yoga Pamungkas; Zamah Sari; Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 3 No 2 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v3i2.1311

Abstract

Internet of thing (IoT) adalah suatu konsep yang bertujuan untuk memperluas pemanfaatan internet yang tersambung secara terus menerus. IoT merupakan solusi dalam efisiensi waktu dan tenaga yang dapat digunakan oleh manusia saat ini. Dengan perkembangan teknologi di mungkinkan untuk merancang alat penyiraman otomatis pada tanaman microgreen berbasis IoT. Alat ini menggunakan ESP32 sebagai pengontrol utama, YL-69 sebagai sensor kelembaban media tanam, DHT11 sebagai sensor suhu udara. Pada penggerak alat penyiram ini menggunakan motor Stepper Nema 17. untuk pengiriman data ke internet, alat ini menggunakan protokol HTTP. Berdasarkan analisis dan pengujian Quality of Service (QoS) yang di lakukan pada alat penyiraman otomatis tanaman microgreen berbasis Internet of Things (IoT) mendapatkan nilai sebesar 13000 byte/s pada pengujian throughput, 0% pada pengujian packet loss, dan 272,167 ms pada pengujian delay.
Analisis Mekanisme Failover Controller Pada Software Defined Network Jurdan Wahyu Adi Saputra; Mahar Faiqurahman; Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 3 No 5 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v3i5.1329

Abstract

Software Defined Network (SDN) merupakan konsep teknologi jaringan untuk mendesain, mengelola, dan mengimplementasikan suatu jaringan dengan melakukan pemisahan antara control plane dan forwarding plane yang kemudian dikendalikan melalui satu media aplikasi controller yang melewati satu protocol. Controller SDN bertugas untuk mengatur aliran data antara data plane dan control plane. Pada konsep SDN memungkinkan adanya kegagalan komunikasi antar jaringan yang bisa saja terjadi. Kegagalan yang bisa saja terjadi, misalnya salah satu controller dalam jaringan SDN mengalami down ataupun tidak aktif sehingga host tidak dapat terhubung dengan baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya sistem yang menanganinya seperti High Availability Controller. High Availability Controller dapat dilakukan dengan mekanisme failover menggunakan Heartbeat dan DRBD (Distributed Replication Block Device). Tujuan dari penerapan aplikasi tersebut untuk melakukan failover ketika terjadi kegagalan ataupun down pada controller utama maka peran controller utama akan di pindahkan ke controller backup supaya controller tetap tersedia meskipun terjadi down dan DRBD melakukan sinkronisasi data pada partisi disk yang telah dibuat secara realtime, membentuk replication disk. Replication disk akan diakses secara bergantian oleh server menggunakan Heartbeat. Pengujian dalam penelitian ini yaitu dengan mengukur rata rata waktu failover Ketika server backup mengambil alih peran server utama. Berdasarkan hasil pengujian failover dari controller RYU, POX , dan OpenDayLight menunjukan hasil bahwa controller RYU memiliki rata rata waktu yang lebih singkat yaitu 1.3 sec dibandingkan dengan controller POX yang memiliki rata rata waktu lebih lama yaitu 23.3 sec dan ODL yang meimiliki rata rata waktu 1.5 sec. Perbedaan hasil tersebut bergantug jenis controller yang digunankan, dimana semakin banyak fitur yang dijalankan sebuah controller maka semakin lama waktu failover yang di hasilkan. Hal tersebut terjadi karena dibutuhkan waktu tambahan untuk menjalankan fitur fitur controller yang digunakan.
Analisis Dampak Serangan DoS Pada Software Defined Network Haris Zulfikar Islam; Mahar Faiqurahman; Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v4i1.1335

Abstract

Perkembangan kemajuan teknologi informasi saat ini yaitu Software Defined Networking (SDN) semakin menjanjikan. SDN bisa didefinisikan sebagai arsitektur jaringan yang di mana data plane dan control plane dipisahkan dalam suatu jaringan. Pemisahan antara data plane dan control plane sangat menguntungkan dalam pengelolaan jaringan, karena data plane terletak pada perangkat switch sedangkan control plane pada perangkat yang disebut controller dan sehingga proses penggelolaan suatu manajemen jaringan menjadi lebih efektif. Controller SDN sebagai otak dari software defined network (SDN) sering disebut control plane, karena fungsinya mengatur lalu lintas jaringan. Potensi celah keamanan dapat muncul pada jaringan SDN terutama pada controller. Karena controller yang melakukan pengaturan lalu lintas jaringan di dalam SDN, maka ketika terjadi serangan pada controller akan memberikan dampak pada jaringan SDN keseluruhan. Salah satu serangan pada jaringan SDN yang dapat terjadi adalah serangan DoS. Serangan DoS adalah usaha untuk mengakibatkan perangkat jaringan layaknya controllers, computers, routers, switches, server atau network jaringan tidak tersedia bagi user yang dituju. Serangan di controller SDN mempunyai tujuan tujuan agar controller mengalami overload sehingga serangan dos ini mampu mengakibatkan asitektur SDN mengalami kemacetan atau termasuk menghambat controller menempatkan flow rule untuk paket yang bakal di kirim ke obyek. Tujuan yang ingin di capai dari penelitian ini adalah menganalisa dan membandingkan performa dari controller Ryu, ONOS, OpenDaylight, Floodlight dan OvS ketika menerima serangan DoS. Parameter yang akan diuji pada penelitian ini ada cpu usage , flow rule, packet_in, packet_out. Selanjutnya adalah pengukuran parameter Quality of Service seperti jitter, packet loss, dan throughput saat terjadi serangan Denial of Service. Serangan menggunakan hping3 dengan flag syn, udp dan icmp. Dengan paket masing-masing serangan 1.500.000, 1.000.000, dan 500.000.
Pengembangan Vehicle Monitoring System (VMS) pada CV.ELNUSA Said imam Baihaqqi; Ilyas Nuryasin; Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v4i1.1347

Abstract

Perlunya sistem informasi sebagai wadah untuk penyajian informasi yang memudahkan manusia dalam melakukan beberapa kegiatan. CV.Elnusa merupakan salah satu perusahaan mobil yang belum memanfaatkan sistem informasi. Keterlambatan penyewa juga menjadi salah satu permasalahan yang memunculkan rasa khawatir pada pemilik. Dengan kondisi yang ada, perlu adanya perancangan sistem informasi dan pengembangan vehicle monitoring system yang dapat dijadikan sebagai media informasi. Sistem ini dirancang menggunakan Personal Hypertext Preprocessor (PHP) dan MySQL, sedangkan pada pengembangan vehicle monitoring system menggunakan global positioning system (GPS). Dalam penelitian ini, model pengembangan sistem informasi yang digunakan adalah model pengembangan waterfall dengan pengujian dilakukan menggunakan pengujian blackbox testing dan user acceptance testing (UAT). Sedangkan pada pengembangan VMS menggunakan pengujian validitas. Berdasarkan hasil pengujian blackbox yang dilakukan menunjukkan bahwa sistem telah memenuhi syarat fungsional.