Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The selection of public transportation modes in industrial era 4.0 Prabowo, Faizal Haris Eko; Rustendi, Endang; Nurbaiti, Annisa
JURNAL MANAJEMEN Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.319 KB) | DOI: 10.29264/jmmn.v12i1.6111

Abstract

Industrial Revolution 4.0 opens opportunities as well as challenges for an industry, the opportunity is to develop market share to be broader with the internet while the challenges are conventional methods that need to be changed to become easier because of the needs of consumers to keep up with the times. These changes have an impact on the economic field, especially business. Not only globally, Indonesia also experienced a lifestyle change in consuming products and services that are currently not free from the use of internet platforms. Transportation services are currently one of the industries that are undergoing rapid changes. The reduced interest of passengers using conventional transportation has caused transportation modes to lose the market share that they have had for a long time, which also has an impact on the sales they get. The purpose of this study is to analyze the decision to use public transportation modes by millennial generation passengers. This study used a survey method and case study design with a qualitative approach. The population and sample in this study are consumers using public transport services aged 18-37 years or millennial generations. The results of this study explain that millennial passengers prefer online transportation modes than conventional transportation modes. If conventional transportation wants to remain competitive in this industry, they are likely to need to cooperate with the private sector as well as the government as a regulator by making rival applications as a competitive advantage.
ANALISIS IMPLEMENTASI PBB DI DESA BAREGBEG KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS Nursolih, Enjang; Puspitasari, Endah; Suhendi, Roni Marsiana; Rustendi, Endang
Jurnal Ilmiah Galuh Justisi Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Galuh Justisi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/justisi.v12i1.13775

Abstract

Bahwa pajak sebagai salah satu sumber penerimaan negara yang sangat penting untuk itu dalam pemungutan pajak harus jelas apa yang menjadi dasar yuridisnya karena negara Indonesia merupakan negara hukum. Pajak merupakan iuran rakyat pada kas negara berdasarkan Undang - Undang yang dapat dipaksakan dengan tidak mendapat jasa timbal (kontra prestasi) yang langsung dapat ditunjukan dan yang digunakan untuk pengeluaran umum sedangkan PBB merupakan pajak negara yang dikenakan terhadap bumi dan bangunan dimana bumi merupakan permukaan bumi (tanah dan perairan) dan tubuh bumi yang ada dipedalaman serta laut wilayah Indonesia dan bangunan merupakan konstruksi teknik yang ditanam secara tetap pada tanah dan perairan. Untuk mengetahui implementasi kendala dan solusi pemungutan PBB dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan yuridis sosiologis pada kenyataanya dapat diketahui bahwa setiap kecamatan di Kabupaten Ciamis mengalami fluktuatif dalam pembayaran PBB sehingga peningkatannya melalui upaya memperkuat regulasi, insentifikasi dan pertumbuhan pembangunan
ANALISIS FUNGSI PRODUKSI KERIPIK PISANG MENGGUNAKAN METODE COBB DOUGLAS PADA UPPKS LESTARI DI KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS Kurnia, Yusup; Nursolih, Enjang; Rustendi, Endang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i2.10513

Abstract

Dalam situasi perekonomian global yang tidak menentu, para pelaku industri berusaha untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi perusahaan yang sedang dijalankan. Usaha mempertahankan dan meningkatkan produksi dapat dilaksanakan dengan baik apabila terdapat perencanaan produksi yang baik serta dukungan dari faktor internal dan eksternal perusahaan. Aktivitas produksi bukan sekedar sebagai aktivitas mentransformasikan input menjadi output, tetapi sebagai aktivitas penciptaan nilai tambah (value added). Pemahaman terhadap nilai tambah sangatlah penting agar dalam setiap aktivitas berproduksi selalu menghindari waste (pemborosan).Dengan menggunakan metode Cobb Douglas untuk menganalisis fungsi produksi keripik pisang. Fungsi produksi Cobb Douglas Adalah suatu fungsi atau persamaan yang melibatkan variabel dependen dan Dua atau lebih variabel independen dan juga menggunakan proses antara input dan output. Pemahaman fungsi produksi adalah salah satu faktor penting dalam melakukan perencanaan yang optimal.Tujuannya untuk mengetahui pengaruh input terhadap output, mengetahui elastisitas input terhadap output dan untuk mengetahui kondisi return to scale berdasarkan fungsi produksi Cobb Douglas.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa variabel X1 (modal), X2 (bahan baku), dan X3 (tenaga kerja) berpengaruh secara signifikan terhadap Variabel Y (keripik pisang). Besarnya elastisitas X1 (modal) terhadap keripik pisang sebesar 0,265, besarnya Elastisitas X2 (bahan baku) terhadap keripik pisang sebesar 0,342, besarnya Elastisitas X3 (tenaga kerja) terhadap keripik pisang sebesar 0,593. Kondisi UPPKS periode 2018 – 2019 jika dilihat dari Skala hasilnya berada dalam kondisi increasing return to scale. Hasil Analisis menunjukkan bahwa parameter b + c + d = 1,2 lebih besar dari 1.
PERANCANGAN MESIN PENGUPAS KULIT KENTANG MENGGUNAKAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK PADA HOME INDUSTRI DI PASAR MANIS CIAMIS Kusuma N, R Gamar Pratama; Rustendi, Endang; Herdiana, Ade
Jurnal Industrial Galuh Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jig.v7i2.4512

Abstract

Kentang banyak digemari oleh masyarakat dengan permintaan pasar semakin meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan dan preferensi masyarakat terhadap kentang mendorong usaha home industry. Penelitian ini bertujuan untuk merancang berbagai produk olahan kentang, yaitu dibutuhkan alat pengolahan kentang yang berkapasitas tinggi dan memiliki daya saing terhadap produk. Mesin pengupas kulit kentang yang digerakkan oleh motor listrik guna meningkatkan efisiensi waktu, tenaga, dan biaya dalam industri rumahan di Ciamis. Proses perancangan mesin pengupas kulit kentang di mulai dari menentukan kapasitas mesin sesuai kebutuhan, menentukan ukuran sabuk dan puli, bantalan, menentukan motor listrik, dan speed control. Hasil perancangan mesin pengupas kulit kentang untuk kapasitas 3 kg/proses diperoleh ukuran tabung pengupas (tabung dalam) dengan diameter 315mm dan tinggi 370 mm. Komponen penggerak mesin menggunakan motor listrik 1 HP (746W), daya putar 5 Nm dengan putaran piringan 359 rpm akibat reduksi pully sebesar 3.9, perancangan rangka, tegangan 22 mpa, perpindahan 0, regangan 0, factor keamanan 11. Memastikan bahwa mesin aman untuk digunakan. Diharapkan, mesin ini dapat digunakan oleh pelaku UMKM untuk mempercepat proses pengupasan kentang dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan mesin komersial yang ada.
PENGARUH KOORDINASI DAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Perusahaan UMKM Se Kota Banjar) nursolih, enjang; Rustendi, Endang; Lisara, Anisa
Jurnal Industrial Galuh Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jig.v6i1.3809

Abstract

Kegiatan koordinasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam mencapai tujuan organisasi, karena dengan adanya kegiatan koordinasi setiap individu atau bagian yang ada dalam suatu organisasi akan bekerjasama dengan yang lainnya dalam mencapai tujuan organisasi secara terpadu. Dalam pelaksanan koordinasi dukungan pertukaran informasi yang terus-menerus baik antara karyawan dengan karyawan atau antara pimpinan dengan bawahan sehingga menciptakan penyesuaian-penyesuaian dari seluruh kegiatan membentuk suatu kesatuan yang utuh, untuk mewujudkan tujuan organisasi yang akan berdampak pada kinerja. Hasil penelitian bahwa pengaruh koordinasi terhadap kinerja sebesar 57,90%, sedangkan pengaruh sistem informasi sumber daya manusia terhadap kinerja sebesar 52,18%, kemudian pengaruh koordinasi dan sistem informasi sumber daya manusia terhadap kinerja sebesar 70,56%. Berdasrkan analisis, diketahui bahwa dalam pelaksanaan koordinasi dan sistem informasi sumber daya manusia di perusahaan terhadap kinerja dapat teruji kebenarannya, semakin baik koordinasi dan sistem informasi sumber daya manusia maka kinerja akan meningkat. Disarankan agar pihak perusahaan, mampu mempertahankan dan ditingkatkan lagi dalam koordinasi dan sistem informasi sumber daya manusia sehingga kinerja dapat meningkat