Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE EXTREME PROGRAMMING PADA APLIKASI BIRO JODOH SYARI’AH BERBASIS MOBILE ANDROID Yahya, Samsuri; Mahardika, Fajar; Saepudin, Isep; Suhenda, Suhenda
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.898 KB) | DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.37-40

Abstract

Manusia pada dasarnya menginginkan pasangan hidup siap dalam kondisi apapun. Pasangan hidup ini yang akan menemani dalam sebuah rumah tangga. Terkadang manusia gagal dalam memilih pasangan hidup yang baik untuk dirinya. Manusia kadang juga terjerumus dalam hal yang salah dalam memilih pasangan hidup seperti kegagalan dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem informasi aplikasi biro jodoh syari?ah dengan metode Extreme Programming (XP). Metode XP ini digunakan karena kesederhanaanya dimana terdiri dari tiga tahapan, yaitu planning, design, dan coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibuat dapat menampilkan aplikasi berbasis Android dengan dilengkapi akun pengguna. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat dengan mudah melakukan pencarian pasangan hidup sesuai dengan kriteria dan berbasis syari?ah.
Upaya Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas IV dalam Pembelajaran Matematika Materi FPB dan KPK dengan Metode Ice Breaking : Penelitian Tindakan Kelas di SDN Margaluyu Dani Buldani; Suhenda, Suhenda; Ningsih, Nurfajrin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i10.2237

Abstract

Pembelajaran yang berkualitas adalah pembelajaran yang membuat proses pembelajaran tersebut terasa menyenangkan dan bermakna. Sehingga ilmu pengetahuan yang didapatkan tersimpan dalam ingatan lebih lama. Guru berperan untuk memberi rangsangan (stimulus) agar siswanya mau mempelajari suatu materi pembelajaran tertentu. Guru membimbing dan membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswanya. Sehingga siswa lebih aktif untuk belajar dan kegiatannya beraneka ragam. Dari uraian di atas, peneliti melakukan refleksi terhadap pembelajaran, maka didapati Siswa terlihat kurang tertarik dengan pembelajaran matematika. Hal ini ditandai dengan siswa beberapa kali menanyakan jam istirahat atau kapan pembelajaran berakhir. Kemudian peneliti analisis dan merasa bahwa metode pembelajaran kurang variatif sehingga kurang melibatkan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan siswa kelas IV dalam pembelajaran matematika materi FPB dan KPK dengan metode Ice Breaking (Penelitian Tundakan Kelas di SDN Margaluyu). Setelah dilakukan Tindakan dengan 2 siklus, maka ditariklah kesimpulan bahwa metode Ice Breaking dapat meningkatkan keaktifan siswa. Hal ini ditandai dengan rata-rata nilai siswa meningkat pada saat sebelum perbaikan adalah 78, setelah perbaikan siklus 1 menjadi 83, dan setelah perbaikan siklus 2 menjadi 87.