Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan dan Analisa Model Antrian Tunggal Dengan Pelayanan Ganda septima, richa
Biram Samtani Sains Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.274 KB) | DOI: 10.55542/jbss.v3i1.43

Abstract

Masalah antrian yang diambil sebagai contoh merupakan model antrian M/M/C – GD/∞/∞, dimana data yang diambil sebagai contoh diperoleh dengan µ = 3 orang / 10 menit, ρ = 1,89 dan λ = 5 orang / 10 menit. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan ukuran-ukuran dasar teori antrian dengan memberikan perbandingan nilai ukuran-ukuran tersebut dengan jumlah fasilitas pelayanan yang berbeda. Dari analisa data ini kemudian dilakukan pengambilan keputusan untuk menentukan jumlah fasilitas pelayanan yang paling optimal
Implementasi Program "Dari Sampah Jadi Rupiah" Berbasis Ekonomi Sirkular di Desa Asir-Asir Anas, Mukhtar; Zulfa, Ira; Septima, Richa
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 6 No 8 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v6i8.1866

Abstract

Pengelolaan sampah di Desa Asir-Asir menghadapi masalah seperti penumpukan di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) dan nilai ekonomis sampah yang rendah. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan model pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular melalui kegiatan “Dari Sampah Jadi Rupiah”. Implementasi program dilakukan dalam tiga tahap utama: (1) memberikan edukasi dan sosialisasi tentang konsep ekonomi sirkular serta cara memilah sampah kepada masyarakat; (2) membantu pembentukan unit bank sampah dan memberikan pelatihan pengolahan sampah anorganik seperti plastik dan kertas menjadi produk kerajinan, serta pengolahan sampah organik menjadi kompos; dan (3) memperkuat lembaga serta pasar dengan menumbuhkan kerja sama dengan pedagang dan industri daur ulang. Hasil dari program menunjukkan meningkatnya partisipasi sebanyak 35 kepala keluarga, terbentuknya satu unit bank sampah yang aktif, serta munculnya sumber pendapatan baru dari penjualan sampah yang sudah terpisah dan produk yang diolah. Program ini membawa perubahan pola pikir masyarakat dari memandang sampah sebagai limbah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi. Dampaknya, model ini berhasil mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPS sekitar 40% dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat desa. Kesimpulannya, pendekatan ekonomi sirkular yang diiringi dukungan berkelanjutan dan pembentukan nilai tambah merupakan strategi yang efektif untuk mengatasi masalah sampah sekaligus meningkatkan kesejahteraan di tingkat desa