Sone, Teruo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rice Blast Field Assessment in Three Regencies Underlies the Importance of Fungicide Resistance Studies in West Java, Indonesia: Asesmen Lapangan Penyakit Blas Padi Mendasari Pentingnya Kajian Resistensi Fungisida di Jawa Barat, Indonesia Khairani, Hagia Sophia; Abe, Ayumi; Sone, Teruo
Jurnal Fitopatologi Indonesia Vol. 20 No. 4 (2024): Juli 2024
Publisher : The Indonesian Phytopathological Society (Perhimpunan Fitopatologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14692/jfi.20.4.165-173

Abstract

Asesmen Lapangan Penyakit Blas Padi Mendasari Pentingnya Kajian Resistensi Fungisida di Jawa Barat, Indonesia Dalam dekade terakhir, penelitian penyakit blas padi di Indonesia belum membahas dinamika antara cendawan Pyricularia oryzae dan penggunaan fungisida sehingga belum ada laporan terkait mutasi patogen ini. Pengamatan di Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi, Jawa Barat menunjukkan insidensi penyakit yang tinggi (53%–100%) dengan keparahan berkisar 8%–67%. Keparahan penyakit tertinggi terjadi di Kecamatan Cikembar, daerah di kaki Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Sukabumi. Pengamatan lebih lanjut menunjukkan bahwa meski dilanda kemarau panjang akibat fenomena El Niño pada sepanjang tahun 2023, Cikembar masih mengalami keparahan penyakit yang relatif tinggi (36%) mengonfirmasi daerah ini masih merupakan daerah endemik blas. Tingginya keparahan penyakit meski fungisida diaplikasikan secara intensif di Cikembar memperkuat dugaan telah munculnya kasus resistensi P. oryzae terutama terhadap fungisida isoprotiolan yang telah digunakan bertahun-tahun. Kelompok tani Cikembar juga menghadapi tantangan lain, yaitu tanah masam dan perbedaan taktik antarpetani dalam penggunaan fungisida yang memperumit upaya pengendalian penyakit secara terpadu. Bukti kemunculan mutasi P. oryzae terhadap fungisida isoprotiolan perlu dikonfirmasi melalui studi laboratorium sehingga diperoleh rekomendasi penggunaan fungisida yang lebih baik dalam jangka panjang.
The Use of 16S rRNA and nodC Gene Sequence in Resolving The Phylogenetic Relationship of Rhizobia Associated With Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen Plant Prana, Titik K; Sone, Teruo; Kawasaki-Nakagawa, Hiroko; Yokota, Atsushi; Seki, Tatsuji; Tomita, Fusao
Annales Bogorienses Vol. 9 No. 1 (2004): Annales Bogorienses
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studies on genetic position of several isolates living symbiotically on Paraserianthes falcataria have been carried out using amplification and sequencing techniques of 16S rDNA and specific gene for nodulation. The phylogenetic tree constructed based on 16S rDNA showed that rhizobia growing symbiotically on Paraserianthes falcataria consisted of 3 groups. The first group, was fast growing rhIzobia which have close relationship to Rhizobium tropicii, the second and the third groups were slow-growing rhizobia which have close relationship to Bradyrhizobium elkanii and Bradyrhizobium japonicum. However, the phylogenetic tree constructed on the basis of partial nodC gene indicated the existence of an independent group, since they did not show any significant degree of relationship with the existing groups. This was also supported by differences in physiological characteristic i.e Indole Acetic Acid production and salt tolerance of the isolates. These differences shows us that direct sequencing method of certain specific genes could give a more specific result than would display more clearly the degree of relationship at species level.