Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Meningkatkan Konsentrasi Belajar Melalui Penerapan Metode Joyful Learning Pada Ilmu Pendidikan Alam Dan Sosial Di Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bungo Adilla, Ulfa; Ibermarza; Martahayu, Vika
CENDEKIAWAN Vol 7 No 2 (2025): Cendekiawan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/cendekiawan.v7i2.686

Abstract

Pemahaman dan Partisipasi Guru Sekolah Dasar Dalam Menulis Karya Ilmiah Hendrik, Maulina; Martahayu, Vika
Society Vol 6 No 1 (2018): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v6i1.61

Abstract

The general objective of the study is to identify the understanding and participation of teacher in academic writing.The specific objectives of the study are to (i) identify the understanding of elementary school teacher in academic writing in Rangkui District; (ii) to identify the participation of elementary school teacher in academic writing in Rangkui District; and (iii) to examine factors that affect the elementary school teacher in academic writing in Rangkui District. The study employed the qualitative approach with source of data as follows: (i) 50 elementary school teachers as the primary data; and (ii) documentation derived from some literatures and other reading sources as the secondary data. The data was gained by using the interview and documentation. Furthermore, it was analyzed by using data analysis technique i.e. data reduction, data presentation, decision making. The results showed: (i) 28 % of respondents considered as having understanding, 35 % of them considered as lack of understanding, and 37 % considered as not having understanding at all in academic writing. (ii) in terms of the participation level of elementary school teacher, 20 % of respondents stated often, 35 % of them stated rarely, and 45 % of them stated not having the academic writing. (iii) Factors that affect teacher in participating on having the academic writing were lack of time, motivation, knowledge and idea.
Pelatihan Program “Kenali Lindungi Diri” Membangun Kesadaran Perlindungan Anak dalam Pencegahan Dini Kekerasan Seksual Martahayu, Vika; Malagola, Yopi; Zuhri, Irpan; Cleopatra, Cleopatra; Wulandari, Asti
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.382

Abstract

Kekerasan seksual pada anak menjadi salah satu permasalahan serius yang berdampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik, psikologis, dan sosial anak. data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Pangkalpinang pada tahun 2024 terdapat total 78 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan 24 kasus (30 %) terjadi pada anak-anak. Fenomena kasus kekerasan seksual terhadap anak di Pangkalpinang khususnya pada siswa sekolah dasar menuntut adanya upaya pencegahan sejak dini yang melibatkan berbagai pihak mulai dari sekolah, orang tua, hingga lingkungan masyarakat. Salah satu upaya yang efektif adalah dengan memberikan pendidikan perlindungan diri dan kesadaran akan hak-hak anak melalui Program “Kenali dan Lindungi Diri”. Program ini bertujuan menjadi model pencegahan kekerasan seksual yang berkelanjutan di Kota Pangkalpinang sekaligus memperkuat komitmen perlindungan anak di tingkat sekolah dasar. Pelaksanaan lokasi pengabdian yaitu Sekolah Dasar Negeri 15 Pangkalpinang yang terletak di Jl. Usman Ambon, Kel. Kejaksaan, Kec. Taman Sari, Kota Pangkal Pinang Prov. Kepulauan Bangka Belitung. Metode dan Tahapan Pelaksanaan Pengabdian Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Pelatihan dan Sosialisasi Kenali dan Lindungi Diri di sekolah dasar dilaksanakan beberapa tahapan yang saling terintegrasi yaitu survey dan koordinasi dengan mitra pengabdian, sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelaksanaan program “Kenali Diri dan Lindungi Diri” di SDN 15 Pangkalpinang memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan seluruh warga sekolah baik siswa, guru, maupun orang tua terkait pentingnya perlindungan diri dan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak.
ANALISIS KEBUTUHAN SDM DAN SARANA PRASARANA SEKOLAH JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PERTAMA DI KOTA PANGKALPINANG Nurwasya; Safitri, Marlina; Nurjanah; Martahayu, Vika
Edutainment Vol 13 No 2 (2025): Edutainment: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v13i2.1071

Abstract

This study aims to analyze the suitability and fulfillment of infrastructure and human resource needs at the elementary and junior high school levels in Pangkalpinang City as a basis for regional education policy planning. The study used a qualitative approach with descriptive analytical methods. Data were collected through observation, surveys, structured interviews, and documentation. Data validity was ensured through triangulation of techniques and sources to verify findings in the field. The results showed that the condition of elementary and junior high school classrooms varied from decent to severely damaged. The needs analysis revealed the urgency of rehabilitation for classrooms with moderate to severe damage and the need to standardize supporting facilities such as lighting, prayer rooms, health facilities, and counseling rooms, which currently do not meet ideal criteria. In terms of human resources, an equitable distribution of teaching staff was identified to address the disparity in academic background and employment status, although teacher competency was generally categorized as good to excellent. The study concluded that fulfilling the gap between actual conditions and standard facility needs and the redistribution of human resources must be a top priority to improve the quality of education services in Pangkalpinang City.
Analisis Kebutuhan Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning dengan Konteks Tradisi Budak Ngambek Timah pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 8 Namang Ropita, Ropita; Hendrik, Maulina; Martahayu, Vika
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i1.33913

Abstract

Learning practices in primary schools continue to show limitations in implementing contextual and student-centered learning despite the adoption of the Merdeka Curriculum. Instructional practices remain dominated by conventional approaches and have not integrated local socio-cultural contexts as part of the learning process. This study aims to analyze the learning needs for Problem Based Learning incorporating the Budak Ngambek Timah tradition among fourth-grade students at SD Negeri 8 Namang. A qualitative approach with a descriptive design was employed. The research participants included fourth-grade teachers, fourth-grade students, and the school principal. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, which comprises data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that PBL has been recognized by teachers and included in instructional planning; however, its implementation has not been conducted systematically and remains focused on textbook-based instruction. Learning activities have not utilized local social and cultural contexts as learning resources. In addition, students demonstrate strong connections to tin mining activities as part of their families’ social and economic realities; however, these experiences have not been used as a foundation for learning. In terms of learning resources, instruction is still dominated by textual materials and is not supported by contextual resources based on local culture. Overall, the findings reveal a gap between the demands of the Merdeka Curriculum, student characteristics, and classroom learning practices.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Digital Berbantuan Canva Bagi Guru SDN 2 Lepar Martahayu, Vika; Pramudyantoro, Arvi; Dalimunthe, Nurzaidah Putri; Irwan, Andesta Granitio; Juliansyah, Ari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.6013

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Guru yang belum menguasai TIK, khususnya dalam pembuatan media pembelajaran digital, cenderung mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi kepada peserta didik sehingga efektivitas pembelajaran menurun. SD Negeri 2 Lepar sebagai mitra pengabdian belum pernah mendapatkan pelatihan pembuatan media pembelajaran digital berbantuan Canva. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang kreatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Metode pengabdian dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu: (1) pembukaan dan penyampaian pengantar mengenai urgensi penguasaan media digital dalam pembelajaran; (2) pemberian materi tentang teknik pembuatan media pembelajaran menggunakan Canva; (3) praktik langsung oleh para guru untuk menghasilkan produk media pembelajaran; dan (4) evaluasi untuk mengidentifikasi kendala serta tingkat pemahaman guru terhadap materi yang diberikan. Selama kegiatan berlangsung, para guru menunjukkan antusiasme tinggi dan berpartisipasi aktif dalam setiap sesi pelatihan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh peserta pelatihan berhasil membuat satu media pembelajaran digital berbantuan Canva sebagai luaran individu. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi untuk menunjang proses pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memiliki makna penting dalam mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di SD Negeri 2 Lepar melalui penguatan kapasitas guru dalam penggunaan media digital.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa: Studi Kasus Eksploitasi Anak dalam Tradisi Budak Ngambek Timah Zikry, Muhammad; Hendrik, Maulina; Martahayu, Vika
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i1.33893

Abstract

Learning motivation of elementary school students is influenced not only by individual factors, but also by social and economic conditions that shape children’s daily experiences. In the Bangka Belitung Islands Province, children’s involvement in the Budak Ngambek Timah tradition remains a culturally accepted practice and poses a serious challenge to educational continuity. This study aims to analyze the factors affecting elementary school students’ learning motivation within the context of child exploitation in the Budak Ngambek Timah tradition. The research employed a qualitative explanatory approach using a case study strategy conducted in Baskarabakti Village, Central Bangka Regency. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis. Informants were selected using purposive and snowball sampling techniques, involving students, parents, teachers, and community members. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through source and method triangulation. The findings reveal that students’ low learning motivation is influenced by three main factors: economic, social, and physical-health factors. Economic pressure encourages children’s involvement in tin mining activities, reducing their time and energy for learning. Social normalization of child labor positions schooling as a secondary priority, while physical fatigue and health problems resulting from mining activities negatively affect students’ concentration and learning readiness. These findings indicate that low learning motivation is a structural issue that requires collaborative efforts to protect children’s educational rights.