Muliarini, Prita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Person-Centered Maternity Care sebagai Pelayanan yang Bermutu dalam Perspektif Hukum Kesehatan Muliarini, Prita; Wiryani, Fifik
Pandecta Research Law Journal Vol 16, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pandecta.v16i1.27446

Abstract

Person-Centered Maternity Care (PCMC) bertujuan untuk memberikan perawatan yang aman, efektif, berpusat pada wanita, tepat waktu, efisien, dan adil. Penelitian ini berfokus pada membahas kerangka hukum PCMC dalam peraturan perundangan di Indonesia guna meningkatkan pemahaman dan penegakan hukum terkait PCMC, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan menggunakan beberapa peraturan perundangan terkait pelayanan kesehatan di Indonesia. PCMC sesuai dengan peraturan perundangan di Indonesia karena sesuai dengan amanah undang-undang bahwa upaya pelayanan kesehatan maternal harus berasaskan perikemanusiaan, keseimbangan, manfaat, pelindungan, penghormatan terhadap hak dan kewajiban, keadilan, gender dan non-diskriminatif.
STUDY TENTANG PARITAS DAN UMUR IBU DENGAN KEJADIAN HIPERMESIS GRAVIDARUM DI PMB RIFATUL KHUSNIAH, S.ST WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUJON KECAMATAN PUJON Qotimah, Qotimah; Sayuti, Sayuti; Muliarini, Prita
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v2i6.312

Abstract

In Indonesia, based on the total cases of the jamkesda program in 2008 regarding cases of grvidarum hypermesis reached 1.13%. In this study using a descriptive design of correlation with a cross sectional approach. The sample used in this study was 34 pregnant women who had hypermesis gravidarum. Data collection uses observation, interviews, questionnaires and documentation. The data were processed analytically using multiple regression tests with signification ? = 0.05. The results of the analysis showed that the variable X1 (Parity) obtained the results of the calculation analysis value, namely 2,9322,035. It can be interpreted that there is a significant relationship between Parity and the Incidence of Gravidarum Hypermesis. Variable X2 (Maternal Age) obtained the results of the calculation analysis value, namely 2,3512,035. It can be interpreted that there is a significant relationship between maternal age and the incidence of Gravidarum hypermesis. The results of the statistical analysis of the FhitungFtabel value are 6,4743,305. Where it can be interpreted that there is a significant influence between the variables Parity (X1) and Maternal Age (X2) and the Incidence of Gravidarum Hypermesis (Y). The value of Rsquare at X1 (Parity) and X2 (Maternal Age) was 0.295which means that Parity and Maternal Age influenced the Incidence of Gravidarum Hypermesis (Y) by 29.5%, while the remaining 70.5% was influenced by other factors that were not studied. From the two independent variables (X) it is known that the variable that is more dominant to the dependent variable Y (Incidence of Hypermesis Gravidarum) is X1 (Parity) with a calculated value of ttabel which is 2,9322,035.ABSTRAKDi Indonesia berdasarkan total kasus program jamkesda tahun 2008 mengenai kasus hipermesis grvidarum mencapai sebesar 1,13%. Dalam penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 34 ibu hamil yang mengalami hipermesis gravidarum. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Data diolah secara analitik dengan menggunakan uji regresi berganda dengan signifikasi ? = 0,05. Hasil analisis menunjukan bahwavariabel X1 (Paritas) didapatkan hasil nilai analisa thitungttabel yaitu 2,9322,035. Dapat diartikan bahwa ada hubungan yang signifikanantara Paritas dengan Kejadian Hipermesis Gravidarum. Variabel X2 (Umur Ibu) didapatkan hasil nilai analisis thitungttabel yaitu 2,3512,035. Dapat diartikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Umur Ibu dengan Kejadian Hipermesis Gravidarum. Hasil analisis statistik nilai FhitungFtabel yaitu 6,4743,305. Dimana dapat diartikan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara variabel Paritas (X1) dan Umur Ibu (X2)dengan Kejadian Hipermesis Gravidarum (Y). Nilai Rsquare pada X1 (Paritas) dan X2 (Umur Ibu) sebesar 0,295yang artinya Paritas dan Umur Ibu berpengaruh terhadap Kejadian Hipermesis Gravidarum (Y) sebesar 29,5%, sedangkan sisanya 70,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari kedua variabel independen (X) diketahui bahwa variabel yang lebih dominan terhadap variabel dependen Y (Kejadian Hipermesis Gravidarum) adalah X1 (Paritas) dengan nilai thitung ttabel yaitu 2,9322,035.