Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Nursing Update

Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Stroke Di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Tahun 2025 Widoyanti, Virki; Romadhon, Wimar Anugrah
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6723

Abstract

Pendahuluan: Stroke adalah kelainan saraf yang ditandai dengan adanya penyumbatan pembuluh darah.Gumpalan yang terbentuk di otak dan mengganggu aliran darah, menyumbat arteri dan menyebabkan pembuluh darah pecah, menyebabkan pendarahan. Pecahnya arteri yang menuju ke otak akibat stroke mengakibatkan kematian sel-sel otak secara mendadak karena kekurangan oksigen. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien stroke di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien stroke yang berada di instalasi rawat jalan berada di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar yang berjumlah 90 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan cara purposivesampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan menentukan kriteria- kriteria tertentu. Hasil: Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan uji Chi-Square memperlihatan bawha nilai signifikan probabilitas (Asymp.Sig) kualitas tidur adalah 0,033 atau nilai sig a = 0,05. Hal ini membuktikan bahwa ada hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien stroke di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar tahun 2025. Kesimpulan:Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik ada hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien stroke di  tahun 2025
Hubungan Aktivitas Fisik Dan Stres Dengan Nyeri Dada Pada Pasien Jantung Koroner Di Rumah Sakit Islam Aminah Blitar 2025 Romadhon, S.Kep.,Ns.,M.Kep, Wimar Anugrah; Widoyanti, Virki
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6722

Abstract

Pendahuluan: Penyakit jantung koroner adalah penyakit yang muncul ketika dinding arteri koronaria menyempit oleh pembentukan material lemak secara gradual dan tidak memiliki gejala pada awal pembentukannya serta merupakan gangguan kronis yang berkembang diam-diam disepanjang hidup. Faktor resiko yang muncul mencetus timbulnya tanda gejala berupa nyeri dada karena adanya penyempitan pada arteri menyebabkan suplai oksigen ke otot jantung berkurang. Faktor risiko yang dapat diubah adalah merokok, obesitas, kurang aktivitas fisik dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan stres dengan nyeri dada pada pasien jantung koroner di Rumah Islam aminah blitar Tahun 2025. Metode: Penelitian bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RSU. Islam aminah blitar dari bulan Januari s/d April Tahun 2025. Populasi penelitian adalah seluruh pasien jantung koroner yang berobat di Poli Jantung sebanyak 4.676 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 98 responden. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Berdasarkan uji chi square menunjukkan hubungan aktivitas fisik dengan nyeri jantung koroner dengan nilai p-value = 0,004 0,05 dan hubungan stres dengan nyeri jantung koroner dengan nilai p-value = 0,036 0,05 pada pasien jantung koroner di Poli Jantung Rumah Sakit Umum Islam aminah blitar Tahun 2025. Kesimpulan: Ada hubungan aktivitas fisik dan stres dengan nyeri jantung koroner pada pasien jantung koroner di Poli Jantung Rumah Sakit Umum Islam aminah blitar Tahun 2025.