Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JCRS (Journal of Community Research and Service)

PENERAPAN ROLE PLAY DALAM BASIC ENGLISH CONVERSATION UNTUK ANAK-ANAK GRIYA YATIM DHUAFA PERMATA PAMULANG Purnaningsih, Pari; Sukmawati, Nur Najibah; Isnaeni, Resti
Journal of Community Research and Service Vol 6, No 2: July 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i2.37547

Abstract

This Community Service (PkM) aims to apply the Role Play learning method in Basic English Conversation. This learning model can foster students' enthusiasm for learning and create fun English learning. This learning method is believed to be able to increase interest in learning English, especially for children because this method involves motion games that create fun which is closely related to children. The Role Play method is a learning model that requires students to play one's character. This model is a technique that allows students to explore realistic conditions, situations or events by interacting with other students in a managed manner to enhance the experience. This Community Service activity began with a pre-survey/observation in April 2022 and the core of this activity is conducting teaching and learning activities for the children of Griya Yatim Dhuafa Permata Pamulang by implementing Role Play which was held in mid-May 2022. The PkM results show there is an increase in students' motivation and enthusiasm in learning English so that it is expected to be a reference for educators in creating new nuances in learning English so as to create fun classes and achieve maximum learning goals.
IMPLEMENTASI STORY TELLING UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI DALAM KETERAMPILAN BERBICARA Purnaningsih, Pari; Sukmawati, Nur Najibah; Isnaeni, Resti
Journal of Community Research and Service Vol 7, No 1: January 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v7i1.43329

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menerapkan Story Telling untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam keterampilan berbicara. Story telling atau bercerita merupakan salah satu metode mengajar untuk berkomunikasi secara kreatif dalam pembelajaran Bahasa. Dalam pembelajaran bahasa, salah satu keterampilannya yaitu keterampilan berbicara. Metode ini dapat membantu siswa memperkaya kosakata dan memperoleh struktur bahasa yang baru. Melalui story telling, siswa dapat mengekspresikan ide, kekhawatiran, harapan dan impian mereka. Selain itu, bercerita memberikan peluang bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan bahasa, berpikir, imajinasi dan penalaran yang tentunya akan memberi kesempatan untuk mengolah informasi dan mengembangkan kemampuannya dalam berkomunikasi. Kegiatan PkM ini dimulai dengan pra-survey / observasi pada bulan September 2022 di lokasi sasaran PkM yaitu di Rumah Asuh Yatim dan Dhuafa Yasmin, Rawakalong yang dilakukan secara berkesinambungan sehingga dapat menganalisis, mendiskusikan, dan memberikan pendampingan secara langsung terkait kegiatan pelatihan keterampilan berbicara dan inti pelaksanaan kegiatan PkM dilaksanakan pada tanggal 25-27 November 2022. Hasil PkM menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris yang sehingga diharapkan bisa menjadi salah satu referensi untuk pendidik dalam menciptakan atmosfer baru dalam pembelajaran bahasa Inggris sehingga terciptanya kelas yang menyenangkan dan tercapainya tujuan pembelajaran dengan maksimal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SCAFFOLDING DENGAN TEKNIK PEER -TUTORING Sukmawati, Nur Najibah; Purnaningsih, Pari; Darmawati, Darmawati; Isnaeni, Resti; Sulasih, Sulasih
Journal of Community Research and Service Vol 5, No 2: July 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v5i2.28506

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pelatihan bahasa Inggris dengan menggunakan model pembelajaran Scaffolding dengan teknik Peer Tutoring. Model dan teknik tersebut secara teori mampu memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran bahasa Inggris baik secara langsung maupun dalam jaringan dengan baik. Kegiatan PkM ini dimulai dengan pra-survey/observasi pada bulan Maret 2021 dengan melakukan wawancara kepada pihak sekolah yaitu guru bahasa Inggris dan beberapa siswa di SMP Muhammadiyah Serpong mengenai kondisi dan kebutuhan pembelajaran bahasa Inggris selama pembelajaran dalam jaringan. Setelah mendapat masukan, kegiatan PkM dengan menggunakan scaffolding dan peer tutoring dilaksanakan. Hasil PkM menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan antusiasme siswa dalam belajar bahasa Inggris baik secara langsung maupun dalam jaringan sehingga diharapkan bisa menjadi salah satu referensi untuk pendidik dalam menciptakan atmosfer baru dalam pembelajaran baik secara langsung maupun dalam jaringan khususnya mata pelajaran bahasa Inggris sehingga terciptanya kelas yang kondusif dan tercapainya tujuan pembelajaran dengan maksimal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SCAFFOLDING DENGAN TEKNIK PEER -TUTORING Sukmawati, Nur Najibah; Purnaningsih, Pari; Darmawati, Darmawati; Isnaeni, Resti; Sulasih, Sulasih
Journal of Community Research and Service Vol. 5 No. 2: July 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v5i2.28506

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pelatihan bahasa Inggris dengan menggunakan model pembelajaran Scaffolding dengan teknik Peer Tutoring. Model dan teknik tersebut secara teori mampu memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran bahasa Inggris baik secara langsung maupun dalam jaringan dengan baik. Kegiatan PkM ini dimulai dengan pra-survey/observasi pada bulan Maret 2021 dengan melakukan wawancara kepada pihak sekolah yaitu guru bahasa Inggris dan beberapa siswa di SMP Muhammadiyah Serpong mengenai kondisi dan kebutuhan pembelajaran bahasa Inggris selama pembelajaran dalam jaringan. Setelah mendapat masukan, kegiatan PkM dengan menggunakan scaffolding dan peer tutoring dilaksanakan. Hasil PkM menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan antusiasme siswa dalam belajar bahasa Inggris baik secara langsung maupun dalam jaringan sehingga diharapkan bisa menjadi salah satu referensi untuk pendidik dalam menciptakan atmosfer baru dalam pembelajaran baik secara langsung maupun dalam jaringan khususnya mata pelajaran bahasa Inggris sehingga terciptanya kelas yang kondusif dan tercapainya tujuan pembelajaran dengan maksimal.
PENERAPAN ROLE PLAY DALAM BASIC ENGLISH CONVERSATION UNTUK ANAK-ANAK GRIYA YATIM DHUAFA PERMATA PAMULANG Purnaningsih, Pari; Sukmawati, Nur Najibah; Isnaeni, Resti
Journal of Community Research and Service Vol. 6 No. 2: July 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i2.37547

Abstract

This Community Service (PkM) aims to apply the Role Play learning method in Basic English Conversation. This learning model can foster students' enthusiasm for learning and create fun English learning. This learning method is believed to be able to increase interest in learning English, especially for children because this method involves motion games that create fun which is closely related to children. The Role Play method is a learning model that requires students to play one's character. This model is a technique that allows students to explore realistic conditions, situations or events by interacting with other students in a managed manner to enhance the experience. This Community Service activity began with a pre-survey/observation in April 2022 and the core of this activity is conducting teaching and learning activities for the children of Griya Yatim Dhuafa Permata Pamulang by implementing Role Play which was held in mid-May 2022. The PkM results show there is an increase in students' motivation and enthusiasm in learning English so that it is expected to be a reference for educators in creating new nuances in learning English so as to create fun classes and achieve maximum learning goals.
IMPLEMENTASI STORY TELLING UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI DALAM KETERAMPILAN BERBICARA Purnaningsih, Pari; Sukmawati, Nur Najibah; Isnaeni, Resti
Journal of Community Research and Service Vol. 7 No. 1: January 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v7i1.43329

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menerapkan Story Telling untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam keterampilan berbicara. Story telling atau bercerita merupakan salah satu metode mengajar untuk berkomunikasi secara kreatif dalam pembelajaran Bahasa. Dalam pembelajaran bahasa, salah satu keterampilannya yaitu keterampilan berbicara. Metode ini dapat membantu siswa memperkaya kosakata dan memperoleh struktur bahasa yang baru. Melalui story telling, siswa dapat mengekspresikan ide, kekhawatiran, harapan dan impian mereka. Selain itu, bercerita memberikan peluang bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan bahasa, berpikir, imajinasi dan penalaran yang tentunya akan memberi kesempatan untuk mengolah informasi dan mengembangkan kemampuannya dalam berkomunikasi. Kegiatan PkM ini dimulai dengan pra-survey / observasi pada bulan September 2022 di lokasi sasaran PkM yaitu di Rumah Asuh Yatim dan Dhuafa Yasmin, Rawakalong yang dilakukan secara berkesinambungan sehingga dapat menganalisis, mendiskusikan, dan memberikan pendampingan secara langsung terkait kegiatan pelatihan keterampilan berbicara dan inti pelaksanaan kegiatan PkM dilaksanakan pada tanggal 25-27 November 2022. Hasil PkM menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris yang sehingga diharapkan bisa menjadi salah satu referensi untuk pendidik dalam menciptakan atmosfer baru dalam pembelajaran bahasa Inggris sehingga terciptanya kelas yang menyenangkan dan tercapainya tujuan pembelajaran dengan maksimal.