AllSabah, Muhammad Akbar Husein
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Body mass index and physical fitness level of elementary school students Allsabah, Muhammad Akbar Husein; Putra, Rendhitya Prima; Sugito
Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Vol. 4 No. 3 (2023): Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education
Publisher : UIR Press Bekerjasama dengan International Association of Physical Education and Sports

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/esijope.2023.vol4(3).13775

Abstract

The fitness condition of elementary school students is of particular concern in general, as today's technological advances and sedentary lifestyles greatly affect body mass index and physical fitness. This study aimed to determine the body mass index and physical fitness of elementary school students aged 10–12 years. The research method used in this study is a survey with a test approach and measurement of body condition. The subjects of this study used a population sampling technique by taking 1115 students from elementary schools in Kediri City and Regency. Research instruments used in the 2010 Indonesian Physical Fitness Test for children aged 10–12 years with 5 tests, namely 40 metres of running, bent elbow hanging test, sit-up test, upright jump test, vertical jump test, and 600-metre running test Measurement of body mass index (BMI) criteria in children aged 5–18 years based on height and weight owned by students The results of this study showed that male and female students in elementary schools in Kediri City and Regency got the results of the Body Mass Index (BMI) with a normal classification. The physical fitness results of male students in elementary schools in Kediri City and Regency show physical fitness results owned by sons with good classification. The physical fitness results of female students in elementary schools in Kediri City and Regency showed that most classifications were average. This study concludes that BMI and physical fitness must be maintained and improved. In the future, based on the results of this research, policies and methods will be needed so that BMI and student fitness will be even better.
Survei cedera olahraga pada atlet sepakbola usia muda dalam kompetisi sepakbola Allsabah, Muhammad Akbar Husein
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol. 20 No. 2 (2024)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v20i2.57138

Abstract

Cedera olahraga merupakan permasalahan besar bagi pembinaan atlet usia muda untuk mempersiapkan menjadi pemain professional. Maka dari perlu kiranya untuk mengetahui kejadian cedera dan jenis cedera pada pertandingan olahraga atau sepakbola agar pelatih dan pemain dapat mengantisipasi kejadian cedera. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian cedera dan jenis cedera pemain sepakbola muda dalam suatu ajang kompetisi pembinaan sepakbola usia muda. Metode penelitian ini adalah survey dengan pendekatan wawancara dan pengisian angket tentang cedera olahraga selepas pertandingan, angket telah di validasi oleh validator sesuai dengan bidangnya. Subjek peneltian ini 360 pemain sepakbola yang berpartisipasi dalam ajang bola Kediri Cup 2022. Hasil penelitian ini adalah dari 360 pemain yang berpartisipasi dalam pertandingan bola Kediri Cup 2022 121 atau 33,6% pemain tidak mengalami cedera, sedangkan 239 atau 66,4% pemain mengalami cedera. Sedangkan jenis cedera yang paling banyak menimpa pemain adalah kram otot sebanyak 79 atau 33,1%. Dari hasil penelitian ini pemain dan pelatih dapat mengetahui dan meminimalisir kejadian cedera dalam pertandingan sepakbola. Meminimalisir cedera tersebut dapat dengan menyiapkan pemain dalam keadaan bugar sehingga pemain siap ketika pertandingan.
Pencegahan Obesitas Melalui Pengamatan Indeks Massa Tubuh Anak-anak Allsabah, Muhammad Akbar Husein; Sugito, Sugito; Weda, Weda; Lusianti, Septyaning; Putra, Rendhitya Prima; Puspodari, Puspodari Puspodari; Muharram, Nur Ahmad; Pratama, Budiman Agung
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.19116

Abstract

Obesitas menjadi perhatian yang sangat penting dikarenakan memberikan dampak buruk yang signifikan terhadap aktivitas dan kesehatan anak-anak. Karena obesitas memiliki dampak negatif yang besar pada aktivitas dan kesehatan anak-anak, saat ini menjadi perhatian yang sangat serius bagi anak-anak. Perbandingan antara aktivitas dan pengkonsumsian makanan pada anak-anak yang menjadi penyebab obesitas yang menimpa anak-anak saat ini. kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengidentifikasian indeks massa tubuh pada anak-anak sebagai bentuk pencegahan obesitas pada anak-anak sekolah dasar. Obesitas dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti psikologis, lingkungan, gaya hidup, aktivitas fisik, genetik / keturunan, nutrisi, situasi sosial ekonomi, hormon, jenis kelamin, pendidikan orang tua, dan pengaruh farmakologis. Dengan menggunakan indeks massa tubuh sebagai acuan bagi siswa sekolah dasar untuk memantau kondisi mereka sendiri, latihan ini bertujuan untuk menghindari obesitas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode service learning, dengan menerapkan ilmu pengetahuan dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Tes Indeks Massa Tubuh (BMI) digunakan dalam proyek pengabdian masyarakat. Perhitungan BMI pengukuran melakukan membagi data berat badan (kg) dengan tinggi (m2 ), kemudian menggunakan rata-rata dan persentase untuk menganalisis hasilnya. Indeks Massa Tubuh (IMT) siswa SD Kota Kediri menunjukkan bahwa 10% berada dalam kategori Kurus, 23% dalam kategori Normal, 46% dalam kategori Overweight, dan 21% dalam kategori Obesitas, menurut hasil kegiatan pengabdian masyarakat. Hal ini menandakan bahwa anak-anak SD Kota Kediri memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) rata-rata yang lebih tinggi dalam kategori berat badan lebih. Sehingga dari hasil kegiatan ini dapat meberikan gambaran IMT pada anak sehingga dapat meberikan petunjuk bagi orang tua dan guru untuk memberikan perhatian bagi siswa untuk dapat memberikan perhatian bagi anak-anaknya.