Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Peran dan Keterampilan Kader Posyandu melalui Integrasi Layanan (Primer, Komplementer, dan Digitalisasi) untuk Meningkatkan Kesehatan Sepanjang Daur Kehidupan Zulfita, Zulfita; Hesti, Novria; Iswandy, Eka; Kurniadi, Tsamarah; Amir, Athirah BT
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i5.1296

Abstract

Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa yang saat ini diarahkan untuk mendukung implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP). Namun, hasil identifikasi awal di Nagari Siguntur Tua, Kecamatan Koto XI Tarusan, menunjukkan peran kader Posyandu belum optimal. Kegiatan posyandu masih terbatas pada penimbangan balita, belum mencakup seluruh siklus kehidupan, serta pencatatan masih manual sehingga rawan hilang dan sulit diakses. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim melaksanakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui pelatihan 25 keterampilan kader ILP, penerapan terapi komplementer hipnocaring, penyediaan sarana pemeriksaan sederhana, serta pengembangan sistem pencatatan berbasis web. Metode kegiatan dilaksanakan selama delapan bulan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan kader; 85% kader mengalami peningkatan skor pre-test dan post-test. Sistem pencatatan berbasis web berhasil diterapkan di tiga Posyandu mitra dan mempermudah proses dokumentasi serta pelaporan layanan kesehatan. Selain itu, kader mampu memanfaatkan sarana pemeriksaan sederhana untuk deteksi dini anemia, hipertensi, dan status gizi, serta mulai menerapkan hipnocaring pada ibu hamil dengan hasil penurunan tingkat kecemasan. Program ini berdampak pada peningkatan kualitas layanan posyandu, efisiensi administrasi, dan ketersediaan data kesehatan masyarakat berbasis digital. Luaran kegiatan berupa sistem informasi web, modul pelatihan, sarana pemeriksaan, HKI, publikasi ilmiah, dan publikasi media massa. Dengan keberlanjutan program bersama Puskesmas dan Dinas Kesehatan, kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi ke posyandu lain di Kabupaten Pesisir Selatan.
Literature Review: Pertanggungjawaban Hukum Praktisi Pengobatan Tradisional atas Kelalaian dalam Pelayanan Kesehatan Yuniar, Nani; Zulfita, Zulfita; Yusriani, Wa Ode; Kamaluddin, Syafiqah Rizky Ariesta; Yulfida, Zahra; Darwia, Wa Ode; Harna, Wa Ode
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tanggung jawab hukum para praktisi pengobatan tradisional terkait dengan kelalaian dalam pelayanan kesehatan serta konsekuensinya bagi perlindungan pasien. Metode yang diterapkan adalah tinjauan pustaka dengan mempelajari dan menganalisis publikasi ilmiah, peraturan undang-undang, dan sumber-sumber lain yang relevan yang membahas praktik pengobatan tradisional, elemen etika, serta tanggung jawab hukum dalam konteks pelayanan kesehatan. Temuan kajian memperlihatkan bahwa kelalaian dalam praktik pengobatan tradisional umumnya timbul karena kurangnya pemahaman para praktisi mengenai batasan kewenangan, standar keselamatan, serta peraturan hukum yang ada. Selain itu, lemahnya sistem pengawasan dan minimnya sosialisasi peraturan juga menyebabkan meningkatnya risiko pelanggaran dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pemahaman hukum bagi praktisi pengobatan tradisional serta penguatan pengawasan regulasi sebagai langkah untuk memperbaiki tanggung jawab hukum dan meningkatkan perlindungan bagi pasien.