Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review: Pertanggungjawaban Hukum Praktisi Pengobatan Tradisional atas Kelalaian dalam Pelayanan Kesehatan Yuniar, Nani; Zulfita, Zulfita; Yusriani, Wa Ode; Kamaluddin, Syafiqah Rizky Ariesta; Yulfida, Zahra; Darwia, Wa Ode; Harna, Wa Ode
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 8 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tanggung jawab hukum para praktisi pengobatan tradisional terkait dengan kelalaian dalam pelayanan kesehatan serta konsekuensinya bagi perlindungan pasien. Metode yang diterapkan adalah tinjauan pustaka dengan mempelajari dan menganalisis publikasi ilmiah, peraturan undang-undang, dan sumber-sumber lain yang relevan yang membahas praktik pengobatan tradisional, elemen etika, serta tanggung jawab hukum dalam konteks pelayanan kesehatan. Temuan kajian memperlihatkan bahwa kelalaian dalam praktik pengobatan tradisional umumnya timbul karena kurangnya pemahaman para praktisi mengenai batasan kewenangan, standar keselamatan, serta peraturan hukum yang ada. Selain itu, lemahnya sistem pengawasan dan minimnya sosialisasi peraturan juga menyebabkan meningkatnya risiko pelanggaran dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pemahaman hukum bagi praktisi pengobatan tradisional serta penguatan pengawasan regulasi sebagai langkah untuk memperbaiki tanggung jawab hukum dan meningkatkan perlindungan bagi pasien.
Case Detection Rates of Leprosy Disease (Lepray) In Kalimantan Selatan Yulfida, Zahra; Paga, Zaskia Raudatul Hikma; Yakin, Siti Ainul; Zara, Wa Ode Siti; Hawaryun, Waode
Journal of Epidemiology and Health Science Vol. 3 No. 1 (2026): January - April
Publisher : Yayasan Cipta Anak Bangsa (YCAB) Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/jehs.v3i1.1461

Abstract

Background: Leprosy, also known as Hansen’s disease, is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium leprae, affecting the skin, peripheral nerves, mucous membranes of the upper respiratory tract, and eyes. Although South Kalimantan Province achieved leprosy elimination status in 2021, defined by a prevalence of less than 1 per 10.000 population, new cases have continued to be reported through 2023. Objective: This study aims to assess the incidence of new leprosy cases in South Kalimantan in 2023 and to examine trends in recent years. Methods: A quantitative descriptive approach was employed using secondary data obtained from the 2023 Health Profiles of districts and municipalities across South Kalimantan. Results: The findings indicate that the incidence of new cases in 2023 was 1.8 per 100.000 population, representing a decline from 3.5 per 100.000 population in 2022. By sex, the incidence rate was higher among males (4.8 per 100.000 population) compared to females (2.1 per 100.000 population). Conclusion: Despite the observed decline, sustained efforts to strengthen early case detection, enhance active surveillance, and improve access to health services remain essential to maintain elimination status and prevent disability associated with leprosy. Keywords: Leprosy, South Kalimantan, incidence rate, early detection, elimination.